Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Sedekah Subuh Jadi Senjata Syekh Ali Jaber Saat Bagi-bagi Rezeki, Asisten: Gak Mau Nanggung, Rata-rata Merah!


hijaz.id
- Kabar wafatnya ulama Syekh Ali Jaber memang jadi duka mendalam tak hanya bagi keluarga tapi bagi seluruh bangsa Indonesia.

Syekh Ali Jaber memang terkenal sebagai sosok ulama yang tenang, santun, namun tetap kharismatik.

Banyak orang mulai mengenang kebiasaan sang ulama semasa hidupnya.

Salah satunya adalah asisten Syekh Ali yaitu Iskandar.

Dikutip Gridhot , Iskandar mengenang sosok Syekh Ali Jaber yang sangat suka bersedekah.

Iskandar berkata kalau Syekh Ali kerap melakukan sedekah subuh di sekitar rumahnya.

"Yang sedekah subuh itu beneran. Jadi ketika beliau sakit, saya yang menjalani karena kebetulan ada rezeki buat Syekh Ali," katanya.

"Saya yakin beliau akan bersedekah kalau ada rezeki," ucap Iskandar.

Iskandar bahkan sempat menyinggung nominal yang biasa diberikan Syekh Ali kepada orang-orang.

"Kalau kita masih mengukur, tetapi Syekh rata-rata merah. Gak cuma selembar, biasanya lima lembaran merah. Jadi dia gak mau nanggung dalam bersedkah," papar Iskandar.

"Bahkan mereka sudah afal kalau itu dari Syekh Ali bantuannya. Syekh Ali gak pernah merasa orang yang dibantunya nanti ketergantungan."

"Beliau bilang 'kita tak mandang, terserah dia untuk apa, yang jelas pagi-pagi mencari rezeki, rezeki itu maka buat dia'," jelas Iskandar.

Sedekah subuh ini menurutnya dilakukan Syekh Ali karena mencari mereka yang mengais rezeki di pagi hari.

"Matanya jeli banget kalau lihat duafa, makanya suka ngerem mendadak. Dia keluar terus ngasih ke kaum duafa," tambahnya.

Kini almarhum telah tiada.

Dikutip Hijaz.id dari Gridhot, Syekh Ali Jaber wafat di rumah sakit Yarsi Cempaka Putih, Jakarta Timur, pada Kamis (14/1/2021).

Jenazahnya telah dimakamkan di Pondok Pesantren Daarul Qur'an Cipondoh, Tangerang.