Taman Surga di Dunia, Ternyata Disinilah Tempatnya!

Sumber foto dari islamwiki.blogspot.com

HIJAZ.ID Allah telah menciptakan dunia seisinya, didalamnya pula Allah menciptakan pedoman bagi kehidupan makhluk-Nya. Di dalam pedoman tersebut tedapat kunci-kunci kebahagiaan termasuk di dalamnya taman surga yang Allah ciptakan. Lalu apakah yang dimaksud dengan taman surga di dunia tersebut? Berikut simak ulasannya.

• Apakah Taman Surga Itu?

Tentang taman surga yang ada di dunia dan dapat dijangkau oleh seorang muslim telah dijelaskan dalam hadits bahwa taman surga yaitu majelis-majelis dzikir. Dari Anas bin Malik Radhiyallahu ‘anhu bahwasanya Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wassalam bersabda:

“Jika kamu melewati taman-taman surga, maka singgahlah dengan senang.” Para sahabat bertanya, ‘Apakah taman-taman surga itu?”Beliau menjawab, “Halaqah-halaqah (kelompok-kelompok dzikir.” (HR Tirmidzi, no. 3510 dan lainnya. Lihat Silsilah Al Ahadits Ash Shahihah, no. 2562)

Ibnu Qayyim Rahimahullah juga menjelaskan perihal taman surga, beliau berkata:

”Barangsiapa ingin menempati taman-taman surga di dunia, hendaklah dia menempati majlis-majlis dzikir; karena ia adalah taman-taman surga.”(Al Wabilush Shayyib, hlm. 145)

Disebutkan bahwa majelis-majelis dzikir salah satunya yaitu majelis ilmu. Syaikh Salim Al Hilali berkata:

”Majlis dzikir-majlis dzikir adalah halaqah-halaqah ilmu yang diadakan di rumah-rumah Allah untuk belajar, mengajar dan mencari pemahaman terhadap agama.” (Bahjatun Nazhirin Syarah Riyadhush Shalihin, 2/521, Cet. 1, Th. 1415 H/ 1994 M.)

Baca Juga: Memejamkan Mata Saat Sholat, Apakah Dilarang?

• Keutamaan Majelis Dzikir Sebagai Taman Surga

Dalam suatu hadits Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wassalam bersabda:

“Tidaklah sekelompok orang duduk berdzikir kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala, kecuali para malaikat mengelilingi mereka, rahmat (Allah) meliputi mereka, ketentraman turun kepada mereka, dan Allah menyebut-nyebut mereka di hadapan (para malaikat) yang ada di sisiNya”.(HR. Muslim, No. 2700)

Dalam suatu ayat Al Quran Allah berfirman:

“Dan dzikirlah (ingatlah, sebutlah nama) Rabb-mu dalam hatimu dengan merendahkan diri dan rasa takut, dan dengan tidak mengeraskan suara, di waktu pagi dan petang, dan janganlah kamu termasuk orang-orang yang lalai.” (QS. Al A’raf:205)

Muhammad bin Hatim bin Maimun menuturkan kepada kami. Dia berkata; Bahz menuturkan kepada kami. Dia berkata; Wuhaib menuturkan kepada kami. Dia berkata; Suhail menuturkan kepada kami dari ayahnya dari Abu Hurairah Radhiyallahu’anhu dari Nabi Shalallahu ‘alaihi wassalam, beliau bersabda:

Sesungguhnya Allah tabaraka wa ta’ala memiliki para malaikat khusus yang senantiasa berkeliling mencari di mana adanya majelis-majelis dzikir. Apabila mereka menemukan sebuah majelis yang padanya terdapat dzikir maka mereka pun duduk bersama orang-orang itu dan meliputi mereka satu sama lain dengan sayap-sayapnya sampai-sampai mereka memenuhi jarak antara orang-orang itu dengan langit terendah, kemudian apabila orang-orang itu telah bubar maka mereka pun naik menuju ke atas langitNabi berkata, “Maka Allah ‘azza wa jalla pun bertanya kepada mereka sedangkan Dia adalah yang paling mengetahui keadaan mereka, ‘Dari mana kalian datang?’. Para malaikat itu menjawab, ‘Kami datang dari sisi hamba-hamba-Mu yang ada di bumi. Mereka mensucikan-Mu (bertasbih), mengagungkan-Mu (bertakbir), mengucapkan tahlil, dan memuji-Mu (bertahmid), serta meminta (berdo’a) kepada-Mu.’ Lalu Allah bertanya, ‘Apa yang mereka minta kepada-Ku?’. Para malaikat itu menjawab, ‘Mereka meminta kepada-Mu surga-Mu.’ Allah bertanya, ‘Apakah mereka telah melihat surga-Ku?’. Mereka menjawab, ‘Belum wahai Rabbku.’ Allah mengatakan, ‘Lalu bagaimana lagi jika mereka benar-benar telah melihat surga-Ku?’. Para malaikat itu berkata, ‘Mereka juga meminta perlindungan kepada-Mu.’ Allah bertanya, ‘Dari apakah mereka meminta perlindungan-Ku?’. Mereka menjawab, ‘Mereka berlindung dari neraka-Mu, wahai Rabbku’. Maka Allah bertanya, ‘Apakah mereka pernah melihat neraka-Ku?’. Mereka menjawab, ‘Belum, wahai Rabbku.’ Lalu Allah mengatakan, ‘Lalu bagaimanakah lagi jika mereka telah melihat neraka-Ku.’ Mereka mengatakan, ‘Mereka meminta ampunan kepada-Mu.’ Maka Allah mengatakan, ‘Sungguh Aku telah mengampuni mereka. Dan Aku telah berikan apa yang mereka minta dan Aku lindungi mereka dari apa yang mereka minta untuk berlindung darinya.’.” Nabi bersabda, “Para malaikat itu berkata, ‘Wahai Rabbku, di antara mereka ada si fulan, seorang hamba yang telah banyak melakukan dosa, sesungguhnya dia hanya lewat kemudian duduk bersama mereka.’.” Nabi mengatakan, “Maka Allah berfirman, ‘Dan kepadanya juga Aku akan ampuni. Orang-orang itu adalah sebuah kaum yang teman duduk mereka tidak akan binasa.’.” (HR. Muslim dalam Kitab ad-Dzikr wa ad-Du’a wa at-Taubah wa al-Istighfar, hadits no. 2689, lihat Syarh Muslim [8/284-285] cetakan Dar Ibn al-Haitsam)

Dalam hadits lain disebutkan bahwasanya berdzikir mampu menenangkan hati yang gelisah, dan rahmat Allah senantiasa berlimpah. Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wassalam bersabda:

“Tidaklah sekelompok orang yang berdzikir kepada Allah Subhanahu wata’ala, kecuali malaikat mengelilingi mereka, rahmat meliputi mereka, ketenangan turun kepada mereka, dan Allah menyebut-nyebut mereka di kalangan (para malaikat) di hadapan-Nya.” (HR. Muslim, no. 2700)

Dari Abu Hurairah, dia berkata, bahawsanya Rasulullah Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wassalam bersabda:

”Dan tidaklah sekelompok orang berkumpul di dalam satu rumah di antara rumah-rumah Allah; mereka membaca Kitab Allah dan saling belajar diantara mereka, kecuali ketenangan turun kepada mereka, rahmat meliputi mereka, malaikat mengelilingi mereka, dan Allah menyebut-nyebut mereka di kalangan (para malaikat) di hadapanNya.” [HR Muslim, no. 2699; Abu Dawud, no. 3643; Tirmidzi, no. 2646; Ibnu Majah, no. 225; dan lainnya].
Sungguh Maha besar Allah dengan segala kenikmatan dan kemurahan yang diberikan kepada makhluk-Nya. Bahkan Allah telah menyiapkan taman surga bagi seseorang yang mau datang kepada-Nya. Dengan segala rahmat Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.

Wallahu A’lam Bisshawab

Baca Juga: Ketika Adzan Berkumandang Bersamaan, Haruskah dijawab Semua?

Originally posted 2017-08-08 14:05:58.