Ikuti Ajaran Rasulullah Agar Sehat dan Awet Muda!

Sumber Foto Dari : Google

Rasulullah merupakan suri taudalan terbaik sepanjang masa. Mulai dari masa ketika lahir, masa kanak-kanak, remaja, dewasa hingga setelah wafatnya. Beliau tetap menjadi tauladan bagi seluruh alam, khususnya untuk ummat muslim. Akhlaknya yang selalu terjaga menjadikannya sebagai kepercayaan pada usia masih sangat belia. Hatinya yang selalu suci menjadikan Beliau Shallallahu ‘Alaihi Wassallam sebagai tempat turunnya wahyu yang begitu agung.

Dengan berbagai bukti nyatanya, meski ummat muslim masa kini tak pernah berjumpa dengan Beliau. Sungguh risalahnya begitu nyata dan indah serta cukup menjadi keyakinan bagi ummat Rasulullah. Diantara begitu banyak ajaran yang diwariskan kepada ummatnya. Kali ini kita bahas akhlaknya yang begitu mulia. Sedangkan musuh akhlak mulia adalah hawa nafsu yang terdapat dalam diri manusia itu. Hawa nafsu itulah yang mengubah akhlak mulia menjadi akhlak buruk.

Hawa nafsu itu sendiri banyak jenisnya, dimulai dari hawa nafsu yang bermula baik seperti nafsu makan, minum, nafsu mencari rejeki, dan nafsu birahi. Semua itu bisa menjadi nafsu yang buruk jika berlebihan, dalam hal makan dan minum jadilah tubuh kita sarang penyakit, mencari rejeki jadi korupsi, dan nafsu birahi menjadi perzinahan.

Tidak dapat dipungkiri bahwa setiap insan memiliki hawa nafsu yang diberikan oleh Allah. Meski sama-sama mendapatkan ujian diberikan hawa nafsu, beda manusia beda pula ia mengendalikan hawa nafsunya. Dan contoh teladan yang patut untuk kita ikuti dalam hal menahan hawa nafsu yakni Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wassalam. Berikut ini salah satu hawa nafsu yang tanpa sadar lepas dari kontrol diri. Mengubah diri yang tadi sifat kemalaikatan menjadi sifat keselatanan atau kehewanan.

Baca Juga : Apa Itu Rukhsoh dan Siapa Sajakah Orang yang Mendapat Rukhsoh?

Meluapkan emosi yang terdapat dalam diri kita seperti marah secara berlebihan akan menyebabkan dampak yang serius bagi kesehatan tubuh secara medis. Manusia yang marahnya berlebihan akan mengalami tekanan darah tinggi, struk bahkan jantungan. Bila kesehatan tubuh saja sudah terganggu, maka penderitanya akan mendapatkan berbagai pantangan dalam hidup serta raut wajahpun konon katanya akan lebih terlihat lebih cepat tua.

Dengan begitu banyak bukti nyata bahaya yang terdapat dalam marah. Berabad-abad yang lalu, Rasulullah sudah mewasiatkan agar mengendalikan hawa nafsu dan menjauhi sifat pemarah. Hal ini dikutip dari hadits ditafsirkan oleh Al-Khaththabi ucapan Nabi pada salah seorang sahabat:

. الْجَنَّةُ وَلَكَ تَغْضَبْ لاَ

“Janganlah marah dan bagimu surga.” (HR. Al-Thabrani), dengan penjelasan: Jauhilah hal-hal yang membuatmu marah atau dapat memicu kemarahanmu.

Menahan amarah atau marah memang bukanlah pekerjaan yang mudah, oleh karena itu dalam suatu riwayat Rasulullah mengumpamakan seorang yang mampu mengendalikan amarahnya sebagai orang terkuat. Berikut ini hal yang wajib kita catat agar bisa menjadi orang terkuat yang bisa menahan hawa nafsu amarahnya, diantaranya:

  1. Bacalah Ta’awudz ketika merasa marah.
  2. Ambilah air wudhu jika beristigfar belum bisa meredam amarah.
  3. Ubahlah posisi saat berdiri menjadi duduk, saat duduk menjadi berbaring.
  4. Diamlah, karena lebih baik ucapkan kebaikan jika tidak diam.
  5. Bersujud maksudnya adalah kerjakan solat minimal dua rakaat.

Berikut beberapa hal yang sepatutnya kita ikutin dan amalkan ajaran Rasulullah agar sehat dan selamat dari siksa api neraka.

Wallahu ‘Alam Bisshowab

Baca Juga : Inilah 5 Nasehat Penting dari Rasulullah untuk Para Wanita yang Wajib Diketahui

Originally posted 2017-08-03 02:34:40.