Berucap Sumpah Meskipun Dalam Bercanda, Haramkah?

 

Sumber foto dari: hype.idntimes.com

Kadangkala ucapan yang kita keluarkan saat berbicara merupakan sesuatu yang tidak disadari atau belum tahu benar tidaknya ucapan tersebut. Apalagi seringkali terdengar kata sumpah dalam bercanda. Lalu bagaimana hukumnya? Apakah Islam membolehkan? Yuk simak ulasannya.

  • Hukum Mengatakan Sumpah

Dalam Al Quran telah disebutkan suatu ayat yang menjelaskan tentang hukum mengatakan sumpah, yaitu:

“Maka kaffarat (melanggar) sumpah itu, ialah memberi makan sepuluh orang miskin, yaitu dari makanan pertengahan yang biasa kalian berikan kepada keluarga kalian, atau memberi pakaian kepada mereka atau memerdekakan seorang budak. Barangsiapa yang tidak sanggup melakukannya, maka hendaknya ia berpusa selama tiga hari. Itulah kaffarat sumpah-sumpah kalian bila kalian bersumpah (dan kamu langgar). Dan jagalah sumpah-sumpah kalian. Demikianlah Allah menerangkan kepada kalian ayat-ayat-Nya agar kalian bersyukur (kepada-Nya).” (QS. Al-Maidah: 89).

Dalam suatu hadits juga disebutkan, dari  Abu Hurairah Radhiyallahu ‘anhu bahwa Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wassalam bersabda:

“Barangsiapa yang bersumpah kemudian dia melihat selainnya lebih baik daripada apa yang dia bersumpah atasnya maka hendaklah dia melakukan hal lain itu dan dia membayar kafarah atas (pembatalan) sumpahnya”. (HR. Muslim, No. 1649)

Terdapat beberapa hukum sumpah tergantung dari konteks permasalahan yang sedang dihadapi:

  1. Wajib, jika sumpahnya untuk kebaikan, misalnya untuk melindungi kaum muslimin
  2. Sunnah, jika sumpah digunakan untuk mendamaikan dua individu yang sedang bermasalah, atau untuk menghindari dari suatu keburukan
  3. Mubah, jika misalnya dia bersumpah untuk suatu amalan yang mubah
  4. Makruh, jika sumpah tersebut digunakan untuk hal melakukan hal makruh atau meninggalkan hal amalan Sunnah.
  5. Haram, jika di dalamnya terdapat dusta. Termasuk jika bersumpah selain dengan nama Allah maka hal tersebut termasuk syirik, seperti yang diriwayatkan Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wassalam bersabda dalam hadits Ibnu Umar

“Barangsiapa yang bersumpah dengan menggunakan selain nama Allah maka sungguh dia telah berbuat kesyirikan.” (HR. Abu Daud, No. 2829 dan At-Tirmidzi, No. 1455)

Adapun sumpah yang tanpa diharuskan kaffarah jika sumpah dinyatakan secara tidak sengaja, seperti yang dijelaskan dalam Al Quran, bahwasanya Allah berfirman:

“Alah tidak menghukum kalian disebabkan sumpah-sumpah kalian yang tidak dimaksud (untuk bersumpah), tetapi Dia menghukum kalian disebabkan sumpah-sumpah yang kalian sengaja.” (QS.Al-Maidah: 89)

Disamping itu juga terdapat sumpah yang tidak bisa ditebus dengan kaffarah yaitu jika sumpahnya berbohong terhadap suatu kebenaran ataupun bersumpah selain menggunakan nama Allah. Dalam suatu hadits dijelaskan, Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wassalam bersabda:

“Barangsispa bersumpah dan berkata dalam sumpahnya, “Demi Laata dan Uzza,” maka hendaknya ia mengatakan, “Laa Ilaaha Illallah.” Dan barangsiapa yang berkata kepada temannya, “Ayo kita taruhan,” maka hendaknya dia bersedekah.” (HR. Al-Bukhari, No.4482)

Namun jika seseorang bersumpah dengan perkataan yang benar dan atas nama Allah namun suatu hari ia melanggar sumpah tersebut, maka menurut ksesepakatan para ulama hal tersebut haruslah membayarkan kaffarah.

Baca Juga: Meminjam Barang Hanya Sebentar Namun Tanpa Izin, Haramkah?
  • Akibat dari Sumpah

Dalam suatu hadits disebutkan bahaya dari adanya sumpah, yaitu dari Abu Huraira Radhiyallahu ‘anhu bahwa Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wassalam bersabda:

“Demi Allah, sungguh orang yang berkeras hati untuk tetap melaksanakan sumpahnya, padahal sumpah tersebut dapat membahayakan keluarganya, maka dosanya lebih besar di sisi Allah daripada dia membayar kaffarah yang diwajibkan oleh Allah.” (HR. Al-Bukhari, No.6625 dan Muslim, No. 1655).

Dalam suatu ayat Al Quran juga disebutkan untuk jangan bermain-main dengan ucapan sumpah. Dalam Al Quran Allah berfirman:

“Dan janganlah kamu ikuti setiap orang yang banyak bersumpah lagi hina.” (QS. Al-Qalam: 10)

Sungguh hanya pada Allahlah semua urusan berhak disandarkan, termasuk dalam ucapan.

Wallahu A’lam Bisshawab

Baca Juga: Dzikir Ini Mengundang Pahala Berlimpah Walau Hanya dalam Hitungan Detik!

Originally posted 2017-07-31 05:27:11.