Hati-Hati Terhadap 3 Pintu Masuk Syaitan ke dalam Tubuh Manusia

 

Sumber Foro Dari: plimbi.com


Syaitan selalu bekerja keras untuk menggoda dan menyesatkan seluruh manusia. Janjinya pada Sang Penguasa Alam Semesta, bahwa mereka akan terus berupaya menggulingkan dan merusak keimanan seorang hamba hingga terbuai oleh rayuan fana, yang pada akhirnya menyeret ke siksaan api neraka. Tidak pernah berhenti syaitan berusaha. Dari berbagai sisi, berbagai cara dan bergagai keadaan. Jika gagal dari kiri, dicobanya dari kanan. Jika gagal lagi, bergegas ia ke sisi depan dan belakang, kemudian terus menerus hingga atas dan bawah.

Jika gagal menggoda kita untuk berbuat kemaksiatan, diperdayakannya hati kita hingga rusaklah ibadah. Terus-menerus hingga tanpa sadar, kita sudah melakukan sebuah perbuatan yang keluar dari syariat dan tuntunan.

Sebab itulah, sebagai seorang muslim, sudah sepatutnya kita senantiasa berusaha menutup pintu-pintu masuknya syaitan, agar terhindar dari tipu daya yang sangat mudah menyesatkan. Setidaknya ada tiga pintu yang seringkali kita abaikan; (1) Kemarahan. Betapa halus syaitan mampu mempermainkan perasaan manusia. Menguasai hati hingga seolah-olah apa yang sedang kita rasakan adalah sebuah kebenaran dan dibenarkan oleh syariat agama Islam. Saat marah, syaitan dengan tipu dayanya membisikkan ke dalam hati kita untuk memperbesar amarah, kemudian meluapkannya lewat hal-hal negatif. Betapa senangnya syaitan, jika manusia menuruti hawa nafsunya, utamanya saat sedang marah. Sebab itulah Rasulullah mengajarkan untuk hindari sifat amarah, karena sekuat-kuatnya seorang hamba adalah yang mampu menahan amarahnya.

Sebagaimana sebuah hadist dari Abu Hurairah, yang riwayatnya dishahihkan oleh Imam Al-Bukhari, “Sesungguhnya ada seorang laki-laki berkata kepada Nabi Shallallahu alaihi wasallam; ‘Berilah wasiat kepadaku’ Nabi menjawab, ‘Janganlah engkau marah’ laki-laki tadi mengulanginya berulang kali, dan beliau Shallallahu alaihi wasallam (tetap) bersabda, “Janganlah engkau marah”.

(2) Perut Kenyang. Sungguh benar apa yang telah dinasihatkan oleh baginda Rasulullah, bahwa musuh paling kuat yang harus dihadapi oleh setiap manusia ialah hawa nafsunya sendiri. Betapa tak terhitung aspek di dalam kehidupan sehari-hari yang erat kaitannya dengan nafsu. Karenanya tidak jarang manusia yang terbuai oleh jeratan hawa nafsu, sehingga melalaikannya pada ketaaan terhadap Allah Subhanahu wata’ala.

Mengenyangkan perut akan mengundang godaan syahwat yang teramat dahsyat. Sebab itulah Islam mensyariatkan berpuasa. Dengan perut yang terisi penuh, syaitan akan menggoda manusia untuk lalai dari beribadah kepada Allah, menyibukkan manusia dengan perkara-perkara duniawi.

Rasulullah menyinggung perkara ini dengan isyarat, jika seburuk-buruknya wadah yang dipenuhi oleh manusia ialah perut. Dalam sebuah hadist yang diriwayatkan oleh Ibnu Majah, at-Tirmidzi, dan dishahihkan oleh Syaikh Muhammad Nashiruddin al-Albani, Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam bersabda, “Tidaklah manusia memenuhi wadah yang lebih buruk dari pada perut. Manusia mencukupi beberapa suap untuk menegakkan tulang punggungnya. Jika keinginannya mengalahkannya (untuk menambah makan) maka sepertiga (perutnya) untuk makanan, sepertiga untuk minuman, dan sepertiga untuk nafas.”

(3) Menguap. Kekeliruan ini juga erat dengan kehidupan umat muslim sehari-hari. Menguap memang sebuah perkara sederhana yang seringkali diabaikan etikanya. Sebuah hadist yang diriwayatkan oleh Imam Al-Bukhari dan Muslim menjelaskan, “Kuapan (menguap) itu datangnya dari syaitan. Jika salah seorang di antara kalian ada yang menguap, maka hendaklah ia menahan semampunya”. Kemudian dalam riwayat berikutnya, Imam Al-Bukhari dan Muslim melengkapi penjelasan, “Apabila salah seorang di antara kalian menguap, maka hendaklah menutup mulut dengan tangannya karena syaitan akan masuk (ke dalam mulut yang terbuka).”

Karena sebagai manusia, kita selalu diuji oleh godaan-godaan yang tak pernah henti. Maka terus berikhtiar agar terhindar dari tipu daya syaitan sudah seharunya dilakukan. Selain itu, senantiasalah meminta pertolongan pada Allah agar dikuatkan dalam setiap goda dan tipu daya.

 

 

Originally posted 2017-07-08 04:21:18.