Iseng Menjalankan Puasa Ramadhan Hingga Akhirnya Wanita Cantik Ini Bersyahadat

Sumber Foto Dari : Google
HIJAZ.ID Bulan Ramadhan tersohor dengan bulan  penuh akan rahmat-Nya, karena dalam bulan ini terdapat satu malam yang bernilai lebih baik dari seribu bulan. Pada bulan Ramadhan umat Islam diperintahkan untuk berpuasa mulai dari terbit fajar hingga matahari terbenam. Pada malam harinya Allah jadikan shalat sunnah tarawih berjamaah sebagai ajang mempererat silaturahmi dan menguatkan iman.

Sambutan hangat penuh kegembiraan pun Rasulullah pernah sampaikan dalam haditsnya. Dari Abu Hurairah Radhiyallahu ‘Anhu, Rasulullah Shallallahu ‘Alahi wa Sallam bersabda, yang artinya;

“Telah datang kepada kalian ramadhan, bulan yang penuh berkah. Allah wajibkan kepada kalian puasa di bulan ini . di bulan ini, akan dibukakan pintu-pintu langit, dan ditutup pintu-pintu neraka, serta setan-setan nakal akan dibelenggu. Demi Allah, di bulan ini terdapat satu malam yang lebih baik dari pada 1000 bulan. Siapa yang terhalangi untuk mendulang banyak pahala di malan itu, berarti dia terhalangi mendapatkan kebaikan.” (HR. Ahmad, Nasai 2106, dan dishahihkan Syuaib Al-Arnauth)

Baca Juga : Pesepakbola Mualaf ini Sebut Puasa Adalah Hal Paling Mudah dan Tak Pengaruhi Permainannya

Hal ini menjadikan pedoman bagi umat Islam yang juga ikut serta menyambut bulan Ramadhan dengan penuh suka cita, karena mendengar kabar gembira tersebut. Ternyata tidak hanya umat Islam yang bergembira dengan datang bulan Ramadhan lalu. Seorang wanita non muslim dari Saudi Arabia pun memandang bulan Ramadhan memiliki pesonanya tersendiri.

Pada Ramadhan tahun 1434 H silam, wanita cantik ini berpindah dari India ke Uni Emirat Arab (UEA) dengan alasan kuat ingin merasakan puasa Ramadhan. Wanita non muslim ini mulanya melihat beberapa teman muslimnya menjalankan ibadah puasa. Lalu ia pun ikut mencoba rasanya puasa berpuasa bersama teman-temannya.

Wanita yang memiliki nama lengkap Ayesha Siddiqa berusia 29 tahun, mengaku dirinya mulai mengenal Islam pada Ramadhan empat tahun yang lalu. Meski pada saat pertama kali mencoba berpuasa dalam keadaan bukan sebagai muslim, ia mengaku mendapat banyak pelajaran saat itu. Hal tersebut diungkapkannya melalui wawancara dan dikutib dari laman Khaleej Times pada tanggal 13 Agustus 2017 / 20 Dzulkaidah 1438.

“Ramadhan sangat spesial bagi saya karena ini adalah hal pertama yang menarik saya mempelajari Islam. Saya tinggal disini bersama teman-teman saya dan saat Ramadhan tiba, saya melihat mereka sahur, puasa sepanjang hari, berdoa, dan berbuka bersama di waktu senja. Saya tertarik dan kemudian memutuskan untuk berpuasa dengan mereka.” Kata Ayesha.

“Cinta untuk Islam berakar di hati saya selama bulan suci empat tahun yang lalu. Meskipun saya memulai berpuasa bukan sebagai pemeluk Islam. Kini merupakan Ramadhan ketiga saya sebagai seorang Muslim, Alhamdulillah,” tambahnya.

Wallahu A’lam Bisshowab

Baca Juga : Inilah 10 Tips Agar Selalu Istiqomah yang Harus Diketahui