Rahasia Pemilik Dua Cahaya Utsman Bin Affan

Sumber Foto Dari : Google
HIJAZ.ID Setiap sahabat Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alahi wa Sallam memiliki keistimewaannya masing-masing. Kali ini dalam artikel ini kita akan menyelam ke dalam rahasia pemilik dua cahaya yakni Utsman Bin Affan. Utsman Bin Affan ialah seorang laki-laki yang hidup dimasa Nabi Shallallahu ‘Alahi wa Sallam dan termasuk sahabat yang pertama kali memeluk agama Islam dari golongan orang dewasa.
Utsman Bin Affan memiliki karakter diri yang lembut, mulia, pengasih, pemalu, dermawan, cerdas, dan cermat. Dengan kepribadiannya tersebut, ia dicintai Allah dan Rasul-Nya serta dicintai seluruh umat Islam. Hal ini dikutib dari buku “66 Orang yang Dicintai Rasul” ditulis oleh Prof. Dr. Muhammad Bakar Isma’il.

Dalam sebuah riwayat menceritakan bahwa ayah Utsman Bin Affan adalah seorang saudagar kaya raya yang memiliki jaringan dagang yang sangat luas. Ayahnya membawa barang-barang dagangannya ke daerah Syam dengan para pedagang dar Bani Umayyah lainnya. Pada perjalanan dagangnya ayahnya meninggal dunia, sedang saat itu Utsman baru saja mendekati masa mudanya (remaja).

Baca Juga : Inilah Kisah Aminah Ibunda Rasulullah yang Jarang Diketahui

Utsman Bin Affan sudah ditinggal ayahnya sejak masih muda. Utsman pun tumbuh sebagai pemuda yang berlatar belakang baik. Ia senang berbuat baik begitupun kaumnya bersikap padanya. Pada suatu hari ketika kaumnya mengetahui keislaman Utsman, maka kaumnya menjadi sangat marah. Sehingga Utsman mendapatkan banyak gangguan dari mereka. Penyiksaan tersebut lebih ia terima dari pamannya sendiri, Hakam Bin Abu Ash bersumpah tidak akan melepaskan ikatan dan berhenti menyiksa Utsman, kecuali jika ia memutuskan untuk kembali pada agama nenek moyang mereka.

Latar belakang sebab keislaman Utsman diceritakan dalam sebuah riwayat, bahwa dijelaskan Abu Bakar tentang ajaran-ajaran pokok agama Islam kepadanya. Lantas Abu Bakar berkata kepadanya, “Duh, celaka engkau wahai Utsman. Demi Allah, kau adalah orang yang tidak mudah dikelabui dengan sebuah kebatilan. Apa manfaat patung-patung yang kausembah dengan kaummu? Bukankah batu tidak dapat mendengar dan melihat, juga tidak dapat membahayakan dan memberi manfaat?” Kemudian Utsman mencoba berfikir dan berkata, “Benar, demi Allah memang seperti itu.” Setelah itu Abu Bakar mengajak Utsman bertemu dengan Rasulullah dan bersyahadatlah ia dihadapan Rasulullah.

Utsman Bin Affan tersohor dengan sifatnya yang berjiwa bersih, bersikap lembut, berkepribadian luhur, betutur kata baik dan terhindar  dari semua sifat yang mengotori kesucian iman. Namun, dari sekian banyak sifat luhur yang ada pada dirinya. Dia memiliki dua sifat yang sangat terkenal dibanding dengan sifat yang lainnya yakni tampan dan pemalu.

Utsman Bin Affan dengan kepribadian luhurnya, maka ia menikahi dua putri Rasul. Karena inilah ia diberi gelar pemilik dua cahaya (Dzun-Nuurain).

Aisyah Ummul Mukmini meriwayatkan, yang artinya;

“Rasulullah Shallallahu ‘Alahi wa Sallam suatu hari duduk dengan membuka dua paha beliau. Kemudian ada Abu Bakar meminta izin masuk, lantas beliau mempersilahkannya dengan tetap pada posisi duduk seperti semula. Setelah itu, Umar juga meminta izin masuk bertemu beliau, dan beliau pun mempersilahkannya dengan tetap  pada posisi duduk beliau. Kemudian Utsman meminta izin masuk, lantas beliau agak menurunkan pakaian beliau.

Tatakala mereka bertiga pergi Aisyah berkata, ‘Wahai Rasulullah, ketika Abu Bakar dan Umar meminta izin masuk engkau masih dalam posisi duduk seperti semula. Akan tetapi, mengapa ketika Utsman meminta izin masuk engkau agak menurunkan pakaianmu?’ Rasulullah menjawab, ‘Wahai Aisyah, tidakkah kita malu kepada seseorang yang Allah dan malaikat malu kepadanya? Atau dalam redaksi lain beliau menjawab, ‘Tidakkah aku malu kepada orang yang malaikat saja malu padanya?’” (HR. Muslim, Ahmad, Ath-Thabrani, dan lainnya)

Wallahu ‘Alam Bisshowab

Baca Juga : Gelar “Syahid yang Hidup” Untuk Sahabat Thalhah bin Ubaidillah Radhiyallahu ‘Anhu

Originally posted 2017-08-17 01:28:12.