Hati-Hati Perkara Ini Menghalangi Kita dari Istiqomah di Jalan Allah!

Sumber Foto Dari : Google
HIJAZ.ID Istiqomah dalam setiap menjalani ibadah yang diperintahkan oleh Allah Subhanallahu wa Ta’ala merupakan kebutuhan utama bagi setiap kaum muslim. Oleh karena itu pembahasan tentang setiap perkara yang harus ditinggalkan karena dapat menghalangi keistiqomahan diri, serta menyeret diri kembali pada jalan sebelum istiqomah di jalan Allah.

Salah satu perkara yang menjauhkan diri kita dari teguh pendirian di jalan Allah Subhanallahu wa Ta’ala yakni menuruti hawa nafsu untuk mengidolakan kaum kafir. Berikut penjelasannya terjabarkan pada paragraf selanjutnya.

Timbulnya seseorang mengidolakan orang yang lainnya karena orang yang mengidolakan merasa memiliki persamaan dengan sang idola, dan ia melihat berbagai hal yang diinginkannya terdapat dalam diri sang idola. Mulai dari sang idola yang berfisik mengagumkan sampai prestasi yang gemilang.

Masalah mengidolakan ini merupakan pekara pembentukan nilai dalam diri manusia. Pada dasarnya hukum mengidolakan seseorang menurut sebagian ulama tergantung pada sebab keidolaannya tersebut. Jika sebabnya menjurus pada hal kebaikan, maka hukumnya menjadi boleh. Namun jika sebab mengidolakannya itu karena hal-hal yang dilarangang menurut syari’at Islam, maka hukumnya dilarang pula atau haram.

Baca Juga : Berselisih Lebih Dari Tiga Hari, Perhatikan Hukum ini!

Hal ini juga dipertegas kembali oleh Al-Qulyubi dalam hasiyah ‘ala al-mahalli mengungkapkan bahwa mengidolakan non-muslim apabila didasari karena kekufurannya, maka hukumnya haram. Jika mengidolakan bukan atas dasar kekufuran, maka hanya sebatas makruh.

Sebagaimana hadits Rasulullah, saat Anas bin Malik ditanya Rasulullah; “apa yang telah kamu siapkan untuk hari kiamat?” Anas menjawab; “Kecintaan kepada Allah dan Rasul-Nya.” Maka Rasulullah menjawab; “Sesungguhnya kamu bersama yang engkau cintai.” Maka Anaspun berucap; “Kalau begitu, akupun mencintai Abu Bakar dan Umar, berharap bersama mereka walau amalku belum seperti mereka.”

Subhanallah, Dalam hadits tersebut menerangkan bahwa hal yang kita cintai di dunia akan mengantarkan pada tempat yang sama dengan yang kita cintai. Maka cukuplah Rasulullah dan segala yang mencintai beliau sebagai idola yang kita kagumi. Karena akan memberikan manfaat di dunia juga memberi manfaat di akhirat kelak.

Adapun mengidolakan seseorang dapat merusak atau menghalangi keistiqomah kita di jalan yang lurus, jika yang kita idolakan ialah mereka yang rusak agamanya dan cenderung pada kekafiran. Setelah mengidolakan mereka yang tidak baik agamanya, kemudian manusia menirukan setiap ucapan, perilaku, dan segala perkara yang berkaitan dengannya. Maka inilah yang akan menyebabkan lunturnya istiqomah kita, dan jauhnya diri dari Sang Khalik.

Oleh karena itu, agar diri senantiasa dalam istiqomah dalam kebaikan di jalan Allah. Maka jadikan pribadi yang baik lagi maslahat sebagai idola kita. Jadikanlah Rasulullah dan seluruh sahabat serta ummatnya yang mencintai beliau sebagai orang yang kita kagumi, sebagaimana sudah dibahas di paragraf sebelumnya.

Wallahu A’lam Bisshowab

Baca Juga :Inilah 5 Nasehat Penting dari Rasulullah untuk Para Wanita yang Wajib Diketahui

Originally posted 2017-08-07 04:24:34.