Sering Sholat dengan Tergesa-Gesa, Perhatikan Hukum Ini!

 

Sumber foto dari dream.co.id

Sholat merupakan kewajiban yang harus dilakukan oleh setiap muslim setiap harinya, dan tentunya dalam pelaksaannya pun tak luput dari adanya gangguan yang menggoyahkan kekhusukan seseorang ketika sholat sehingga tak jarang seseorang melakukan sholat dengan tergesa-gesa. Lalu bagaimanakah hukum sholat yang tergesa-gesa? Berikut simak ulasannya.

Karena khusyuk merupakan inti dari sholat, sehingga dikisahkan Rasullah mengutus seseorang untuk mengulangi sholatnya akibat ketidakkhusukannya, dan ketidakkhusukan itu disebabkan oleh pikiran yang mengganggu dan hal tersebut erat kaitannya dengan mempercepat sholatnya. Dari Abu Hurairah, Nabi Shalallahu ‘alaihi wa sallam ketika masuk masjid, maka masuklah seseorang lalu ia melaksanakan sholat. Setelah itu, ia datang dan memberi salam pada Nabi Shalallahu ‘alaihi wa sallam, lalu beliau menjawab salamnya. Beliau berkata:

Ulangilah sholatmu karena sesungguhnya engkau tidaklah sholat.Lalu ia pun sholat dan datang lalu memberi salam pada Nabi Shalallahu ‘alaihi wa sallam . Beliau tetap berkata yang sama seperti sebelumnya, Ulangilah sholatmu karena sesungguhnya engkau tidaklah sholat.” Sampai diulangi hingga tiga kali. Orang yang jelek sholatnya tersebut berkata, Demi yang mengutusmu membawa kebenaran, aku tidak bisa melakukan sholat sebaik dari itu. Makanya ajarilah aku!Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wa sallam  lantas mengajarinya dan bersabda, Jika engkau hendak sholat, maka bertakbirlah. Kemudian bacalah ayat Al Qur’an yang mudah bagimu. Lalu ruku’lah dan sertai thuma’ninah ketika ruku’. Lalu bangkitlah dan beri’tidallah sambil berdiri. Kemudian sujudlah sertai thuma’ninah ketika sujud. Kemudian bangkitlah dan duduk antara dua sujud sambil thuma’ninah. Kemudian sujud kembali sambil disertai thuma’ninah ketika sujud. Lakukan seperti itu dalam setiap sholatmu.” (HR. Bukhari no. 793 dan Muslim no. 397).

Baca Juga:Agar Doa Segera Dikabulkan, Perhatikan Waktu yang Tepat ini!

Dalam hadits lain dijelaskan bahwasanya:

“Kalau orang ini mati dalam keadaan seperti itu, ia mati di luar agama Muhammad. Ia sujud seperti burung gagak mematuk makanan. Perumpamaan orang ruku’ tidak sempurna dan sujudnya cepat seperti orang kelaparan makan sebiji atau dua biji kurma yang tidak mengenyangkannya.” (HR. Abu Ya’la, al-Baihaqy, at-Thabrany)

Dikatakan pula bahwasanya tergesa-gesa sangatlah tidak dianjurkan dalam pelaksanaan sholat, karena hal tersebut dapat mengurangi kesempurnaan dari terlaksananya rukun wajib sholat. Dalam hadits dijelaskan, bahwasanya:

Seburuk-buruk pencuri adalah seseorang yang mencuri dari sholatnya. Para Shahabat bertanya: Bagaimana seseorang bisa mencuri dari sholatnya? Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wasallam menjawab: ‘ Ia tidak menyempurnakan ruku’ dan sujudnya.” (HR. Ahmad, At-Thabrany)

Dijelaskan pula dalam hadits lain bahwasanya:

“Hudzaifah melihat seseorang yang tidak menyempurnakan ruku’ dan sujud. Maka dia berkata: “Engkau belum melakukan sholat (sholatmu tidak sah), seandainya engkau mati maka engkau mati menyelisihi fitrah yang Allah fitrahkan kepada nabi Muhammad shallallahu alaihi wa sallam” (HR. Bukhari)

Ketenangan itu dari Allah dan tergesa-gesa itu dari syaitan” (HR. Turmudzi dalam Sunan Turmudzi Bab Maa Jaa fii al-Ta’anni wa al-’Ajalah hadis no. 1935 juga terdapat dalam al-Muntaqa syarh Muwattha’ Malik)

Sungguh sempurnanya sholat merupakan harapan bagi setiap muslim, karena sholat merupakan amalan yang pertama kali dihisab di hari pertanggungjawaban nanti, sehingga dalam melaksanakannya pun hendaknya dilakukan sepenuh hati, menghadap Allah dengan tenang, tidak tergesa-gesa.

Wallahu A’lam Bisshawab

Baca Juga: Ingin Keutaamaan Lebih, Pahami Adab Membaca Al Quran ini!

Originally posted 2017-08-07 11:48:47.