Jangan Bekerja di Bawah Sinar Matahari, dan Persedikitlah Tidur Saat Malam! Satu Nasihat Beda Pemaknaan

Sumber Foto Dari: goway.com

HIJAZ.ID – Sebuah kisah dari seorang ayah yang memiliki dua orang putera. Saat tiba masa tuanya, sang ayah mulai tidak kuat mengurus asset bisnisnya yang terbilang cukup besar. Hingga tiba di saat senjanya, sang ayah membagi rata semua bisnisnya kepada dua orang putera kesayangannya. Sesaat sebelum dipanggil kembali oleh Sang Maha Kuasa, sang ayah menyampaikan pesan pada keduanya, “Jangan bekerja di bawah sinar matahari, dan persedikitlah tidur ketika malam.”

Keduaya mengangguk, dan serasa meresapi dalam-dalam nasihat ayahnya sebelum meninggalkan mereka selamanya. Sepeniggal sang ayah, keduanya mengelola masing-masing bisnis yang telah rata dibagikan. Namun uniknya, keduanya punya sikap yang berbeda dalam menerjemahkan nasihat sang ayah.

Putera pertama, bekerja dengan menutup semua anggota tubuhnya. Sebab sang ayah berpesan agar jangan bekerja di bawah sinar matahari. Menurutnya, menutup semua bagian badan ialah solusi agar tidak terkena sinar matahari. Kemudian di waktu malam, ia jarang sekali tidur hingga larut bahkan sampai tiba waktu pagi. Mengingat nasihat sang ayah agar mempersedikit waktu tidur di malam hari. Hingga larut bertahun-tahun, sampai suatu ketika si putera pertama merasakan kondisi kesehatan yang mulai menurun.

Berbeda dengan putera kedua. Ia menerjemahkan nasihat pertama dari sang ayah dengan keluar dari rumah sebelum terbitnya matahari. Hingga saat tiba di kantor, hari masih teramat pagi. Ia selalu berusaha untuk tidak tidur selepas subuh, dan menyiapkan diri menjemput keberkahan rezeki di waktu pagi. Sebagaimana tercantum pada sebuah hadist riwayat Abu Dawud, Ibnu Majah dan Tirmidzi, bahwa suatu ketika Rasulullah berdo’a, Ya Allah berikanlah berkah kepada umatku di pagi harinya”.

Baca Juga: Bagaimana Hukum Mandi Sebelum Melaksanakan Shalat Jum’at?

Kemudian, si putera kedua memaknai nasihat selanjutnya dengan menyegerakan istirahat di waktu malam, dan kembali bangun pada sepertiganya untuk menjalankan ibadah tahajud. Sebagaimana adab yang diajarkan oleh Rasulullah, bahwa beliau segera tidur selepas melaksanakan shalat isya agar bisa memakmurkan sepertiga malam dengan beribadah kepada Allah.

Selang beberapa tahun berjalan, terjadi perbedaan perkembangan pada kedua bisnis yang dijalankan oleh dua putera ini. Si anak pertama mengalami kemunduran pada asset dan keadaan bisnisnya. Sedangkan si anak kedua justeru mengalami perkembangan yang sangat baik.

Apa ibrah yang bisa kita ambil dari kisah di atas?

Dari satu nasihat akan memungkinkan untuk berbeda pemahaman. Si anak pertama lebih mengedepankan logika pikirannya. Sedangkan si anak kedua selalu mengembalikan setiap kejadian pada tuntunan agamanya. Hingga terlihat jelas perbedaan antara keduanya dalam memaknai nasihat yang disampaikan sang ayah sebelum wafatnya. Janganlah bekerja di bawah sinar matahari. Dalam ajaran agama Islam, pagi ialah sebaik-baiknya waktu untuk mengejar keberkahan pada rezeki. Allah akan melimpahkan rezekinya di waktu pagi. Sebab itulah Rasulullah melarang umatnya untuk tidur selepas subuh. Tidur hanya akan membuat manusia kehilangan banyak keberkahan di waktu pagi, dan berkaitan dengan kemudahannya mendapatkan rezeki.

Sedangkan mempersedikit tidur di waktu malam, begitulah kebiasaan uswatun hasanah kita, Raslulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Beliau selalu menyegerakan tidur selepas isya agar bisa memperpanjang ibadah di sepertiga malam hingga menjelang waktu subuh. Sebab pada waktu-waktu itulah Allah turun ke langit dunia. Karena sepertiga malam merupakan waktu yang teramat mustajab untuk meninggikan doa-doa.

Maka ada dua pelajaran penting dan berharga yang bisa kita petik dari kisah ini, yaitu hindari tidur di waktu pagi sebab keberkahan rezeki terhampar di muka bumi. Kemudian persedikitlah tidur malam sebab ianya teramat mustajab untuk menyampaikan semua hajat dan permohonan pada Sang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.

Baca Juga: Benarkah Tuntunan Memotong Kuku di Hari Jum’at Dari Rasulullah?

Originally posted 2017-08-25 10:17:36.