Agar Doa Segera Dikabulkan, Perhatikan Waktu yang Tepat ini!

 

Sumber foto dari sigambar.com

Doa merupakan suatu kebutuhan makhluk, seringkali atau bahkan setiap hari doa merupakan pokok utama dari suatu aktifitas, sehingga seseorang tak akan bisa lepas dari yang namanya kebutuhan akan berdoa. Namun seringkali seseorang merasa sudah sering berdoa namun belum kunjung juga dikabulkan, lalu bagaimanakah dengan demikian? Apakah terdapat waktu tertentu yang sangat mustajab untuk berdoa? Yuk simak ulasannya.

  • Ketika Sahur Menjelang Subuh

Berdasarkan hadits, dari Abu Hurairah Radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wassalam bersabda:

“Rabb kita tabaraka wa ta’ala turun ke langit dunia ketika tersisa sepertiga malam terakhir. Lantas Allah berfirman, “Siapa saja yang berdoa kepada-Ku, maka akan Aku kabulkan. Siapa yang meminta kepada-Ku, maka aku beri. Siapa yang meminta ampunan kepada-Ku, maka akan Au ampuni.” (HR. Bukhari, No. 1145 dan Muslim, No. 758)

Dalam pernyataan lain, Imam Nawawi berkata:

Pada waktu itu adalah waktu tersebarnya rahmat, banyyak permintaan yang diberi dan dikabulkan, dan juga nikmat semakin sempurna kala itu.” (Syarh Shahih Muslim, 6: 36)

  • Ketika Selesai Sholat Lima Waktu

Terdapat dalil yang menjelaskan,bahwasanya:

“Ada seseorang yang pernah mendatangi Nabi Shalallahu ‘alaihi wassalam lalu bertanya, “Sholat apa yang paling afdhal?” Sholat di tengah malam”, jawab Nabi Shalallahu ‘alaihi wassalam. Lalu ditanya kembali, “Doa apa yang paling didengar” Doa di dubur shalat wajib (yaitu di akhir sholat wajib).” (HR. Ibnu Abi Ad-Dunya, Jami’ Ulum wa Al-Hikam, 1: 143-144)

  • Ketika Hari Jumat

Disebutkan bahwa hari Jumat merupakan watu yang mustajabah untuk berdoa yaitu diantara kedua khutbah sholat Jumat maupun mustajabah mulai dari setelah ashar sampai tenggelam matahari.

“Di hari Jumat terdapat suatu waktu yang tidaklah seorang hamba muslim yang ia berdiri melaksanakan sholat lantas ia memanjatkan suatu doa pada Allah bertepatan dengan waktu tersebut melainkan Allah akan memberi apa yang ia minta.” Dan beliau berisyarat dengan tangannya akan sebentarnya waktu tersebut. (HR. Muslim, No. 935; Muslim, No. 852)

Terdapat dua pendapat mengenai waktu musjatabah ketika hari Jumat.  Yaitu pendapat pertama dari Abu Burdah bin Abi Musa Al Asy’ari Radhiyallahu ‘anhu, ia berkata:

“Abdullah bin ‘Umar bertanya padaku, ‘Apakah engkau pernah mendengar ayahmu menyebut suatu hadits dari Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wassalam mengenai waktu mustajabnya doa di hari Jumat?” Abu Burdah menjawab, “Iya betul, aku pernah mendengar dari ayahku (Abu Musa), ia berkata bahwa Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wassalam bersabda:

Waktu tersebut adalah antara iman duduk ketika khutbah hingga imam menunaikan sholat Jumat”. (HR. Muslim, No.853)

Naun juga terdapat hadits lain yang mnyebutkan bahwa waktu mustajabah untuk berdoa adalah ketika setelah ashar sampai tenggelamnya matahari pada hari Jumat. Dari Jabir ‘Abdillah Radhiyallahu ‘anhu dari Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wassalam bersabda:

“Waktu ssiang di hari Jumat ada 12 jam. Jika seorang muslim memohon pada Allah ‘Azza wa jalla sesuatu (di suatu waktu di hari Jumat) pasti Allah Allah ‘Azza wa jalla akan mengabulkannya. Carilah waktu tersebut yaitu di waktu-waktu akhir setelah ‘ashar.” (HR. Abu Daud, No. 1048; An-Nasa’I, No. 1390. Al Hafizh Abu Thahir mengatakan hadits ini memiliki sanad yang shahih)

  • Ketika Bulan Ramadhan

Hadits dari Jabir bin ‘Abdillah Radhiyallahu ‘anhu, bahwasanya Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wassalam bersabda:

Sesungguhnya Allah membebaskan beberapa orang dari api neraka pada setiap hari di bulan Ramadhan dan setiap muslim apabila dai memanjatkan doa akan dikabulkan.” (HR.A-Bazaar, Al Haitsami dalam Majma’ Az-Zawaid, 10: 14)

Hadits lain dijelaskan, dari Abu Hurairah Radhiyallahu ‘anhu, bahwasanya Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wassalam bersabda:

Tiga orang yang doanya tidak tertolak; orang yang berpuasa sampai ia berbuka, pemimpin yang adil, dan doa orang yang didzalimi.” (HR. Ahmad, 2: 305)

  • Ketika Lailatul Qadar

Dalam suatu ayat Al Quran dijelaskan, bahwasanya Allah Subhanahu wata’ala berfirman:

“Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan. Pada malam itu turun malaikat-malaikat dan malaikat Jibril dengan izin Tuhannya untuk mengatur segala urusan. Malam itu penuh kesejahteraan sampai terbit fajar”. [Al-Qadr : 3-5]

  • Ketika Hari Arafah (9 Dzulhijjah)

Dalam suatu hadits disebutkan bahwasanya, dari ‘Amr bin Syu’aib dari ayahnya dari kakeknya, bahwasanya Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wassalam bersabda:

Sebaik-baik doa adalah doa pada hari Arafah.” (HR. Tirmidzi, No. 3585)

Baca Juga: Kesungguhan Kakek Untuk Naik Haji, Membuat Terharu
  • Ketika diantara Adzan dan Iqamah

Dalam suatu hadits dijelaskan, dari Anas bin Malik Radhiyallahu ‘anhu, bahwasanya Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wassalam bersabda:

Sesungguhnya doa yang tidak tertolak adalah doa antara adzan dan iqamah, maka berdoalah saat itu.” (HR. Ahmad,3: 155)

  • Ketika Sujud dalam Sholat

Dalam suatu hadits dijelaskan, dari Ibnu Abbas Radhiyallahu ‘anhu, bahwasanya Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wassalam bersabda:

“Adapun pada waktu sujud, maka bersungguh-sungguhlah berdoa sebab saat itu sangat tepat untuk dikabulkan”. [Shahih Muslim, kitab Shalat bab Nahi An Qiratul Qur’an fi Ruku’ wa Sujud 2/48]

  • Ketika Bangun Tidur pada Malam Hari dalam keadaan suci dan berdzikir sebelum tidur

Dalam suatu hadits dijelaskan, dari ‘Amr bin ‘Anbasah Radhiyallahu ‘anhu, bahwasanya Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wassalam bersabda:

“Tidaklah seorang hamba tidur dalam keadaan suci lalu terbangun pada malam hari kemudian memohon sesuatu tentang urusan dunia atau akhirat melainkan Allah akan mengabulkannya”. [Sunan Ibnu Majah, bab Doa 2/352 No. 3924. Dishahihkan oleh Al-Mundziri 1/371 No. 595]

  • Ketika Hujan

Dalam suatu hadits dijelaskan, dari Sahl bin Sa’ad Radhiyallahu ‘anhu, bahwasanya Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wassalam bersabda:

“Dua doa yang tidak pernah ditolak ; doa pada waktu adzan dan doa pada waktu kehujanan”. [Mustadrak Hakim dan dishahihkan oleh Adz-Dzahabi 2/113-114. Dishahihkan oleh Al-Albani dalam Shahihul Jami’ No. 3078].

  • Ketika Perang

Dalam suatu hadits dijelaskan, dari Sahl bin Sa’ad Radhiyallahu ‘anhu, bahwasanya Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wassalam bersabda:

Ada dua doa yang tidak tertolak atau jarang tertolak ; doa pada saat adzan dan doa tatkala peang berkecamuk”. [Sunan Abu Daud, kitab Jihad 3/21 No. 2540. Sunan Baihaqi, bab Shalat Istisqa’ 3/360. Hakim dalam Mustadrak 1/189. Dishahihkan Imam Nawawi dalam Al-Adzkaar hal. 341. Dan Al-Albani dalam Ta’liq Alal Misykat 1/212 No. 672].

  • Ketika Datang Kematian

Dalam suatu hadits dijelaskan, dari Ummu Salamah bahwasanya Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wassalam bersabda:

“Sesungguhnya tatkala ruh dicabut, maka pandangan mata akan mengikutinya’. Semua keluarga histeris. Beliau bersabda : ‘Janganlah kalian berdoa untuk diri kalian kecuali kebaikan, sebab para malaikat mengamini apa yang kamu ucapkan”. [Shahih Muslim, kitab Janaiz 3/38]

Sungguh betapa banyak kesempatan yang Allah berikan kepada makhluk-Nya untuk meminta. Hanya kepada-Nya lah semua berhak disandarkan.

Wallahu A’lam Bisshawab
 Baca Juga: Membagikan Daging Kurban, Sebaiknya Mentah atau Matang?

Originally posted 2017-08-05 22:58:39.