Inilah 4 Orang Indonesia yang Masuk Dalam Daftar 50 Muslim Paling Berpengaruh di Dunia

14islam-di_indonesia

Meski bukan murni negara Islam, namun Indonesia merupakan salah satu negara dengan mayoritas dan jumlah umat muslim terbanyak di dunia.

Menurut data yang dirilis oleh Pew Research Center, pada Januari 2011, jumlah pemeluk agama Islam di Indonesia sebanyak 204.847.000 atau sekitar 12,7% dari total umat muslim dunia. Selanjutnya Pakistan dengan jumlah warga 178.000.000 lalu India dengan jumlah 172.000.000 dan Bangladesh sebanyak 145.607.000. Indonesia juga disebut-sebut sebagai kiblat kerukunan karena mampu menciptakan rasa toleransi yang tinggi di tengah keragaman budaya, bahasa, dan agama.

Terdapat dua organisasi Islam besar di Indonesia, yaitu NU dan Muhammadiyah. Meskipun sempat mengalami ketegangan karena teguh pada prinsipnya masing-masing. Namun kini keduanya dapat menjalankan ajaran Islam dengan rukun. Kedua organisasi ini mendorong keseimbangan antara kehidupan beragama dengan kehidupan berbangsa. Islam yang dipraktikkan tidak kaku serta menjadi acuan aturan kaidah islam yang berlaku di indonesia

Sepak terjang Indonesia di dunia Islam juga semakin terlihat, setelah Majalah The Muslim merilis nama 50 muslim paling berpengaruh di dunia dalam artikel yang berjudul The world’s 500 Most Influence Muslims 2017 yang ternyata terselip nama-nama masyarakat dari Indonesia.

Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj dan Presiden Republik Indonesia, Ir. Joko Widodo masuk dalam jajaran tokoh paling berpengaruh di dunia versi The Muslim 500: The Worlds 500 Most Influential Muslims.

“Presiden Widodo adalah presiden pertama RI yang tak datang dari latar belakang elite militer atau politik,” seperti yang ditulis The Muslim 500, dikutip dari metronews.com.

Ketua PBNU Robikin Emhas menyatakan, penobatan Ketua Umum PBNU sebagai tokoh paling berpengaruh di dunia ini sekaligus membuktikan dunia membutuhkan Islam yang ramah, inklusif, dan damai seperti yang dipraktikkan NU selama ini.

“Islam seperti itulah yang oleh Prof KH Said Aqil Siroj MA disebut sebagai Islam Nusantara,” kata Robikin, dikutip dari arrahmah.co.id.

Said Aqil menduduki peringkat ke-20, lebih tinggi dari beberapa pemimpin negara Muslim lainnya. Disusul Presiden Mesir Abdul Fatah Al-Sisi yang berada di urutan 21, Sultan Muhammadu Saadu Abubakar III, Nigeria di urutan 22, dan Presiden Palestina Mahmoud Abbas di urutan 30.

Penghargaan ini diberikan oleh The Royal Islamic Strategic Studies Centre yang bekerja sama dengan The Royal Aal al-Bayt Institute for Islamic Thought, Jordania.

Penghargaan ini sudah diselenggarakan ke-8 kali dengan kriteria tokoh meliputi para pimpinan negara, tokoh agama, tokoh politik, sosial, budaya, akademisi, pengusaha, ilmuwan, seniman, atlet. Tokoh ekstremis Muslim juga dimasukkan.

Untuk penjelasan lebih detailnya adalah sebagai berikut.

Presiden Joko Widodo

Presiden Joko Widodo berada di urutan ke-13. Presiden Jokowi dipilih, karena ia mampu memberi keyakinan kepada rakyat Indonesia tentang adanya figur pemimpin yang bersih dari tindak kejahatan korupsi maupun kriminal lainnya.

Hal ini mengingat banyaknya politisi Indonesia yang terlibat kasus korupsi. Penilaian positif tentang Presiden Jokowi bermula dari keberhasilannya dalam memimpin Kota Solo dan selanjutnya menjadi Gubernur DKI Jakarta sebelum akhirnya memenangkan pemilihan Presiden pada 2014.

Selain itu, budaya blusukan yang diterapkan oleh Presiden Jokowi telah memberi harapan bagi warga karena dapat menyaksikan langsung apa yang menjadi permasalahan warga. Bukan hanya itu, pada artikel di majalah tersebut tertulis bahwa masyarakat Indonesia memiliki harapan tinggi kepada Presiden Jokowi.

KH Said Aqil Siroj

Selanjutnya, terdapat nama Said Aqil Siroj yang menduduki urutan ke-20. Beliau dipilih karena jabatannya sebagai ketua umum salah satu ormas Islam terbesar di Indonesia yakni Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU). Ia dinilai sukses dalam menjalankan syariat dan menjaga kedamaian dunia.

Prof Din Syamsuddin

Nama Din Syamsuddin berada di urutan ke-41. Pria berusia 58 tahun ini memengaruhi dunia Muslim di berbagai bidang. Menjadi ketua umum ormas Islam Muhammadiyah pada 2005-2015. Ia telah terpilih sebanyak dua kali untuk memimpin salah satu organisasi Islam besar di Indonesia tersebut.

Habib Luthfi bin Yahya

Habib Luthfi bin Yahya menempati urutan ke-45. Saat ini ia menjabat sebagai Ra’is ‘Amm dari Jam’iyyah Ahli Thariqah al-Mu’tabarah al-Nahdliyah (Asosiasi Tarekat yang Diakui di bawah NU), Kepala MUI Jawa Tengah, dan pemimpin spiritual dari Tarekat Ba Alawi di Indonesia. Ba Alawi adalah keturunan dari Nabi Muhammad SAW yang bermigrasi ke Hadramaut di Yaman pada awal sejarah Islam.

Mereka memainkan peran utama dalam membawa Islam ke bagian timur, termasuk Indonesia dan Malaysia. Habib Luthfi memulai pembelajarannya di bawah bimbingan guru Ba Alawi di Indonesia.

Nama-nama besar asal Indonesia ini menjadi sebuah kebanggan tersendiri dan bisa memotivasi banyak kalangan, khususnya muslim Indonesia untuk terus berkarya dan bermanfaat seperti empat tokoh tersebut.

Kemudian Berikut urutan tokoh Muslim berpengaruh 50 besar:

  1. HE Professor Dr Sheikh Ahmad Muhammad Al-Tayyeb, Egypt (Grand Sheikh of the Al-Azhar University, Grand Imam of AlAzhar Mosque.
  2. HM King Abdullah II ibn Al-Hussein, Jordan (King of the Hashemite Kingdom of Jordan and Custodian of the Holy Sites of Jerusalem).
  3. HM King Salman bin Abdul-Aziz Al-Saud, Saudi Arabia (King of Saudi Arabia, Custodian of the Two Holy Mosques).
  4. HE Grand Ayatollah Hajj Sayyid Ali Khamenei, Iran (Supreme Leader of the Islamic Republic of Iran).
  5. HM King Mohammed VIMorocco, King of Morocco, His Majesty Amir al-Mu’minin).
  6. HE Justice Sheikh Muhammad Taqi Usmani, Pakistan (Leading Scholar of Islamic Jurisprudence).
  7. HE Grand Ayatollah Sayyid Ali Hussein Sistani, Iraq (Marja of the Hawza, Najaf, Iraq).
  8. HE Recep Tayyip Erdogan, Turkey (President of the Republic of Turkey).
  9. HE Sheikh Abdullah Bin Bayyah, Mauritania (President of the Forum for Promoting Peace in Muslim Societies).
  10. Amir Hajji Muhammad Abd Al Wahhab, Pakistan (Amir of Tablighi Jamaat, Pakistan).
  11. HM Sultan Qaboos bin Sa’id Aal Sa’id, Oman (Sultan of Oman)
  12. HH General Sheikh Mohammed bin Zayed Al-Nahyan, United Arab Emirates (Crown Prince of Abu Dhabi and Deputy Supreme Commander of the UAE Armed Forces).
  13. HE President Joko Widodo, Indonesia (President of Indonesia).
  14. Prince Muhammad bin Naif bin Abdul-Aziz Al-Saud and Prince Muhammad bin Salman bin Abdul-Aziz Al-Saud Saudi Arabia.
  15. HE Sheikh Abdul-Aziz ibn Abdullah Aal Al-Sheikh, Saudi Arabia (Grand Mufti of the Kingdom of Saudi Arabia).
  16. Sheikh Ahmad Tijani bin Ali Cisse, Senegal (Leader of the Tijaniyya Sufi Order.
  17. HE President Muhammadu Buhari, Nigeria (President of Nigeria).
  18. HE Sheikh Dr Ali Goma’a, Egypt (Former Grand Mufti of the Arab Republic of Egypt).
  19. Sheikh Salman Al-Ouda, Saudi Arabia, (Saudi Scholar and Educator).
  20. Dr KH Said Aqil Siradj, Indonesia, (Chairman of Indonesia’s Nahdlatul Ulama).
  21. HE President Abdel Fattah Saeed Al-Sisi, Egypt.
  22. Amirul Mu’minin Sultan Muhammadu Sa’adu Abubakar III, Nigeria (Sultan of Sokoto).
  23. Mufti Muhammad Akhtar Raza Khan Qaadiri Al-Azhari, India (Barelwi Leader and Spiritual Guide).
  24. HE Mohammad bin Mohammad Al-Mansour, Yemen (Imam of the Zaidi Sect of Shi’a Muslims).
  25. Habib Umar bin Hafiz, Yemen (Director of Dar Al Mustafa, Tarim, Yemen).
  26. HE Sheikha Munira Qubeysi, Syria (Leader of the Qubeysi Movement).
  27. Rached Ghannouchi, Tunisia (Tunisian Politician).
  28. HH Emir Sheikh Tamim bin Hamad, Qatar (Emir of Qatar).
  29. Dr Amr Khaled, Egypt (Preacher and Social Activist).
  30. 30. HE. President Mahmoud Abbas, Palestinian Territories (President of the Palestinian National Authority).
  31. Sheikh Dr Yusuf Al Qaradawi, Qatar (Head of the International Union of Muslim Scholars).
  32. HM Queen Rania Al-Abdullah, Jordan (Queen of the Hashemite Kingdom of Jordan).
  33. Sheikh Hamza Yusuf Hanson, United States of America, (Teacher and Co-founder of Zaytuna College, USA).
  34. Moez Masoud, Egypt.
  35. Seyyed Hasan Nasrallah, Lebanon, (Secretary General of Hezbollah).
  36. Habib Ali Zain Al Abideen Al-Jifri, United Arab Emirates (Director General of the Tabah Foundation, UAE).
  37. HRH Shah Karim Al-Hussayni, France (The Aga Khan IV, 49th Imam of Ismaili Muslims).
  38. HE Sheikh Ibrahim Salih, Nigeria (The Grand Mufti of Nigeria).
  39. Maulana Mahmood Madani, India (Leader and Executive Member of Jamiat Ulema-e-Hind, India).
  40. Professor Dr Seyyed Hossein Nasr, United States of America (Philosopher & University Professor).
  41. Professor Dr M Din Syamsuddin, Indonesia (former Chairman of Muhammadiyah, Indonesia).
  42. HH. Amir Sheikh Mohammed bin Rashid Al-Maktoum, United Arab Emirates.
  43. Sheikh Usama al-Sayyid Al-Azhari, Egypt.
  44. Khaled Mashal, Palestinian Territories, (Leader of Hamas).
  45. Habib Luthfi bin Yahya, Indonesia (Preacher).
  46. Abdul-Malik Al-Houthi, Yemen (Leader of the Houthi Movement).
  47. Mustafa Hosny Egypt, (Preacher).
  48. Hodjaefendi Fethullah Gülen, Turkey (Turkish Muslim Preacher).
  49. Sheikh Mahmud Effendi.
  50. Dr Aref Ali Nayed, Libya.

Originally posted 2016-10-11 00:00:00.