Hukum Memperlama Sujud Terakhir, Sunnah?

Sumber foto dari alamiry.net
HIJAZ.ID Setiap bacaan dalam sholat mengandung doa didalamnya, sehingga tumakninah saat sholat adalah inti dari sholat tersebut. Karena keutamaan yang banyak dari sholat, maka setiap bacaan sholat hendaknya dipahami masing-masing bacaannya. Saat ini sebagian orang terkadang memiliki kebiasaan memanjangkan sujud terakhir saat sholat, dengan tujuan untuk berdoa karena dipahami bahwa sujud terakhir sholat adalah momen yang mustajabah untuk berdoa, lantas apakah benar demikian? Yuk simak ulasannya.

Dalam suatu hadits disebutkan tentang anjuran untuk berdoa pada saat sujud, dalam suatu hadits dijelaskan bahwasanya:

Yang paling dekat antara seorang hamba dengan Rabbnya adalah ketika ia sujud, maka perbanyaklah do’a ketika itu.” (HR. Muslim No. 482, dari Abu Hurairah)

Suatu hadits pula menjelaskan bahwa rentang waktu untuk masing-masing gerakan rukuk, I’tidal, sujud, serta duduk diantara dua sujud itu hampir sama (tidak ada yang lebih diperpanjang). Hadits dari Barra bin Azib Radhiallahu ‘anhu berkata bahwasanya:

 “Sholatnya Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wassalam antara rukuknya, i’tidalnya, sujudnya, duduk diantara dua sujud, lamanya hampir sama.” (HR. Bukhari dan Muslim).

Syekh Muhammad bin Salih Al-Utsaimin juga menjawab pertanayaan terkait dengan sujud terakhir untuk berdoa, beliau berkata bahawasanya:

“Memperlama sujud terakhir bukanlah termasuk sunah. Karena yang sesuai sunah, setiap gerakan sholat itu mendekati sama; rukuk, i’tidal, sujud, duduk diantara dua sujud. Sebagaimana yang dinyatakan Al-Barra bin Azib Radhiallahu ‘anhu, ‘aku lihat berdirinya, rukuk, sujud, dan duduk diantara dua sujud mendekati sama.”

Baca Juga: Melakukan Sholat ini 2 Rakaat Senilai dengan Memberikan 360 Sedekah

Dalam pernyataan lain juga disebutkan bahwa tidak pernah menjumpai dalil untuk memperlama sujud terakhir.
Dalam Fatawa Al Islamiyah (1/258), Syeikh ‘Abdullah Al Jibrin Rahimahullah berkata:

“Aku tidak mengetahui adanya dalil yang menyebutkan untuk memperlama sujud terakhir dalam sholat. Yang disebutkan dalam berbagai hadits, rukun sholat atau keadaan lainnya itu hampir sama lamanya.
Dalam fatwa lainnya, Syekh Abdullah Al-Jibrin juga menyebutkan bahwasanya:

“Saya tidak mengetahui adanya dalil yang menunjukkan anjuran memperlama sujud terakhir ketika sholat. Hanya saja, mungkin maksud sebagian ulama melakukan hal itu adalah dalam rangka mengingatkan rakaat akhir sholat atau gerakan terakhir ketika sholat. Kemudian mereka memperlama. Sehingga makmum teringat untuk melakukan duduk tasyahud akhir. Meskipun alasan ini tidak cukup untuk menyatakan diterimanya memperlama sujud terakhir.
(Fatawa Ibnu Jibrin, No. 2046).

Dengan demikian, memperlama sujud terakhir bukanlah menjadi sunnah dalam sholat karena berdasarkan uraian pendapat belum menemui hadits yang menganjurkan demikian. Namun hendaknya setiap gerakan sholat dipahami setiap arti bacaannya, sehingga tahu makna doa di balik setiap bacaan sholat, dan yang lebih utama yaitu tumakninah, menghadapkan hati dan jiwa sepenunya hanya pada Allah Subahnahu wata’ala.

Wallahu A’lam Bisshawab

Baca Juga: Istiqomah Sholat Rawatib, akan dibangunkan Istana di Surga

Originally posted 2017-08-31 00:59:05.