Hati-Hati Empat Perkara Ini Bisa Menjerumuskan Diri Menjadi Munafik Murni! Ini Solusinya!

Sumber Foto Dari : Google
HIJAZ.ID Orang munafik ialah mereka yang menampakan diri sebagai orang muslim yang beriman dan mengerjakan amal ibadah sama seperti muslim yang lain, namun tempatnya berada di dalam neraka jahanam. Hal ini disebabkan oleh sifat buruk yakni munafik (berhati kafir) yang ada dalam diri mereka.

Sifat munafik ini parahnya dapat menjangkit setiap muslim yang mulanya beriman. Oleh karena itu Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam menjelaskan dalam haditsnya tentang ciri-ciri orang munafik, agar kita sebagai ummat Islam dapat terhindar dari sifat-sifat kemunafikan tersebut. Berikut ini ciri-ciri orang munafik ada tiga sebagaimana dijelaskan dalam hadits yang artinya,

“Tanda-tanda orang munafik itu ada tiga. Jika berbicara ia dusta, jika berjanji ia ingkar, dan jika dipercaya ia berkhianat.” (HR. Bukhari)

Baca Juga : Inilah Shalat Gaya Munafik, Apakah Kita Termasuk Orang yang Seperti Itu?

Adapun seseorang akan menjadi munafik murni apabila terdapat dalam dirinya sebagaimana yang disebutkan dalam hadits berikut ini, yang artinya:

Dari Abdullah bin ‘Amr bin Al-‘Ash Radhiallahu ‘Anhuma bahwasannya Rasulullah bersabda; “Ada empat perkara, barangsiapa yang empat perkara itu semuanya ada di dalam dirinya, maka orang itu adalah orang munafik yang murni yakni munafik yang sebenar-benarnya, dan barang siapa yang ada dalam dirinya ada satu perkara dari empat perkara tersebut, maka orang itu memliki pula satu macam perkara dari kemunafikan sehingga ia meninggalkannya, yaitu; jika dipercaya berkhianat, jikalau berbicara berdusta, jikalau berjanji dia tidak tepati dan jikalau bertengkar maka ia berbuat kecurangan yakni tidak melalui jalan yang benar lagi.” (Mutaffaq ‘Alaih)

Inilah empat perkara yang terdapat dalam diri orang yang munafik. Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam memberikan tiga tanda-tanda munafik dan empat perkara yang menjadikan seseorang menjadi munafik murni, agar kita mampu menjauhi sifat-sifat buruk tersebut, bukan sebaliknya, menghakimi orang lain sebagai seorang munafik.

Sebagai manusia sudah menjadi fitrahnya melakukan khilaf dan salah. Oleh karena itu sifat baik yang harus dipupuk dalam diri setiap mukmin yakni sifat selalu mengintropeksi dan memperbaiki dirinya. Salah satu cara mengintropeksi dan memperbaiki diri dari sifat buruk yakni munafik dengan cara sebagai berikut.

Pertama, berlatih untuk menjaga amanah.

Setiap yang kita miliki merupakan amanah yakni titipan Sang Maha Pencipta. Oleh karena itu kita harus menjaganya dan merawatnya dengan baik. Selalu ingat bahwa diri kita akan kembali pada-Nya, dan kelak akan diminta pertanggung jawaban atas perilaku kita. Penanaman rasa bertanggung jawab atas setiap pekerjaan ini haruslah ditanam sedari dini, agar menjadi kebiasaan baik yang berlangsung lama.

Kedua, berlatih berbicara jujur.

Latihlah anak sedari dini untuk berbicara jujur dan menjauhi berkata bohong, tanamkan dalam diri rasa takut untuk melakukan kebohongan karena selalu diawasi oleh Allah Subhanallahu wa Ta’alla. Jadikan diri sebagai contoh teladan dalam selalu berkata jujur.

Ketiga, berlatih menepati janji.

Latihlah diri kita untuk selalu menepati janji atau jika tidak bisa berjanji berkata sebenarnya. Tidak mengulur-ulur janji yang sudah dibuat. Jadikan diri kita contoh bagi anak dalam menepati janji.

Keempat, berlatih bersahabat dan menjauhi pertengkaran.

Jadilah pribadi yang berakhlak baik, sehingga disenangi oleh banyak orang. Jika sudah disenangi oleh banyak tidak menutup kemungkinan akan ada orang yang tidak menyukainya. Oleh karena itu, bersikaplah dingin menghadapi orang tersebut. Jika kita salah terima kesalahan, namun jika kita benar sampaikan dengan baik-baik. Jauhi sikap selalu ingin menang dalam perdebatan atau pertengkaran.

Kita sebagai muslim haruslah melakukan latihan-latihan tersebut seumur hidup kita. Hidup ini hanyalah persinggahan sementara, oleh karena itu jangan merasa berat untuk selalu melakukan latihan-latihan mengintropeksi dan memperbaiki diri. Karena Allah mencintai hamba-Nya yang selalu bertaubat dan memperbaiki diri.

Wallahu A’lam Bisshowab

Baca Juga : Apakah Kita Termasuk Orang yang Munafik? Kenali Tandanya Melalui Tiga Poin Berikut!

Originally posted 2017-08-15 00:48:00.