Apakah Faidah 10 Hari Pertama di Bulan Dzulhijjah? Inilah Jawabannya!

Sumber Foto Dari : Google
HIJAZ.ID Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang selalu memberikan orang-orang beriman keutamaan diantara makhluk-makhluk yang lain serta mengangkat derajat mereka yang beriman dan berilmu. Dengan berbagai macam keutamaan yang Allah berikan tersebut, maka orang-orang yang beriman dan bertakwa serta mengerjakan amal saleh menjadi mulia di dunia dan di akhirat.

Untuk menjadi mulia di sisi Allah Subhanallah wa Ta’ala maka salah satu kewajiban kita sebagai hamba-Nya yakni mencari ilmu dan mengamalkan ilmu tersebut. Salah satunya yakni memperlajari tentang  faidah 10 hari di awal bulan Dzulhijjah, setelah kita tahu apa saja faidahnya maka kita dapat mengamalkan amal apa saja yang dianjurkan di bulan Dzulhijjah.

Faidah Pertama

Allah menjadikan 10 hari awal bulan Dzulhijjah lebih utama dari hari-hari lainnya di dunia, dan hari nahar (penyembelihan) adalah hari yang paling utama di dalamnya.

Faidah ke dua

10 hari pertama di bulan Dzulhijjah merupakan hari-hari yang penuh dengan karunia dan anugerah. 10 hari pertama di bulan Dzulhijjah ini di dalamnya ada kesempatan untuk mengangkat derajat, menutup keburukan,  dan menganti kebaikan-kebaikan yang terlupa.

Baca Juga : Inilah Puasa Satu Hari Yang Mampu Menggugurkan Dosa Setahun Lalu dan Setahun Kemudian!
Faidah ke tiga

10 hari pertama di bulan Dzulhijjah juga merupakan hari-hari terbaik di dunia karena dalam hadits disebutkan bahwa:

“Tidaklah ada hari yang beramal shalih di dalamnya lebih dicintai oleh Allah melebihi 10 hari ini (yaitu 10 hari awal bulan Dzulhijjah).”

Faidah ke empat

Bahkan ibadah fardu di 10 hari pertama di bulan Dzulhijjah menjadi lebih utama dari pada ibadah fardhu di hari lainnya. Oleh karena itu, bersungguh-sungguhlah dalam beribadah dan meraih ridha-Nya.

Faidah ke lima

Adapun pada pagi dan siang hari pada 10 hari pertama di bulan Dzulhijjah itu lebih utama dikarenakan adanya Nahar  (penyembelihan pada tanggal 10 Dzulhijjah) dan hari ‘Arafah yaitu tanggal 9 Dzulhijjah, serta hari tarwiyah yaitu tanggal 8 Dzulhijjah.

Faidah ke enam

Terdapat ibadah haji dan udhhiyah (kurban) yang tidak terdapat di hari lainnya.

Faidah ke tujuh

Dalam Al-Qur’an surat Al-Fajr ayat 2, Allah bersumpah atas nama malam-malam yang mulia. Para ahli tafsir di kalangan salaf dan selainnya sepakat mengatakan bahwa yang dimaksud sepuluh malam dalam ayat tersebut yakni 10 malam bulan Dzulhijjah.

Faidah ke delapan

10 hari pertama di bulan Dzulhijjah merupakan ayyamul ma’lumat (10 hari yang ditentukan (dimaklumi)) yang penuh akan keberkahan di dalamnya, sehingga Allah mengisyaratkan untuk mengagungkan nama Allah pada hari itu. Hal ini terdapat dalam Al-Qur’an surat Al-Hajj ayat 28 yang artinya:

“Supaya mereka menyaksikan berbagai manfaat bagi mereka dan supaya mereka menyebut nama Allah pada hari yang telah ditentukan atas rezki yang Allah telah berikan kepada mereka berupa binatang ternak. Maka makanlah sebahagian daripadanya dan (sebahagian lagi) berikanlah untuk dimakan orang-orang yang sengsara dan fakir.”

Masih banyak lagi faidah 10 hari pertama di bulan Dzulhijjah yang belum dipaparkan di artikel ini. Oleh karena itu terus belajar lewat buku-buku dan artikel lain, serta bersungguh-sungguhlah untuk menjalani ibadah wajib dan sunnah di 10 hari pertama bulan Dzulhijjah.

Wallahu A’lam Bisshowab

Baca Juga : Inilah Amalan yang Seringkali Terlupa di Bulan Dzulhijjah!

Originally posted 2017-08-22 04:13:08.