Alami Gangguan Asam Lambung? Ini Solusinya agar Tetap Lancar Berpuasa

SURATKABAR.ID – Jika Anda menderita maag atau asam lambung, besar kemungkinan Anda khawatir memasuki bulan Ramadan ini. Pasalnya, dua keluhan ini bisa saja kambuh sewaktu berpuasa. Berpuasa yang merupakan kewajiban umat muslim mulai dari terbit matahari hingga terbenam, akan memakan waktu sekitar 14 jam untuk tidak makan dan minum. Bagi yang sehat walafiat, mungkin sudah biasa menahannya. Tapi lain halnya bagi para penderita asam lambung. Lantas, adakah solusinya?

Menurut sejumlah riset kesehatan, berpuasa membuat tubuh lebih sehat. Terutama, berpuasa membuat sistem pencernaan manusia punya waktu banyak untuk ‘beristirahat’. Banyak juga penelitian yang mengungkapkan bahwa berpuasa bisa menjadi jalan penyembuhan. Dilansir dari Tribunnews, Minggu (4/6/2017), berikut merupakan solusi organik maupun fungsional bagi Anda yang punya gangguan lambung, agar senantiasa lancar berpuasa.

  1. Pastikan untuk tidak melewati waktu sahur

Menjalani puasa saat asam lambung naik bisa menjadi sumber kekacauan hari Anda. Untuk menghindarinya, Anda harus makan saat sahur. Melewatkan makan sahur bisa memperparah asam lambung Anda di siang hari, lantaran perut yang kosong seharian. Tak hanya menjadi ‘bekal’ dari puasa, makanan yang masuk ke dalam perut Anda saat sahur juga dapat mencegah asam lambung naik ke tenggorokan.

  1. Segera berbuka saat sudah waktunya

Baca juga: Ekstrem! Seperti Vampire, Pasangan Ini Minum Darah untuk Menunjukkan Komitmennya

Setelah tidak makan dan minum selama kurang lebih 12 jam, perut Anda yang kosong tersebut harus segera diisi dengan makanan. Jangan menunda-nunda untuk mengisi perut Anda saat berbuka. Perut butuh mencerna makanan, sehingga asam lambung yang diproduksi bisa langsung digunakan untuk memecah makanan yang masuk.

  1. Makan dengan perlahan

Salah satu hal yang harus diingat bila menjalani puasa saat asam lambung naik adalah makan dengan pelan-pelan. Boleh saja lapar saat berbuka puasa, tapi jangan mengikuti nafsu Anda untuk makan terlalu lahap tanpa dikunyah dengan baik. Makanan yang tidak dikunyah dengan benar, malah akan memicu asam lambung meningkat. Oleh karenanya, makanlah dengan perlahan, nikmati makanan Anda, dan Anda pun tidak akan merasakan sakit akibat asam lambung naik.

  1. Makan dengan porsi kecil

Mengonsumsi makanan dalam porsi yang kecil namun sering adalah salah satu kunci untuk mencegah asam lambung naik. Meskipun Anda merasa sangat lapar ketika waktu berbuka datang, usahakan untuk tidak terlalu makan banyak terlebih dahulu. Perut Anda perlu waktu untuk mencerna makanannya. Bila Anda langsung makan dengan porsi banyak seperti ‘balas dendam’ malah akan merangsang naiknya asam lambung.

Begitu pun ketika Anda makan sahur, sebaiknya makan dengan porsi yang kecil-kecil. Jadi, jangan bangun terlalu mepet dengan waktu imsak, sediakan waktu sekitar tiga-dua jam untuk sahur, sehingga Anda juga tidak terburu-buru saat makan makanan Anda.

  1. Jangan langsung tidur ataupun rebahan setelah makan

Biasanya rasa kantuk kembali datang ketika waktu sahur usai. Namun sebaiknya Anda menghindari kebiasaan setelah sahur langsung balik ke tempat tidur. Idealnya memang Anda harus menunggu sekitar 3 jam setelah makan bila Anda kembali tidur. Hal ini akan mencegah asam lambung tiba-tiba naik dan mengacaukan ibadah puasa Anda.

  1. Hindari hal-hal yang merangsang asam lambung naik

Tak hanya mengatur porsi makan saja, bagi Anda yang punya riwayat asam lambung naik, maka memilih makanan yang tepat juga harus dilakukan. Beberapa makanan yang hanya akan merangsang kenaikan asam lambung yaitu minuman berkarbonasi seperti soda, kemudian tomat, bawang, makanan pedas, makanan berlemak tinggi seperti gorengan, makanan dan minuman berkafein, cokelat, kopi, teh serta citrus, seperti berbagai macam jeruk.

Semua makanan tersebut tentunya harus Anda hindari, entah itu ketika makan sahur atau berbuka puasa, sebab hanya akan memicu asam lambung naik ketika Anda berpuasa.

  1. Saat tidur, tinggikan kepala Anda

Cobalah untuk meninggikan posisi tidur Anda sekitar 15 cm lebih tinggi dibandingkan biasanya. Jangan menggunakan beberapa tumpukan bantal, karena hanya akan meninggikan bagian kepala saja. Tubuh bagian atas juga harus agak terangkat, sehingga posisi tidur Anda cenderung landai. Hal ini akan mencegah asam lambung naik.

Baca juga: Perkara Perilaku Persekusi, Begini Kecaman Keras dari Sandiaga Uno

Demikian beberapa tips berpuasa untuk penderita asam lambung. Semoga bermanfaat dan selamat menunaikan ibadah puasa.