Geger Tahanan Dapat Hidayah dan Masuk Islam, Ini Penyebabnya!

Sumber Foto Dari : Portalpiyugann
HIJAZ.ID Allah Subnallahu wa Ta’alla yang Maha Kuasa atas segala sesuatu. Kuasa untuk menciptakan, memusnahkan, menghidupkan, mematikan, memberi cahaya hidayah dan juga memadamkannya.

Hidayahpun sering datang pada setiap hamba yang dikehendaki-Nya dengan cara yang beragam dan unik. Ada yang mula nya iseng-iseng mencari tahu soal Islam sampai akhirnya mendapat hidayah tentang kebenaran agama Islam. Ada pula yang terbang ke bulan baru mendapat hidayah.

Kisah mualaf kali ini datang dari balik jeruji besi atau kita kenal dengan sebutan penjara. Penjara yakni tempat para tahanan ditahan karena telah berbuat kesalahan yang melanggar hukum yang berlaku.

Baca Juga : Ternyata Ada Ayat Al-Qur’an di Dinding Pintu Masuk Havard University!

Setelah ditangkap dan dimasukan ke dalam sel jeruji atau penjara di Mapolres Kepulauan Meranti, Riau. Pria yang pada mulanya beragama Budha ini menjalani masa tahanannya serupa dengan tahanan lainnya.

Saat pria pemilik nama Musriyadi alias Cinkiong ini ditahan di sel tahanan Mapolres Kepulauan Meranti, Riau beberapa tahanan muslim sedang menjalankan ibadah puasa Ramadhan. Ia pun mengamati bagaimana ibadah orang muslim mulai dari sahur, shalat, mengaji, sampai berbuka puasa.

Setelah lama mengamati rutinitas muslim di sel tahanan muncul rasa kagum dalam hati Musriyadi terhadap umat Islam. Musriyadi mengaku bahwa ia mengagumi rutinitas teman-teman muslimnya, terlebih lagi pada gerakan shalat dan lantunan ayat suci Al-Qur’an nya. Atas dasar kekaguman itu muncul rasa tertarik ingin juga menganut agama Islam. Hingga akhirnya pada hari kelima Ramadhan tahun ini, Musriyadi mengikrarkan diri sebagai seorang muslim.

Kronologi peristiwa mualafnya Musriyadi dijelaskan oleh Kabid Humas Polda Riau Komisaris Besar Guntur Aryo Tejo dikutip dari Liputan6.com. Pada hari Rabu 31 Mei 2017 sekitar pukul 10.00 WIB.

Musriyadi mendapatkan siraman ruhani dari ceramah Ustaz Fauzi. Setelah siraman ruhani yang semakin menguatkan keyakinannya. Akhirnya Musriyadi mengucapkan dua kalimat syahadat mengikuti arahan dan bimbingan dari Ustaz Fauzi. Setelah mengucapkan dua kalimat syahadat, maka sah lah Musriyadi sebagai seorang muslim baru atau mualaf.

Guntur menambahkan bahwa Musriyadi menjadi mualaf atas dasar keinginannya sendiri tanpa ada paksaan ataupun ajakan dari teman-temannya.

Subhanallah, begitulah kekuasaan Allah Subhanallahu wa Ta’alla, yang dengan mudahnya membalikan hati seorang yang dulu menganut agama Budha. Tak perduli dimana tempat orang tersebut. Jika Allah sudah berkehendak memberikan hidayah, maka hidayah itu akan tumbuh pada hati orang yang dikehendaki. Begitulah Allah dengan mudah membalikkan hatinya dari kegelapan menjadi terang benderang. Sehingga hidayah masuk kedalam hatinya.

Wallahu A’lam Bisshowab

Baca Juga : Badan Penuh Tato, Virgoun Pilih Masuk Islam Karena….