Benarkah Muslim Baik itu Harus Seperti Lebah?

Sumber Foto Dari : nationalgeographic.co.id
HIJAZ.ID Allah Subhanallah wa Ta’alla menciptakan langit dan bumi beserta isinya sebagai alat agar orang-orang yang beriman mengambil hikmah di dalam penciptaannya. Hikmah tersebut hanya dapat diambil oleh mukmin yang berfikir (mentadaburi). Misalnya saja penciptaan langit dan bumi dapat mengajarkan manusia untuk tidak sombong karena ketika ada bumi di bawah dan langit di atas, masih ada lagi lapisan langit di atasnya lagi.

Penciptaan lebah sebagai salah satu jenis hewan yang sifatnya sering disandingkan oleh sifat muslim yang baik. Bertolak ukur pada sifat lebah tersebut, maka seorang muslim yang tidak memiliki sifat seperti lebah itu belum bisa dikatakan muslim yang baik.

Pertanyaannya, benarkah muslim yang baik harus memiliki sifat seperti lebah? Mari kita simak sifat-sifat lebah dan sifat muslim yang baik.

Lebah hidup di bukit-bukit, pohon dan beberapa tempat yang dibuatkan oleh manusia. Tempat-tempat tersebut merupakan tempat-tempat yang bersih dan baik.

Baca Juga : Masih Sulit Sedekah? Coba Belajar Dari Kebiasaan Lebah!

Adapun sifat yang dimiliki oleh lebah dari segi makanannya. Lebah selalu memakan makanan yang baik lagi halal seperti sari-sari bunga. Dia tidak mungkin memakan kotoran ataupun mengambil sari dari bunga beracun.

Dalam setiap mencari makan pun lebah tidak pernah mematahkan dahan yang dipijaknya. Subhanallah.

Setelah proses pencarian makan, tempat lebah tinggal, makanan yang dikonsumsinya, selanjutnya hasil dari yang dia usahakan dan makan menghasilkan madu yang lezat dan banyak sekali manfaatnya bagi hewan maupun manusia.

Tak habis-habisnya sifat lebah yang penuh hikmah ini, ada lagi sifat lebah yang setia pada kawanannya. Ia pasti akan selalu mengikuti komando dari sang ratu.

Lebah juga memiliki sifat yang ulet, pekerja keras dan pantang menyerah. Bahkan ia tidak mau makan dari hasil kerja orang lain.

Selain solidaritasnya yang tinggi, dan pekerja keras lebah juga terkenal dengan sifatnya yang sangat waspada terhadap segala bahaya yang mengintainya. Maka sedikit saja ia terganggu, ia tidak akan segan-segan menyerang dan mempertaruhkan nyawanya.

Setelah menyimak beberapa sifat lebah yang sangat istimewa. Mari kita simak hadits berikut.

Dari Abdullah bin Amru radhiallahu’anhu ia berkata, Rasulullah shallallahu’alaihi wasallam bersabda:

وَالَّذِي نَفْسُ ‏ ‏مُحَمَّدٍ ‏ ‏بِيَدِهِ إِنَّ مَثَلَ الْمُؤْمِنِ ‏ ‏لَكَمَثَلِ النَّحْلَةِ أَكَلَتْ طَيِّبًا وَوَضَعَتْ طَيِّبًا وَوَقَعَتْ فَلَمْ تَكْسِر ولم تُفْسِد

“Demi Dzat yang jiwa Muhammad berada di tanganNya, sesungguhnya perumpamaan mukmin itu bagaikan lebah yang selalu memakan yang baik dan mengeluarkan yang baik. Ia hinggap (di ranting) namun tidak membuatnya patah dan rusak.” (HR Ahmad dan dishahihkan oleh Ahmad Syakir).

Berkaitan dengan karakter lebah dan muslim, Al Munawi rahimahullah berkata:

“Sisi kesamaannya adalah bahwa lebah itu cerdas, ia jarang menyakiti, rendah (tawadlu), bermanfaat, selalu merasa cukup (qona’ah), bekerja di waktu siang, menjauhi kotoran, makananya halal nan baik, ia tak mau makan dari hasil kerja keras orang lain, amat taat kepada pemimpinnya, dan lebah itu berhenti bekerja bila ada gelap, mendung, angin, asap, air dan api. Demikian pula mukmin amalnya terkena penyakit bila terkena gelapnya kelalaian, mendungnya keraguan, angin fitnah, asap haram, dan api hawa nafsu” (Faidlul Qadiir, 5/115).

Nah terbukti sekarang bahwa muslim yang baik memiliki sifat seperti sifat lebah. Sifat yang suka pada kebersihan, maka tinggal di tempat2 bersih. Sifat yang suka memakan makanan halal dan baik. Sifat tidak suka merepotkan apalagi merugikan orang lain. Sifat lebah yang selalu menghasil yang baik-baik, berarti muslim harus bermanfaat dan senantiasa berkata yang baik. Juga sifat pantang menyerahnya. Dan terakhir setia pada kelompoknya, serta memiliki kewaspdaan yang tinggi sehingga mampu menjaga diri.

 

Wallahu A’lam Bisshowab

Baca Juga : Membunuh Semut, Islam Melarang?

Originally posted 2017-08-30 06:01:40.