Jenis Berhias Wanita yang Dilarang Dalam Islam

Sumber foto dari lifestyle.liputan6.com
HIJAZ.ID Pada mode fashion zaman ini, wanita merupakan pihak yang diberikan banyak pilihan untuk menentukan model fashion sebanyak mungkin yang mereka inginkan, mulai dari ujung kaki hingga ujung rambut semuanya telah terdapat cara untuk dipercantik sedemikian rupa. Berbagai jenis make up, model fashion, hingga model berjilbab pun terdapat kiat-kiatnya yang dalam. Lantas bagaimanakah berhias yang dilarang dalam Islam? Berikut simak ulasannya.
  • Hukum Larangan Berhias Berlebihan

Dalam suatu ayat Allah Subhanahu wata’ala berfirman:

“Hai anak Adam, pakailah pakaianmu yang indah setiap (memasuki) masjid. Makan dan minumlah, tapi janganlah berlebih-lebihan. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berlebih-lebihan” (QS. Al-A‘raaf, 7: 31).

Begitu pula dengan ayat yang melarang berhias hingga terlihat aurat ataupun memamerkan kelebihan dandanan. Dalam suatu ayat yang lain Allah Subhanahu wata’ala berfirman:

Katakanlah kepada wanita yang beriman, ‘Hendaklah mereka menahan pandangannya dan menjaga kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya kecuali yang biasa nampak padanya. Dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung ke dadanya, dan janganlah mereka menampakka perhiasannya, kecuali kepada suami mereka atau ayah mereka atau ayah suami mereka atau putra-putra mereka atau putra-putra suami mereka atau saudara-saudara lelaki mereka atau putra-putra saudara perempuan mereka,atau wanita-wanita mereka, atau budak-budak yang mereka miliki, atau pelayan-pelayan laki-laki yang tidak mempunyai keinginan (terhadap wanita) atau anak-anak yang belum mengerti tentang aurat wanita.’” (QS. An-Nuur, 24: 31).

Dalam suatu hadits dijelaskan bahwa larangan berhias yang berlebihan karena iblis sangat menyukai dengan hal tersebut. Dalam sautu hadits dijelaskan bahwasanya:

“Wanita itu aurat, apabila ia keluar (dari rumahnya) setan senantiasa mengintainya” (HR Tirmidzi, dinilai shahih oleh al-Albani).

Baca Juga: Dianjurkan Selesai Makan Sebelum Merasa Kenyang, Adakah Dalilnya?
  • Jenis Dandanan yang Dilarang dalam Islam
Mengubah Bentuk Bagian Tubuh

Diantaranya disebutkan bahwa mencukur alis, mengikir gigi, serta menato tubuh sangatlah dilarang. Dalam suatu hadits Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wassalam bersabda:

“Allah melaknat orang yang menato dan wanita yang minta ditato, wanita yang menyambung rambutnya (dengan rambut palsu), yang mencukur alis dan yang minta dicukur, serta wanita yang meregangkan (mengikir) giginya untuk kecantikan, yang merubah ciptaan Allah.” (Riwayat Bukhari dan Muslim)

Larangan Menyambung Rambut

Dalam suatu hadits Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wassalam bersabda:

 “Allah melaknat penyambung rambut dan orang yang minta disambung rambutnya.” (Riwayat Bukhari dan Muslim)

Larangan Mengubah Warna Rambut

Dalam suatu hadits dijelaskan bahwasanya:

“Pada akhir zaman nanti akan ada orang-orang yang mengecat rambutnya dengan warna hitam seperti warna mayoritas dada merpati, mereka tidak akan mendapat bau surga.” (HR. Abu Daud; shahih)

Mengenakan wewangian dengan tujuan yang tidak benar

Dalam suatu hadits Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wassalam bersabda:

 “Setiap wanita yang menggunakan wewangian, kemudian ia keluar dan melewati sekelompok manusia agar mereka dapat mencium bau harumnya, maka ia adalah seorang pezina, dan setiap mata itu adalah pezina.” (Riwayat Ahmad, an-Nasa’i, dan al-Hakim dari jalan Abu Musa al-Asy‘ari radhiyallahu ‘anhu)

Berdandan Seperti Laki-laki

Dalam suatu hadits dijelaskan bahwasanya:

“Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wassalam  melaknat laki-laki yang menyerupakan diri seperti wanita dan melaknat wanita yang menyerupakan diri seperti laki-laki.” (Riwayat Bukhari). Hadits ini dinilai shahih oleh at-Tirmidzi.

Larangan Memakai pakaian yang Terlihat Bentuk Aurat Serta Membentuk Rambut Seperti Punuk Unta

Dalam hal ini biasanya aurat terlihat karena pakaian yang ketat atau kain tipis. Sedagkan punuk onta terlihat biasanya ketika rambut digelung menonjol ataupun memakai ciput yang menonjol dalam berjilbab. Dalam suatu hadits Rasulullah  Shalallahu ‘alaihi wassalam  bersabda:

Dua kelompok termasuk ahli neraka, aku belum pernah melihatnya, suatu kaum yang memiliki cambuk seperti ekor sapi, mereka memukul manusia dengan cambuknya dan wanita yang kasiyat (berpakaian tapi telanjang, baik karena tipis atau pendek yang tidak menutup auratnya), mailat mumilat (bergaya ketika berjalan, ingin diperhatikan orang), kepala mereka seperti punuk onta. Mereka tidak masuk surga dan tidak mendapatkan baunya, padahal baunya didapati dengan perjalanan demikian dan demikian.” (HR. Muslim 3971, Ahmad 8311 dan Imam Malik 1421)

Dikatakan pula dalam dalil lain bahwasanya:

“…wanita yang sengaja memperbesar kepalanya dengan mengumpulkan rambut di atas kepalanya seakan-akan memakai serban (sorban)”. (Lihat Syarh Shahih Muslim, terbitan Dar Ibnul Jauzi, 14: 98-99)

Memanjangkan kuku

Dalam suatu hadits Rasulullah  Shalallahu ‘alaihi wassalam  bersabda:

 “Yang termasuk fitrah manusia itu ada lima (yaitu): khitan, mencukur bulu kemaluan, mencukur kumis, memotong kuku, dan mencabut bulu ketiak.” (Riwayat Bukhari dan Muslim)

Dalam hal ini, Islam bukanlah melarang wanita dalam berhias, namun jika berlebihan dan hingga mengubah apa yang sudah diberikan oleh Allah itulah yang dilarang. Islam itu indah serta mencintai keindahan, Islam itu baik juga menyenangi kebaikan, namun Islam itu tidak berlebihan juga tidak menyukai hal yang berlebihan, terutama tentang hal yang mendekati riya’.

Wallahu A’lam Bisshawab

Baca Juga: Menunda Nikah, Banyak Keutamaan Tertunda?

Originally posted 2017-08-17 09:40:33.