Apa saja syafaat yang tercantum dalam Al-Qur’an?

Sumber Foto Dari : Google
HIJAZ.ID Syafaat merupakan sebuah kepastian yang diberikan oleh Allah Subhanallahu wa Ta’ala berupa hak kepada hamba pilihan-Nya untuk mendapatkan pertolongan-Nya di dunia maupun di akhirat. Sebagian muslim menyakini adanya syafaat, sedangkan sebagian muslim yang lain tidak mempercayai adanya syafaat. Perbedaan tersebut ada sebagai bukti bahwa perbedaan itu rahmat untuk saling menghargai pendapat.

Adapun dalam Al-Qur’an terdapat beberapa ayat yang menerangkan adanya syafaat di hari kebangkitan. Yang pertama menerangkan tentang syafaat ada karena atas izin-Nya, terdapat dalam beberapa ayat Al-Qur’an yang artinya:

“Siapakah yang patut memberi syafaat di sisi Allah tanpa izin-Nya?” (QS. Al-Baqarah ayat 255)

“… dan mereka tiada memberi syafaat melainkan kepada orang yang diridhai Allah…” (QS. An-Anbiya : 28)

Baca Juga : Syafaat Pada Hari Kiamat dapat Diperoleh dengan Amalan ini!

“Tidak seorangpun yang akan memberi syafaat kecuali sesudah ada izin-Nya.” (QS. Yunus : 3)

“Mereka tidak berhak mendapat syafa’at kecuali orang yang telah Mengadakan Perjanjian di sisi Tuhan yang Maha Pemurah” (QS. Maryam : 87)

“Pada hari itu tidak berguna syafa’at[945], kecuali (syafa’at) orang yang Allah Maha Pemurah telah memberi izin kepadanya, dan Dia telah meridhai perkataannya.” (QS. Thaha : 109)

“Dan Tiadalah berguna syafa’at di sisi Allah melainkan bagi orang yang telah diizinkan-Nya memperoleh syafa’at itu, sehingga apabila telah dihilangkan ketakutan dari hati mereka, mereka berkata “Apakah yang telah difirmankan oleh Tuhan-mu?” mereka menjawab: (perkataan) yang benar”, dan Dia-lah yang Maha Tinggi lagi Maha Besar.” (QS. Saba : 23)

“Dan berapa banyaknya Malaikat di langit, syafaat mereka sedikitpun tidak berguna, kecuali sesudah Allah mengijinkan bagi orang yang dikehendaki dan diridhai (Nya).” (QS. An-Najm : 26)

Selain ayat tentang syafaat di hari kebangkitan yang hanya diberikan kepada orang yang telah Allah beri izin dan ridhai. Ada pula ayat tentang syafaat di dunia, sebagian contoh ayatnya sebagai berikut:

“Dan Kami tidak mengutus seseorang Rasul melainkan untuk ditaati dengan seizin Allah. Sesungguhnya Jikalau mereka ketika Menganiaya dirinya[313] datang kepadamu, lalu memohon ampun kepada Allah, dan Rasulpun memohonkan ampun untuk mereka, tentulah mereka mendapati Allah Maha Penerima taubat lagi Maha Penyayang.” (QS. An-Nisa : 64)

“Mereka berkata: “Wahai ayah Kami, mohonkanlah ampun bagi Kami terhadap dosa-dosa Kami, Sesungguhnya Kami adalah orang-orang yang bersalah (berdosa)”.” (QS. Yusuf : 97)

“Maka ketahuilah, bahwa Sesungguhnya tidak ada Ilah (sesembahan, Tuhan) selain Allah dan mohonlah ampunan bagi dosamu dan bagi (dosa) orang-orang mukmin, laki-laki dan perempuan. dan Allah mengetahui tempat kamu berusaha dan tempat kamu tinggal.” (QS. Muhammad : 19)

“… dan mendoakan untuk mereka. Sesungguhnya doamu itu menjadi ketenteraman jiwa bagi mereka”. (QS. At-Taubah : 103)

Maka dapat disimpulkan bahwa dalam Al-Qur’an terdapat dua syafaat yang pasti yakni syafaat di hari kebangkitan dan syafaat di dunia.

Wallahu a’lam bisshowab

Baca Juga : Mengonsumsi Buah ini Mampu Menghindarkan dari Bahaya Racun dan Sihir

Originally posted 2017-08-22 03:58:37.