Hubungi Allah Subhanahu Wa Ta’ala Melalui Nomor Darurat Ini!

Sumber Foto dari lesprivat99.com

Manusia adalah mahluk yang dibekali dengan hati. Sehingga berbagai perasaan sangat mungkin untuk dirasakan. Itulah mengapa manusia dibekali dengan hati. Hati adalah tempat bersarangnya perasaan-perasaan itu muncul.

Tak dapat dipungkiri manusia diwajibkan untuk mampu mengelola perasaanya dan siap menghadapi berbagai kondisi yang ada. Meskipun, pada praktiknya “keharusan” tersebut tak semudah yang dibayangkan. Terlebih jika kita tidak mampu mengelolanya ke arah yang positif. Oleh sebab itu, Allah Subhanahu Wa Ta’ala selalu “siap sedia” menemani hambanya dalam segala situasi, kondisi dan perasaan yang dirasakan umatNya.

Lalu bagaimana cara kita untuk menghubungi Allah Subhanahu Wa Ta’ala  takkala kita berada disuatu perasaan yang sulit dikendalikan?

Berikut ini adalah nomor darurat (ayat dalam al-quran)  yang bisa kita hubungi agar senantiasa menyertakan Allah Subhanahu Wa Ta’ala dalam setiap kondisi/perasaan yang kita hadapi :

Putus Asa – [ Qs. 12 : 87 ]

Menyerah adalah hal yang mudah untuk dilakukan. Namun, kita hendaknya berpikir dalam jangka panjang ketika akan menyerah pada suatu keadaan. Sesungguhnya Allah Subhanahu Wa Ta’ala telah menyemangati kita untuk tidak berputus asa seperti dalam Qs. Yusuf : 87

يَا بَنِيَّ اذْهَبُوا فَتَحَسَّسُوا مِنْ يُوسُفَ وَأَخِيهِ وَلَا تَيْأَسُوا مِنْ رَوْحِ اللَّهِ ۖ إِنَّهُ لَا يَيْأَسُ مِنْ رَوْحِ اللَّهِ إِلَّا الْقَوْمُ الْكَافِرُونَ

Artinya : “Hai anak-anakku, pergilah kamu, maka carilah berita tentang Yusuf dan saudaranya dan jangan kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya tiada berputus asa dari rahmat Allah, melainkan kaum yang kafir”.

Perasaan Gundah/Resah – [ Qs. 13 : 28 ]

Perasaan ini kerap kita rasakan dalam berbagai situasi yang menjebak diri kita saat melakukan suatu hal. Padahal Allah Subhanahu Wa Ta’ala telah menjanjikan ketentraman dalam diri kita hanya dengan mengingatNya seperti yang terdapat dalam Qs. Ar-Ra’d ayat 28

الَّذِينَ آمَنُوا وَتَطْمَئِنُّ قُلُوبُهُمْ بِذِكْرِ اللَّهِ ۗ أَلَا بِذِكْرِ اللَّهِ تَطْمَئِنُّ الْقُلُوبُ

Artinya : “(yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka manjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingati Allah-lah hati menjadi tenteram.”

Merasa Berdosa – [ Qs. 39 : 53 ]

Manusia adalah mahluk Allah Subhanahu Wa Ta’ala yang tak luput dari dosa. Ketika kita berada di titik paling berdosa, hendaklah senantiasa berserah diri kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Hal ini dikarenakan Allah Subhanahu Wa Ta’ala yang Maha Pengampun. Sesungguhnya hal tersebut akan jauh lebih baik dibandingkan dengan mengutuki kesalahan/dosa yang telah diperbuat. Hal ini ditegaskan oleh Qs. Az-Zumar ayat 53

 قُلْ يَا عِبَادِيَ الَّذِينَ أَسْرَفُوا عَلَىٰ أَنْفُسِهِمْ لَا تَقْنَطُوا مِنْ رَحْمَةِ اللَّهِ ۚ إِنَّ اللَّهَ يَغْفِرُ الذُّنُوبَ جَمِيعًا ۚ إِنَّهُ هُوَ الْغَفُورُ الرَّحِيمُ

Artinya : “Katakanlah: “Hai hamba-hamba-Ku yang malampaui batas terhadap diri mereka sendiri, janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya. Sesungguhnya Dialah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.”

Merasa Tidak Mampu  [ Qs. 14 : 34 ]

Seringkali kita mengalami kondisi yang dianggap sebagai ketidakmampuan. Contohnya dalam hal ekonomi. Namun, kondisi tersebut hendaknya menjadi lahan untuk direnungkan. Bahwasannya Allah Subhanahu Wa Ta’ala telah menjamin segala kebutuhan bagi umatNya. Maka seharusnya tak ada lagi perasaan tidak mampu yang dikhawatirkan. Seperti dijelaskan dalam Qs. Ibrahim ayat 34

وَآتَاكُمْ مِنْ كُلِّ مَا سَأَلْتُمُوهُ ۚ وَإِنْ تَعُدُّوا نِعْمَتَ اللَّهِ لَا تُحْصُوهَا ۗ إِنَّ الْإِنْسَانَ لَظَلُومٌ كَفَّارٌ

Artinya : “Dan Dia telah memberikan kepadamu (keperluanmu) dan segala apa yang kamu mohonkan kepadanya. Dan jika kamu menghitung nikmat Allah, tidaklah dapat kamu menghinggakannya. Sesungguhnya manusia itu, sangat zalim dan sangat mengingkari (nikmat Allah).”

Itulah beberapa ayat Allah Subhanahu Wa Ta’ala yang senantiasa menyertai perasaan/kondisi yang manusia rasakan. Jika kita mau mempelajari, sesungguhnya masih banyak ayat Al-Quran yang menjawab ebrbagai perasaan dan kondisi yang kerap manusia hadapi.

 

Originally posted 2017-07-08 16:01:16.