Mengikuti Tren Lagu Mancanegara, Jangan Sampai Musik Membodohimu!

                                                             Sumber Foto Dari Google.co.id

Musik adalah hal yang digandrungi oleh banyak orang, termasuk oleh orang-orang muslim. Melalui kecanggihan zaman sangat memungkinkan adanya persebaran informasi yang lebih luas dan cepat. Hal ini berlaku pula pada ranah musik. Para penggiat musik dari berbagai belahan dunia sangat mudah menyebarkan karyanya bahkan hanya dengan satu klik saja.

Platform khusus, social media juga mempengaruhi persebaran informasi yang ada di dunia. Oleh sebab itu, tak heran jika update informasi sangat mudah untuk diakses. Seperti halnya, karya-karya musik dari artis-artis mancanegara yang sangat mudah untuk dinikmati oleh masyarakat Indonesia, khususnya kaum muda.

Namun dibalik itu semua, terkadang kita tidak pernah tau informasi yang didapatkan memiliki pengaruh yang baik atau tidak. Berkaitan dengan musik, terlepas dari easy listening suatu musik, didalamnya terdapat berbagai hal yang kerap kali mengecoh diri kita terutama sebagai umat muslim.  Dan seringkali, kita mencari pembenaran atas hal-hal yang kita tidak ketahui kebenarannya.

“Lagunya enak didengar”

“Cuma nyanyi doang ko”

Dijelaskan dalam Qs. Al-Hujurat ayat 6

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِنْ جَاءَكُمْ فَاسِقٌ بِنَبَإٍ فَتَبَيَّنُوا أَنْ تُصِيبُوا قَوْمًا بِجَهَالَةٍ فَتُصْبِحُوا عَلَىٰ مَا فَعَلْتُمْ نَادِمِينَ

Artinya : “Hai orang-orang yang beriman, jika datang kepadamu orang fasik membawa suatu berita, maka periksalah dengan teliti agar kamu tidak menimpakan suatu musibah kepada suatu kaum tanpa mengetahui keadaannya yang menyebabkan kamu menyesal atas perbuatanmu itu.”

Dari ayat tersebut, kita bisa melihat korelasi dengan masalah yang telah diuraikan diatas. Banyak musik/lagu yang menyajikan makna-makna tersirat melalui liriknya atau video musiknya. Bahkan tak sedikit makna tersirat yang terdapat dalam suatu musik/lagu adalah salah satu bentuk dalam memerangi umat muslim.

Sebut saja lagu dari Bruno Mars yang berjudul It Will Rain serta lagu yang tengah booming dari Justin Bieber Despacito. Kedua lagu tersebut berhasil masuk ke pendengaran banyak umat muslim. Padahal keduanya memiliki lirik yang kurang baik jika kita lafalkan. Hal ini tentu saja bertentangan dengan tuntutan kita sebagai umat muslim yang senantiasa harus menjaga segala bentuk perkataan dan pendengaran.

Kendati demikian, tidak dapat dipungkiri bahwasannya tren musik mancanegara yang berkembang ini tidak dapat dihentikan secara total. Lalu bagaimanakah kita sebagai umat muslim harus menyikapi persoalan tersebut?

Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman dalam Qs. Al-Isra ayat 36

وَلَا تَقْفُ مَا لَيْسَ لَكَ بِهِ عِلْمٌ ۚ إِنَّ السَّمْعَ وَالْبَصَرَ وَالْفُؤَادَ كُلُّ أُولَٰئِكَ كَانَ عَنْهُ مَسْئُولًا

Artinya : “Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati, semuanya itu akan diminta pertanggungan jawabnya.” (Qs. Al-Isra : 36)

Dari ayat tersebut, kita bisa belajar bahwasannya seluruh diri kita akan dimintai pertanggung jawaban, begitu pula dengan pendengaran. Oleh sebab itu, alangkah lebih baiknya kita menghindari musik dengan lirik-lirik lagu yang memiliki makna kurang baik. Hal ini bisa kita lakukan dengan mulai mewaspadai segala hal yang kita lihat/dengar dengan mengecek segala sesuatunya. Contoh kecilnya, mencari tahu arti dari lirik sebuah lagu, sebelum benar-benar mendengarkannya serta mendendangkankan secara berulang. Dan alangkah lebih baiknya, jika pendengaran, penglihatan, serta segala hal yang ada didalam diri kita dipergunakan untuk sesuatu yang berhubungan dengan-Nya.

Originally posted 2017-07-11 07:53:35.