Cicilan dengan Bunga 0%, Bagaimana Hukumnya dalam Islam?

Sumber Foto dari google

Banyak orang di zaman ini sudah terbiasa mendengar bunga, namun tidak dengan riba. Hampir sebagian besar orang mungkin memiliki tabungan di bank, dan hal ini sudah dianggap lumrah di masyarakat.

Beribicara mengenai riba, dari Hasan al-Bashri dan dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda :

“Sungguh akan datang satu zaman di tengah umat manusia, tidak ada satupun orang kecuali dia akan makan riba. Jika dia memakannya, dia akan terkena asapnya”.

Selaras dengan sabda Rasulullah, zaman yang disebutkan adalah zaman sekarang yang sedang kita jalani, dimana hampir semua umat Islam tidak bisa menghindari dari yang namanya riba, bahkan mungkin banyak umat Islam di luar sana yang masih belum mengerti apa itu riba.

Baca Juga : Rezeki Terasa Sempit dan Sulit, Mungkin Inilah Penyebabnya!

Lalu apa hubungannya riba dengan cicilan bunga 0%? Apakah hal tersebut termasuk riba dan diharamkan dalam Islam?

Contoh, kita ingin membeli sebuah televisi seharga 3 juta dan jika dicicil menggunakan kartu kredit dengan cicilan 0% maka akan diubah menjadi cicilan 500 ribu yang dibayar 6 kali. Lalu apakah cicilan tersebut tetap dikatakan riba?

Ternyata setelah ditelusuri dengan saksama, meskipun cicilan tersebut 0% tetap saja akan ada denda jika pembayarannya jatuh tempo lalu telat membayar. Namun lain halnya jika kita membayar tepat waktu , maka cicilan 0% akan tetap menjadi 0%.

Dalam hal ini ternyata tetap saja bermasalah dikarenakan adanya akad yang menyetujui riba.

Syaikh Muhammad Shalih Al-Munajjid menyatakan bahwa tetap tidak dibolehkan mengikuti transaksi kredit yang ada dendanya ketika telat bayar, walaupun pembeli bertekad untuk melunasi angsurannya tepat waktu. Ada dua alasan terlarangnya.

  1. Ini sama saja menyetujui syarat riba, itu haram.
  2. Bisa jadi ia tetap terjatuh dalam riba karena telat saat punya udzur yaitu karena lupa, sakit, atau pergi safar. (Dinukil dari Fatwa Al-Islam Sual wa Jawab, 101384)

Dan perlu dipahami bahwa denda ketika ada keterlembatan pembayaran termasuk riba jahiliyah dan disepakati haramnya.

Semoga Allah selalu menjaga kita dan menjauhkan kita dari riba hingga debunya.

Wallahu a’lam bishawab

Originally posted 2017-07-19 09:26:22.