Kaidah Penting ini Perlu Diperhatikan Agar Kesempurnaan Sholat Tercapai

Sumber foto dari dream.co.id
HIJAZ.ID Sebagaimana yang tertuang dalam hadits yang menjelaskan bahwasanya sholat merupakan amalan yang pertama kali dihisab pada saat yaumul hisab, sehingga bagian-bagian sholat pun hendaknya dapat dipahami secara menyeluruh, sehingga sholatpun menjadi satu kesatuan yang utuh. Sholat berjamaah merupakan sholat yang sangat dianjurkan karena Allah akan melipatgandakan pahala jika melaksanakannya. Namun disamping itu, sholat berjamaah juga memiliki kaidah-kaidah yang perlu dipahami sehingga dapat mencapi kesempurnaan dalam sholat. Lantas kaidah apa dalam sholat berjamaah yang mampu menentukan kesempurnaan sholat? Simak ulasannya berikut ini.

Sholat berjamaah tidak lepas dengan permasalahan terkait shaf. Shaf sholat merupakan kaidah yang harus diperhatikan dalam mencapai kesempurnaan sholat. Sebagaimana dijelaskan dalam hadits Anas bin Malik, Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wassalam bersabda:

Luruskanlah shaf karena lurusnya shaf merupakan bagian dari kesempurnaan sholat.” (HR. Bukhari No. 723 dan Muslim No. 433).

Begitu pula hadits yang diriwayatkan Bukhari dengan bahwasanya:

 “Luruskanlah shaf karena lurusnya shaf merupakan bagian dari ditegakkannya sholat.”

Dijelaskan pula bahwa rengganya shaf dapat berujung pada bercerai-berainya hati. Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wassalam bersabda:

Luruskanlah (shaff kalian) dan jangan bercerai-berai sehingga akan tercerai berai hati kalian” (HR. Muslim)

Dalam hadits lainnya diterangkan bahwasanya:

“Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam dahulu mengusap bahu-bahu kami dalam sholat (ketika akan sholat) dan menyatakan: Luruskan dan janganlah shaf kalian bengkok sehingga berakibat hati kalian berselisih. (HR Muslim)

Agar shaf sholat dapat lurus maka dijelaskan bahwa jamah haruslah saling melekatkan pundak dan kaki (telapak kaki). Hadits dari Anas bin Malik, dari Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wassalam, beliau bersabda:

Luruskanlah shaf kalian, aku melihat kalian dari belakang punggungku.” Lantas salah seorang di antara kami melekatkan pundaknya pada pundak temannya, lalu kakinya pada kaki temannya.” (HR. Bukhari No. 725).

Baca Juga: Surah At-Taubah, Satu-Satunya Surah Al Quran Tanpa Bacaan Basmalah, Mengapa Demikian?

Dijelaskan pula dalam hadits lain untuk merapatkan pundak ketika sholat berjamaah. Ibn Abi Syaibah dalam Al Mushannaf (3552) dari Malik ibn ‘Amir, kakek Imam Malik ibn Anas dengan sanad yang shahih, bahwasanya:

Aku mendengar ‘Utsman ibn ‘Affan berkata, ‘Luruskan dan rapatkan antara pundak kalian, karena diantara kesempurnaan sholat ialah lurusnya shaf’. Beliau tidak memulai takbir sampai mengutus seorang yang bertugas sebagai wakil dalam meluruskan shaf”

Selain bagian tubuh yang perlu dierhatikan saat meluruskan shaf, perlu diperhatikan pula urutan shaf sholat. Imam Ahmad dalam Musnad-nya (37/531) dengan riwayat sanad hasan dari Abu Malik Al Asy’ari Radhiyallahu ‘anhu bahwasanya:

Aku akan sholat untuk kalian dengan sholatnya Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wassalam maka aturlah shaf paling depan shaf lelaki dewasa, kemudian shaf anak kecil, kemudian shaf wanita”..

Dijelaskan bahwa orang yang berada dalam shaf (barisan) utama didahulukan seseorang yang sempurna akal dan fikirannya, didalamnya anak-anak belum termasuk. Berkata Syaikh Rabi’ ibn Hadi Al Madkhali Hafizhahullah, dari Nabi Shalallahu ‘alaihi wassalam, bahwasanya:  “Hendaknya yang berada di belakangku ialah ulul ahlam wa nuha (orang yang sempurna akal dan fikirannya) kemudian yang setelah itu kemudian yang setelah itu” (HR Muslim)

Sholat, waktu dimana seorang hamba mengahadap Allah Subhanahu wata’ala sehingga hendaknya aturan-aturan perlu dipahami dalam pelaksaannya untuk hadir dalam panggilan Allah dengan kondisi yang sebaik-baiknya, termasuk di dalamnya terkait shaf yang seringkali dilupakan oleh seseorang, atau bahkan mengacuhkan dengan kaidah tersebut, selain menjaga dari hati yang saling berselisih, meluruskan shaf juga mmapu menjadi kesempatan kita untuk mencapai kesempuranaan sholat.

Wallahu A’lam Bisshawab

Baca Juga: Surah yang Paling Agung dalam Al Quran ini Menentukan Sah Tidaknya Sholat Seseorang

Originally posted 2017-08-23 02:12:59.