Berhasil Lerai Perkelahian Remaja, Pria Muslim Ini Banjir Pujian Sampai Dapat Penghargaan

SURATKABAR.ID – Pertengkaran dan perselisihan antar remaja memang sangat wajar terjadi. Namun, jika perselisihan tersebut sudah menjurus kekerasan atau perkelahian maka perlu adanya pihak yang melerai mereka.

Seperti apa yang dilakukan oleh Ibn Ali Miller ini, ia mendapat pujian dari banyak orang karena melerai remaja yang sedang berkelahi. Singkat cerita, saat itu ada beberapa orang yang menyemangati dua pelajar yang berkelahi dan selanjutnya merekamnya.

Melihat kejadian tersebut, seorang pria Muslim yang berasal dari Atalantic City, New jersey, Amerika Serikat tersebut memisahkan keduanya dan memberikan nasehat yang cukup mengena sehingga membuat mereka menghetikan apa yang dilakukan.

“Kalian hampir dewasa, bukan anak-anak lagi. Bertindaklah seperti orang dewasa. Kalian tidak akan mendapatkan apapun dengan melakukan hal ini,”  papar Miller saat memisahkan kedua remaja tersebut pada Kamis (30/3/2017), seperti yang tertera di merdeka.com.

Baca juga: Gara-Gara Dilarang Beri Nama ‘Allah’ pada Anaknya, Orang Tua Ini Gugat Pemerintah

Dalam ‘ceramanya’, Miller juga memberikan pengertian jika orang tua mereka bekerja keras agar bisa lebih baik.

“Saya tahu darimana kalian berasal, sederhana saja. Ibu dan ayah kalian bekerja sangat keras agar kalian bisa seperti sekarang. Ayahmu susah payah, tetapi kalian malah bermain-main di sini. Tidak ada permainan di luar sana. Ini dunia nyata yang harus kalian hadapi,” tambahnya lagi.

Selain melerai, Miller juga memastikan mereka berbaikan dengan cara berjabat tangan. Rekaman yang menampilkan adegan tersebut kemudian diunggah ke Facebook. Dan video tersebut dibanjiri oleh komentar netizen yang terkesima dengan keberanian Miller.

Bahkan untuk mengapresiasi keberanianya tersebut, Miller diberi penghargaan oleh Wali Kota Atlantic, Don Gurdian yang menilai tindakan tersebut bisa menjadi contoh orang dewasa untuk menyikapi perkelahian remaja lantaran hal sepele.

“Banyak pelajaran positif yang bisa diambil dalam rekaman video berdurasi empat menit itu. Dia tanpa rasa takut berbicara kepada anak-anak muda itu. Kita memang perlu orang dewasa yang bersedia mengambil langkah menyikapi para pemuda yang seperti itu,” papar Guardian.

Originally posted 2017-03-30 00:00:00.