Salah Satu Jalan Sederhana untuk Menggapai Rahmat Allah

 

Sumber foto dari islamkafah.com
HIJAZ.ID Al Quran merupakan pedoman yang Allah turunkan yang didalamnya tersusun dengan tepat setiap larik firman bagi hamba-Nya. Membacanya merupakan suatu kebaikan yang tentu akan diganjar Allah dengan pahala, mendengar lantunannya pula merupakan sumber pahala yang terdapat banyak keutamaan didalamnya. Lantas bagaimana dengan hadits yang menerangkan tentang keutamaan mendengarkan bacaan Al Quran? Berikut simak ulasannya.

Mendengarkan bacaan Al Quran merupakan salah satu jalan untuk menggapai rahmat Allah Subhanahu wata’ala, sebagaimana yang dijelaskan dalam ayat Al Quran, bahwasanya Allah Subhanahu wata’ala berfirman:

“Dan apabila dibacakan Al Quran, Maka dengarkanlah baik-baik, dan perhatikanlah dengan tenang agar kamu mendapat rahmat.” (QS. Al- A’raf: 204)

Suatu hadits menyebutkan pula bahwa dalam mendengarkan bacaan Al Quran maka baginya pahala yang berlipat ganda dan bagi yang membacanya maka diberikan cahaya di hari kiamat. Dalam hadits yang diriwayatkan oleh Imam Ahmad, Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wassalam bersabda:

“Barangsiapa mendengarkan satu ayat al-Qur’an, akan dicatat baginya satu kebajikan yang akan berlipat ganda. Dan barangsiapa membacanya, maka baginya cahaya di hari kiamat.”

Syeikhul Islam Ibnu Taimiyah Rahimahullah berkata:

“Dengan pendengaran ini, Allah memberikan hidayah kepada para hamba, memperbaiki urusan kehidupan dan kematian. Dengannya Rasulullah sallallahu’alaihi wa sallam diutus, dan diperintahkan kepada para Muhajirin dan Anshor serta orang-orang yang mengikutinya dengan baik. Dengannya para ulama’ salaf bersepakat sebagaimana dahulu para sahabat Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wassalam kalau bersepakat dalam satu urusan mereka memerintahkan diantara mereka untuk membaca (Al-Qur’an) sementara mereka mendengarkannya. Dahulu Umar bin Khottob Radhiyallahu ’anhu berkata kepada Abu Musa Al-Asy’ari: “Ingatkan kami untuk Tuhan kamu, maka Abu Musa membaca (Al-Qur’an) sementara mereka mendengarkannya.” Selesai dari kitab ‘Majmu’ Al-Fatawa, 11/626

Karena semua organ suatu saat nanti akan dimintai pertanggungjawaban, termasuk telinga, maka mendengarkan bacaan Al Quran merupakan amalan sederhana yang bisa dilakukan. Dalam suatu ayat, bahwasanya Allah Subhanahu wata’ala berfirman:

Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati, semuanya itu akan diminta pertanggunganjawabannya.” (QS. Al Isra’: 36)

Baca Juga: Taman Surga di Dunia, Ternyata Disinilah Tempatnya!

Sebagian besar ulama’ mengatakan, ‘bahwa sibuk memperhatikan dengan tenang itu lebih baik daripada membaca Al-Fatihah dan lainnya.” Selesai dari kitab ‘Tafsir As-Sa’dy, 314

Dan sebaik-baiknya orang yang mau mendengarkan bacaan Al Quran adalah memahami ayat setelahnya serta mengimplementasikan maknanya. Dalam suatu ayat, bahwasanya Allah Subhanahu wata’ala berfirman:

“Orang-orang yg mendengarkan perkataan kemudian mereka mengikuti yang terbaiknya, mereka itulah orang-orang yg telah Allah beri petunjuk, dan mereka itulah orang-orang yang memiliki akal”. (Qs. Az-Zumar: 18)

 

Sungguh Allah telah memudahkan makhluk-Nya serta memberi kelapangan, Dia memberikan kebaikan yang berlipat ganda meskipun dengan amlan yang sederhana. Sungguh Maha Suci Allah dengan segala rahmat-Nya. 

Wallahu A’lam Bisshawab

Baca Juga: Hati-Hati dengan Pandangan ini yang Berujung Zina Mata

Originally posted 2017-08-14 14:01:10.