Surah yang Paling Agung dalam Al Quran ini Menentukan Sah Tidaknya Sholat Seseorang

sumber foto dari pinterest.com
HIJAZ.ID Setiap bagian ayat yang terdapat di Al Quran memiliki keutamaan masing-masing yang mana terdapat doa dalam setiap maknanya. Barangsiapa yang membacanya tentu akan mendapatkan kebaikan dan pahala karenanya. Tidak hanya sebagai sunnah yang sangat dianjurkan untuk dibaca, namun dalam Al Quran terdapat pula surah yang menentukan sah tidaknya sholat seseorang, serta dikatakan sebagai surah yang paling agung dalam Al Quran. Lantas surah apakah yang dimaksud? Berikut simak ulasannya.

Surah Al Fatihah selain sebagai ummul kitab juga merupakan surah dalam Al Quran yang disebut sebagai surah yang paling agung dalam Al Quran. Dalam suatu hadits Rasulullah Shalallahu ‘alahi wassalam bersabda:

Maukah engkau kuajarkan surat yang paling agung dalam Al-Qur’an sebelum engkau keluar dari masjid”?. Beliau pun memegang tanganku. Tatkala kami hendak keluar, maka aku katakan, “Wahai Rasulullah, sesungguhnya tadi Anda bersabda, “Aku akan ajarkan kepadamu Surat yang paling agung dalam Al-Qur’an”. Beliau bersabda, “Alhamdulillahi Robbil alamin. Dia ( Surat Al-Fatihah) adalah tujuh ayat yang berulang-ulang, dan Al-Qur’an Al-Azhim yang diberikan kepadaku”. (HR. Al-Bukhori dalam Shohih-nya (4720), Abu Dawud dalam Sunan-nya (1458), dan An-Nasa’i dalam Sunan-nya (913))

Tentang Surah Al Fatiha yang mejadi surah yang paling agung juga diterangkan dalam hadits dari  Jabir Radhiyallahu ‘anhu berkata:

Aku tiba kepada Rasulullah Shalallahu ‘alahi wassalam bersabda, sedang beliau mengalirkan air. Aku berkata, “Assalamu alaika, wahai Rasulullah”. Maka beliau tak menjawab salamku (sebanyak 3 kali). Kemudian Rasulullah Shalallahu ‘alahi wassalam berjalan, sedang aku berada di belakangnya sampai beliau masuk ke kemahnya, dan aku masuk ke masjid sambil duduk dalam keadaan bersedih. Maka keluarlah Rasulullah Shalallahu ‘alahi wassalam menemuiku, sedang beliau telah bersuci seraya bersabda, “Alaikas salam wa rahmatullah (3 kali)”. Kemudian beliau bersabda, “Wahai Abdullah bin Jabir, maukah kukabarkan kepadamu tentang sebaik-baik surat di dalam Al-Qur’an”. Aku katakan, “Mau ya Rasulullah”. Beliau bersabda, “Bacalah surat Alhamdulillahi Robbil alamin (yakni, Surat Al-Fatihah) sampai engkau menyelesaikannya“. (HR. Ahmad dalam Al-Musnad (4/177). Hadits ini di-hasan-kan oleh Al-Arna’uth dalam Takhrij Al-Musnad (No. 17633))

Selain menjadi surah yang paling agung dalam Al Quran, Al Fatihah juga menjadi salah satu bagian yang menentukan sah tidaknya sholat seseorang. Rasulullah Shalallahu ‘alahi wassalam bersabda:

Barangsiapa yang melakukan sholat, sedang ia tak membaca Ummul Qur’an (Al-Fatihah) di dalamnya, maka sholatnya kurang (Beliau mengulangnya tiga kali), tidak sempurna”. Abu Hurairah ditanya, “Bagaimana kalau kami di belakang imam”. Beliau berkata, “Bacalah pada dirimu (yakni, secara sirr/pelan), karena sungguh aku telah mendengar Rasulullah Shalallahu ‘alahi wassalam bersabda, “Allah ta’ala berfirman, “Aku telah membagi Sholat (yakni, Al-Fatihah) antara Aku dengan hamba-Ku setengah, dan hamba-Ku akan mendapatkan sesuatu yang ia minta”. (HR. Muslim (395), Abu Dawud (821), At-Tirmidzi (2953), An-Nasa’i (909), dan Ibnu Majah (838))

Baca Juga: Ingin Keutaamaan Lebih, Pahami Adab Membaca Al Quran ini!

Hadist lain juga menyebutkan yaitu dari Ubadah bin Somit Radhiyallahu ‘anhu sesungguhnya Rasulullah Shalallahu ‘alahi wassalam bersabda:

“Tidak (sah) shalat bagi orang yang tidak membaca Fatihatul Kitab (Al-Fatihah).” (HR. Bukhari, 756 dan Muslim, 394)

Disebutkan Pula bahwa surah Al Fatihah merupakan cahaya yang hanya diturunkan kepada Rasulullah Shalallahu ‘alahi wassalam  Ibnu Abbas Radhiyallahu ‘anhu berkata:

Tatkala Jibril duduk di sisi Nabi Shalallahu ‘alahi wassalam, maka ia mendengarkan suara (seperti suara pintu saat terbuka) dari atasnya. Maka ia (Jibril) mengangkat kepalanya seraya berkata, “Ini adalah pintu di langit yang baru dibuka pada hari ini; belum pernah terbuka sama sekali, kecuali pada hari ini”. Lalu turunlah dari pintu itu seorang malaikat seraya Jibril berkata, “Ini adalah malaikat yang turun ke bumi; ia sama sekali belum pernah turun, kecuali pada hari ini”. Malaikat itu pun memberi salam seraya berkata, “Bergembiralah dengan dua cahaya yang diberikan kepadamu; belum pernah diberikan kepada seorang nabi sebelummu, yaitu Fatihatul Kitab, dan ayat-ayat penutup Surat Al-Baqoroh. Tidaklah engkau membaca sebuah huruf dari keduanya, kecuali engkau akan diberi“. (HR. Muslim dalam Shahih-nya (806), dan An-Nasa’i (912))

Al Fatihah juga memiliki banyak keutamaan, Ibnu Qoyyim Rahimahullah berkata:

“Fatihatul kitab, Ummul Qur’an, As-Sab’ul Matsani, kesembuhan total, obat yang bermanfaat, ruqyah sempurna, kunci kekayaan dan kemenangan, penjaga kekuatan, menghilangkan sedih, gundah, ketakutan, kesedihan,  bagi orang yang mengetahui kemuliaannya dan memberikan haknya serta menempatkan dengan tepat dalam mengobati suatu penyakit, mengetahui bagaimana cara kesembuhan dan mengetahui rahasia yang terkandung di dalamnya.

Menjadi ummul kitab sekaligus sebagai surah yang paling agung dalam Al Quran, sebagai bagian yang diharuskan dalam sholat, selain itu juga memiliki banyak keutamaan merupakan keistimewaan dari surah Al Fatihah yang merupakan surah yang setiap harinya dibaca oleh setiap muslim saat melaksanakan sholat. Akan lebih baik ketika surah tersebut tidak hanya diucapkan semata  namun juga dipahami maknanya, sebagai doa.

Wallahu A’lam Bisshawab

Baca Juga: Ketika Adzan Berkumandang Bersamaan, Haruskah dijawab Semua?

Originally posted 2017-08-19 07:55:21.