Aurat Tak Sengaja Terbuka Ketika Sholat, Bagaimana Hukumnya?

 

Sumber foto dari riyadhohayatkursi.wordpress.com

Khusyuk merupakan suatu hal yang sangat prioritas dalam sholat. Khusyuknya sholat seseorang dapat tergoyahkan apabila terdapat suatu hal yang mengganggu dalam sholat, salah satunya yaitu ketika aurat secara tidak sengaja terbuka. Seringkali aurat terbuka saat sholat oleh angin, hewan, atau faktor ketidaksengajaan lainnya. Selain dapat mengganggu kekhusyukan sholat, terbukanya aurat juga dapat mempengaruhi batal tidaknya sholat bahkan kualitas sholat secara keseluruhan. Lantas bagaimana hukum aurat tak sengaja terbuka saat sholat? Apakah membatalkan sholat? Yuk simak ulasannya.

  • Batasan Aurat Ketika Sholat

Dalam hal ini Imam Al Qurthubi Rahimahullah berkata:

“ Kaum muslimin telah ijma’ (sepakat) bahwa kemaluan adalah aurat wajib di tutup baik laki-laki dan perempuan, dan perempuan seluruh tubuhnya aurat kecuali wajah dan kedua telapak tangannya, mereka berselisih tentang wajah dan kedua telapak tangan itu. Kebanyakan ulama mengatakan bahwa aurat laki-laki adalah dari pusar ke lutut, tidak boleh terlihat.”.

Terdapat pendapat ulama yang mengatakan bahwa paha laki-laki bukanlah aurat ketika sholat, namun pendapat yang dianjurkan adalah menurut pendapat Jumhur ulama bahwa paha merupakan aurat ketika sholat, karena hal tersebut lebih aman.

Syaikh Wahbah Az Zuhaili Rahimahullah mengatakan pula:

“Jika tersingkapnya sebagian aurat ketika sholat dalam keadaan mampu untuk menutupnya (tapi ia tidak menutupnya) maka batal sholatnya, kecuali jika tersingkapnya itu karena angin atau lalai, lalu dia tutup maka itu tidak membatalkan sholatnya sebagaimana penjelasan lalu. Jika tersingkapnya bukan karena angin atau karena hewan atau bukan karena hal yang luar biasa, maka itu batal.”. (Al Fiqh Al Islami Wa Adillatuhu, 1/750)

Dalam suatu hadist dijelaskan bahwasanya Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

 “Allah tidak menerima sholat wanita yang telah baligh, kecuali dengan memakai jilbab.” (HR. Ibnu Khuzaimah, 775 dan Al-Adzami mengatakan sanadnya shahih).

Baca Juga: Amalan Inilah yang Pertama Kali Akan Dihisab Saat Kiamat
  • Hukum Aurat Terbuka saat Sholat

Terbukanya aurat secara tak sengaja sering dialami oleh seseorang ketika melakukan ibadah sholat. Dalam hal ini terdapat kesepakatan ulama apabila orang tersebut menyadari auratnya terbuka dan segera menutupnya maka sholatnya sah, menurut As-Syirazi (ulama Syafi’iyah) mengatakan bahwa:

“Jika bajunya diterpa angin hingga terbuka auratnya, kemudian langsung dia tutup kembali, maka sholatnya tidak batal.” (Al-Muhadzab, 1/87)

Dalam penjelasan lain juga diterangkan, Syaikhul Islam mengatakan:

“Jika ada rambut atau anggota badan wanita yang tersingkap sedikit, maka tidak ada kewajiban untuk mengulangi sholat menurut mayoritas ulama. Ini pendapat Abu Hanifah dan Ahmad. Namun jika yang tersingkap itu banyak, wajib mengulangi sholat di waktunya, menurut para ulama, baik ulama 4 madzhab maupun lainnya.”(Majmu’ Al-Fatawa 22/123)

Dalam pernyataan lain, Syekh Ibnu Utsaimin rahimahullah berkata:

“Kalau terbuka banyak namun secepatnya ditutup, maka sholatnya tidak batal. Gambaran akan hal itu adalah kalau angin menerpa ketika dia ruku, lantas terbuka bajunya. Akan tetapi langsung dikembalikan, yang tampak dari perkataan pengarang bahwa sholatnya batal. Namun yang benar bahwa hal itu tidak membatalkan (sholat). Karena ditutupi dalam waktu cepat dan tidak sengaja membukanya. Karena Allah berfirman: “Dan bertakwalah kepada Allah semampu kalian.’ QS. At-Taghabun: 16” (Kitab As-Syarkhu Al-Mumti, 2/275)

Sholat merupakan amal yang pertama kali dihisab, sehingga dalam pelaksanaannya pun harus memperhatikan kaidah-kaidah Islam secara keseluruhan. Terutama perihal aurat yang menjadi kunci syarat sahnya sholat.

Wallahu A’lam Bisshawab

Baca Juga: Bagaimanakah Hukumnya Jika Lupa dengan Utang?

 

Originally posted 2017-07-28 04:27:08.