Inilah Syafa’at yang Spesial Bagi Para Sepasang Kekasih Halal

Sumber Foto Dari : Google

Manusia terlahir ke dunia berawal dari ketiadaan, menjadi ada dan kelak akan tiada kembali. Keadaan ini mutlak akan terjadi, begitu ummat Islam wajib mengimani. Sebagaimana ummat Islam mengimani rukun iman yang ke lima yakni iman kepada hari kiamat. Kiamat merupakan keadaan dimana berakhirnya seluruh kehidupan yang fana kecuali apa yang Allah kehendaki. Ketika itu manusia tidak bisa saling tolong menolong, karena menolong dirinya saja sangatlah sulit.

Ummat Islam yang beriman dan bertaqwa kepada Allah akan mendapat naungan dan pertolongan dari Allah. Sedangkan mereka yang di dunia hanya memikirkan kepentingan dunia dan bersenang-senang secara berlebihan di dalamnya, kelak di hari itu mereka akan tergopoh-gopoh untuk menyelamatkan dirinya sendiri.

Naungan dari Allah Subhanallahu wa Ta’alla disebut dengan syafaat atau pertolongan. Ahlus sunnah wal jamaah sepakat bahwa syafaat ini hanya akan diberikan kepada siapa saja orang yang Allah kehendaki dan ridhai. Bukti nyata adanya syafaat kelak di hari kiamat terdapat dalam Al-Qur’an surat Yunus ayat 3.

  إِنَّ رَبَّكُمُ اللَّهُ الَّذِي خَلَقَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ فِي سِتَّةِ أَيَّامٍ ثُمَّ اسْتَوَىٰ عَلَى الْعَرْشِ ۖ يُدَبِّرُ الْأَمْرَ ۖ مَا مِنْ شَفِيعٍ إِلَّا مِنْ بَعْدِ إِذْنِهِ ۚ ذَٰلِكُمُ اللَّهُ رَبُّكُمْ فَاعْبُدُوهُ ۚ أَفَلَا تَذَكَّرُونَ
Baca Juga : Rasulullah Menganjurkan Melamakan Rukuk dan Sujud, Inilah Fakta Luar Biasanya!
Yang Artinya: “Sesungguhnya Tuhan kamu ialah Allah yang menciptakan langit dan bumi dalam enam masa, kemudian Dia bersemayam di atas ‘Arsy untuk mengatur segala urusan. tiada seorangpun yang akan memberi syafa’at kecuali sesudah ada izin-Nya. (Dzat) yang demikian Itulah Allah, Tuhan kamu, Maka sembahlah Dia. Maka Apakah kamu tidak mengambil pelajaran?”

Bukti nyata lainnya terdapat dalam Al-Qur’an surat Al-Baqarah ayat 255 dan Thoha ayat 109. Al-Qur’an dijadikan bukti nyata dan pedoman bagi ummat Islam karena Al-Qur’an terbukti kebenarannya dan tak pernah berubah isinya sejak pertama kali diturunkan oleh Allah kepada Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wassalam melalui malaikat jibril ‘Alaihis Salam.

Salah satu syafaat kelak di hari kiamat yaitu syafaat yang didapatkan oleh orang tua yang memiliki anak yang sholih. Dalam sebuah hadits menerangkan, saat pintu-pintu syurga dibuka dan dipersilahkanlah anak-anak untuk masuk tapi mereka hanya berdiri di depan pintu syurga. Mereka bertanya: “Manakah ayah dan ibu kami? Dan masuk syurga tanpa ayah dan ibu kami sungguh tidak patutu bagi kami.” Malaikat berkata: “Sesungguhnya ayah dan ibu kalian itu tidak seperti kalian, karena mereka telah durhaka terhadap Tuhan mereka, dan mereka mengikuti hawa nafsu mereka dan syaitan-syaitan mereka, dan mereka harus masuk neraka.” Ketika mendengar jawaban malaikat, anak-anak menjerit-jerit dan menangis keras sekali. Dan pada saat itulah Allah berfirman: “Wahai Jibril, jeritan apakah ini?”. Jibril menjawab: “Ini jeritan dan tangisan anak orang Islam. Mereka berkata: ‘Kami tak butuh syurga. Dan kami tak dapat merasakan keenakan-keenakan syurga tanpa ayah dan ibu kami, dan kami mengharap dari Allah agar memaafkan mereka dan memberikan dosa-dosa mereka kepada kami, lalu masukan mereka bersama kami ke dalam syurga. Dan kalau tidak, maka masukanlah kami bersama mereka ke dalam neraka.’”

Allah berfirman: “Pergilah dan ambilah ayah dan ibu mereka dari manapun saja mereka berada, lalu serahkanlah mereka kepada anak-anak mereka karena sesungguhnya aku benar-benar telah mengampuni mereka dengan syafaat anak-anak mereka, dan masukanlah mereka bersama-sama anak-anak mereka masing-masing ke dalam syurga.”

Mendengar firman Allah ini, anak-anakpun lalu bersuka cita, dan mereka menemui ayah dan ibu mereka masing-masing, mereka pimpin tangan mereka lalu masuk syurga bersama-sama mereka. (Al-Hadits).

Demikian hadits yang menceritakan tentang syafaat seorang anak kelak, yang akan diberikan kepada kedua orang tuanya yang berhasil mendidik buah hatinya dengan baik. Jika didik buah hati dengan baik lagi sepenuh hati, dan selalu mengajarkan nilai-nilai agama serta akhlak yang baik pada dirinya. Maka kelak buah hati setiap pasangan halal akan tumbuh menjadi anak-anak yang shalih dan shalihah, yang selalu mendo’akan kedua orang tuanya. Sampai memberikan syafa’at kepada kedua orang tuanya. Jika Allah menghendakinya.

Wallahu A’lam Bisshowab

Baca Juga : Tapakilah Jalan Ini, Niscaya Allah Akan Hadiahkan Surga Kelak di Akhirat

Originally posted 2017-08-05 04:06:11.