Jangan Sembarang Memotong Kuku, Ikuti Sunnah Rasulullah Ini

Sumber Foto Dari Wikihow

Kebersihan adalah sebagian dari iman. Tidak hanya menjaga kebersihan lingkungan, menjaga kebersihan diri merupakan hal yang sangat dianjurkan bagi manusia. Menjaga kebersihan diri adalah sebuah upaya dalam mewujudkan keimanan kita kepada Allah Subhanahu wata’ala. Hal ini jelas mencakup kebersihan secara fisik, salah satunya adalah menjaga kebersihan kuku.

Belum banyak orang yang menyadari, bahwa menjaga kebersihan kuku adalah bagian dari sunnah yang dianjurkan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Hal ini ditegaskan melalui beberapa hadits, salah satunya dalam Hadits Bukhari No. 5441. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :

حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ يُونُسَ حَدَّثَنَا إِبْرَاهِيمُ بْنُ سَعْدٍ حَدَّثَنَا ابْنُ شِهَابٍ عَنْ سَعِيدِ بْنِ الْمُسَيَّبِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ سَمِعْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ الْفِطْرَةُ خَمْسٌ الْخِتَانُ وَالِاسْتِحْدَادُ وَقَصُّ الشَّارِبِ وَتَقْلِيمُ الْأَظْفَارِ وَنَتْفُ الْآبَاطِ

Artinya : “Sunnah-sunnah fitrah itu ada lima, yaitu; berkhitan, mencukur bulu kemaluan, memotong kumis, memotong kuku & mencabut bulu ketiak.” [ HR. Bukhari No.5441 ]

Dalam memotong kuku pun, terdapat tata cara yang dianjurkan. Artinya, kita tidak serta merta bebas memotong kuku sesuka hati. Akan tetapi, alangkah lebih baik kita mengikuti tata cara yang diajarkan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Berikut ini tata cara memotong kuku yang dianjurkan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam :

Mendahulukan Bagian Kanan

Dari ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha, ia berkata,

كَانَ النَّبِىُّ – صلى الله عليه وسلم – يُعْجِبُهُ التَّيَمُّنُ فِى تَنَعُّلِهِ وَتَرَجُّلِهِ وَطُهُورِهِ وَفِى شَأْنِهِ كُلِّهِ

Artinya : “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam sangat menyukai mendahulukan yang kanan ketika memakai sendal, ketika menyisir rambut dan ketika bersuci, juga dalam setiap perkara (yang baik-baik).” (HR. Bukhari no. 186 dan Muslim no. 268).

Dari hadits tersebut, kita dapat mengetahui bahwasannya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam selalu mendahulukan bagian kanan, hal ini berlaku pula dalam urusan memotong kuku sebagai bentuk dari menjaga kebersihan diri.

Urutan Dalam Memotong Kuku

Setelah mengetahui sunnah memotong kuku dengan mendahulukan tangan kanan, selanjutnya dalam memotong kuku dianjurkan mengikuti urutan sebagai berikut :

Jari Tangan Kanan

  1. Telunjuk
  2. Jari Tengah
  3. Jari Manis
  4. Kelingking
  5. Ibu Jari

Jari Tangan Kiri

  1. Kelingking
  2. Jari Manis
  3. Jari Tengah
  4. Telunjuk
  5. Ibu Jari

Ternyata dalam memotong kuku kita tidak bisa sembarang melakukannya. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam telah mengaturnya dengan memberikan anjuran dalam tata cara memotong kuku. Oleh sebab itu, hendaknya kita memulai untuk menjalankan langkah-langkah tersebut, agar kita senantiasa memupuk rasa keimanan kepada Allah Subhanahu wata’ala melalui menjaga kebersihan diri.

Originally posted 2017-07-08 04:43:42.