Apakah Boleh Tidur Lagi Setelah Melaksanakan Shalat Shubuh?

Sumber foto dari google.com
HIJAZ.ID Aktivitas pagi seorang muslim sudah seharusnya diisi oleh hal-hal yang bermanfaat, baik itu dengan olahraga, membaca Al-qur’an atau dengan aktivitas positif lainnya kecuali tidur. Banyak diantaranya yang memilih tidur kembali setelah shalat shubuh, bagaimana Islam memandang hal tersebut?

Tidur setelah shalat shubuh memang suatu perkara yang “paling enak”. Godaan untuk melakukannya pasti banyak sekali, namun dibalik rasa nyaman itu ada sebuah bahaya dan dampak yang negatif, baik untuk kesehatan maupun kondisi ruhiyah. Pun, merugilah orang tidur setelah shalat shubuh, karena ada bingkisan berupa rezeki yang Allah Ta’alaa persiapkan pada jam-jam tersebut.

Sebagaimana dijelaskan oleh Ibnul Qayyim rahimahullah,

وَمِنَ المكْرُوْهِ عِنْدَهُمْ : النَّوْمُ بَيْنَ صَلاَةِ الصُّبْحِ وَطُلُوْعِ الشَّمْسِ فَإِنَّهُ وَقْتٌ غَنِيْمَةٌ

“Di antara hal yang makruh menurut para ulama adalah tidur setelah shalat Shubuh hingga matahari terbit karena waktu tersebut adalah waktu memanen ghonimah (waktu meraih kebaikan yang banyak.” (Madarijus Salikin, 1: 369)

Dari ‘Urwah bin Zubair, beliau mengatakan,

كان الزبير ينهى بنيه عن التصبح ( وهو النّوم في الصّباح )

“Dulu Zubair melarang anak-anaknya untuk tidur di waktu pagi.”

Urwah mengatakan,

إني لأسمع أن الرجل يتصبح فأزهد فيه

“Sungguh jika aku mendengar bahwa seorang itu tidur di waktu pagi maka aku pun merasa tidak suka dengan dirinya”. (HR. Ibnu Abi Syaibah 5: 222 no. 25442 dengan sanad yang shahih).

Baca Juga : Masih Sering Selfie Ketika Beribadah? Hati-Hati Terjangkit Penyakit Riya’!

Aktivitas yang sebenarnya dicontohkan oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dan para sahabat radhiyallahu ‘anhum bukan tidur melainkan aktivitas duduk di masjid hingga matahari terbit sembari berdzikir dan menunggu waktu untuk melaksanakan shalat sunnah isyraq dan shalat sunnah dhuha. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam juga mendoakan waktu pagi sebagai waktu yang penuh keberkahan.

اللَّهُمَّ بَارِكْ لأُمَّتِى فِى بُكُورِهَا

Ya Allah, berkahilah umatku di waktu paginya.” (HR. Abu Daud no. 2606, Ibnu Majah no. 2236 dan Tirmidzi no. 1212. Al Hafizh Abu Thohir mengatakan bahwa hadits ini hasan)

Syaikh Muhammad Shalih Al Munajjid dalam Fatwanya berkata, “Namun jika ada seorang yang memilih untuk tidur di setelah shalat Shubuh agar bisa bekerja dengan penuh vitalitas maka hukumnya adalah tidak mengapa, terutama jika tidak memungkinkan bagi orang tersebut untuk tidur siang dan hanya mungkin tidur di waktu pagi.” (Fatwa Al Islam Sual wa Jawab no. 2063)

Berdasarkan uraian tersebut, maka penting bagi kita untuk tidak melakukan aktivitas tidur setelah shubuh, walaupun ada fatwa yang membolehkan tetapi tetap keutamaan aktivitas pagi itu jauh lebih banyak dan secara sudut pandang dalam ilmu kesehatan sangat bermanfaat dan tubuh akan tetap fit, serta semangat akan tetap terjaga. Pun, dalam hal rezeki, Allah Ta’alaa sediakan untuknya pada waktu-waktu tersebut.

Wallahu a’lam bish shawab.

Baca Juga : Inilah Pertanda Bahwa Seseorang Sedang Mendapatkan Hidayah dari Allah Ta’alaa

Originally posted 2017-08-12 23:33:56.