Inilah Bukti Kebenenaran Teori Big Bang (Dentuman Akbar) dalam Al-Quran yang Tertulis 14 Abad yang Lalu

Sumber Foto dari google

Air merupan sumber kehidupan bagi mahluk hidup, entah itu tumbuhan, hewan, manusia bahkan mahluk tak kasat mata seperti bakteri sekalipun, baik secara langsung atau pun tidak langsung.

Menurut ilmu biologi air akan sangat di butuhkan untuk memperoleh oksigen yang dihasilkan dari reaksi fotosintesis ketika karbondioksida bereaksi dengan air dan dibantu oleh cahaya matahari untuk menghasilkan gula dan oksigen dan, maka dari itu tak hanya tumbuhan, manusia dan hewanpun secara tidak langsung akan sangat membutuhkan air.

Akan tetapi sebelum air tercipta untuk adanya kehidupan di Bumi, awal mulanya langit dan bumi adalah satu kesatuan yang bersatu. Seperti apa yang terkandung dalam al-Quran surat Al-Anbiya (21);30 Allah Berfirman :

أَوَلَمْ يَرَ الَّذِينَ كَفَرُوا أَنَّ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ كَانَتَا رَتْقًا فَفَتَقْنَاهُمَا ۖ وَجَعَلْنَا مِنَ الْمَاءِ كُلَّ شَيْءٍ حَيٍّ ۖ أَفَلَا يُؤْمِنُونَ

Dan apakah orang-orang yang kafir tidak mengetahui bahwasanya langit dan bumi itu keduanya dahulu adalah suatu yang padu, kemudian Kami pisahkan antara keduanya. Dan dari air Kami jadikan segala sesuatu yang hidup. Maka mengapakah mereka tiada juga beriman.

Pada tahun 1929, seorang astronom amerika, Edwin Powell Hubble, mengamati bahwa garis spektrum cahaya dari galaksi-galaksi di luar Bimasakti bergeser ke arah panjang gelombang yang lebih besar, atau bergeser ke arah “merah” (red shift).

Berdasarkan hukum fisika yang dikenal sebagai efek doppler, hal itu berarti bahwa galaksi-galaksi saling menjauhi satu sama lain. kemudian diketahui bahwa makin jauh galaksi tersebut, makin besar pula kecepatan menjauhnya. dengan perkataan lain, alam semesta sekarang berdapa dalam keadaan berekpansi (mengembang) (Ansory, 2004).

(Apakah tidak) dapat dibaca Awalam atau Alam (melihat) mengetahui (orang-orang yang kafir itu, bahwasanya langit dan bumi itu keduanya dahulu merupakan suatu yang padu) bersatu (kemudian Kami pisahkan) Kami jadikan langit tujuh lapis dan bumi tujuh lapis pula. Kemudian langit itu dibuka sehingga dapat menurunkan hujan yang sebelumnya tidak dapat menurunkan hujan.

Kami buka pula bumi itu sehingga dapat menumbuhkan tetumbuhan, yang sebelumnya tidak dapat menumbuhkannya. (Dan daripada air Kami jadikan) air yang turun dari langit dan yang keluar dari mata air di bumi (segala sesuatu yang hidup) tumbuh-tumbuhan dan lain-lainnya, maksudnya airlah penyebab bagi kehidupannya. (Maka mengapakah mereka tiada juga beriman?) kepada keesaan-Ku. (Tafsir Al-Jalalain, Al-Anbiya 21:30).

Wallahu’alam Bishawab

Originally posted 2017-07-04 10:10:18.