Kisah Ammar Bugis Buat Manusia Berfisik Normal Malu

Sumber Foto Dari : akumuakunya.blogspot.com
HIJAZ.ID Maha Suci Allah yang telah menciptakan langit dan bumi beserta seluruh isinya. Dalam setiap penciptaan-Nya tidak ada yang sia-sia. Dari penciptaan terbesar sampai yang paling terkecil sekalipun, mengandung banyak hikmah yang dapat dijadikan pelajaran di dalamnya.

Kali ini kita akan merenungi kisah seorang anak adam yang penuh dengan hikmah. Kisah ini merupakan salah satu bukti kebesaran makhluk yang diciptakan oleh Allah Subhanallahu wa Ta’alla.

Kisah ini datang dari seorang laki-laki yang dilahirkan di Amerika Serikat pada tanggal 22 Oktober 1986 M silam. Terlahir dalam keadaan sehat dan normal. Namun ketika berusia dua bulan, ia jatuh sakit sampai mengalami kelumpuhan total. Hanya mata dan lidahnya saja yang masih bisa bergerak. Hal ini menghancurkan hati kedua orang tuannya.

Kemalangan kedua orang tuanya ini tidak berakhir sampai disitu. Dokter yang menanganinya juga memvonis umurnya tidak akan lebih dari dua tahun. Namun, Allah dengan segala kuasa-Nya berkehendak lain. Diberilah ia umur panjang dan berkah sampai saat ini.

Baca Juga : Mengharukan, Rektor ITS Menangis Saat Mahasiswa Baru Ini Adzan, Inilah Kisahnya!

Laki-laki yang memiliki nama lengkap Ammar Haitsam Bugis ini meski dalam keadaan lumpuh total, ia tetap memiliki tekad yang sangat kuat untuk terus mencari ilmu.

Berbagai macam rintangan dan tantangan berupa cacian dan ejekan ia lalui demi dapat bersekolah di sekolah bersama anak-anak normal lainnya. Karena kegigihan dan tekadnya tersebut, Ammar menjadi teladan pada masa kanak-kanaknya.

Tidak hanya gelar teladan yang Ammar peroleh, ia juga mendapatkan semua fasilitas khusus dari sekolah untuk menunjangnya selama belajar di sekolah.

Kado terindah untuk kedua orang tua adalah hadiah mahkota di surga dari sang buah hatinya. Dengan karunia dari Allah berupa ingatan yang kuat, Ammar berhasil menghafal Al-Qur’an ketika masih berusia 13 tahun, Ammar-pun menjadi hafidz dan menjadi kebanggaan kedua orang tuanya.

Ammar juga meraih beberapa prestasi-prestasi ketika masih di bangku sekolah. Prestasi nilai 96 dari 100 ketika lulus dari SMA. Hafal 30 juz Al-Qur’an, serta melanjutkan kuliah di King Abdul Aziz University, Jeddah, jurusan komunikasi. Ia juga membuktikan bahwa orang yang cacat secara fisik mampu untuk sukses di berbagai bidang, hal ini dibuktikan saat dia berminat dalam dunia jurnalistik. Berhasil mencapai cita-citanya sebagai wartawan di harian Al-Madinah. Pernah juga di Harian Ukazh, Jeddah. Ammar sekarang menjadi Dosen di salah satu Universitas di Dubai, Uni Emirat Arab setelah melanjutkan studi S2 nya.

Subhanallah. Begitu dasyat kekuasaan yang Allah tunjukan melalui kisah Ammar ini. Semoga kita mendapatkan hikmah dan motivasi dari kisah Ammar ini.

Wallahu A’lam Bisshowab

Baca Juga : Inilah Kisah Aminah Ibunda Rasulullah yang Jarang Diketahui

 

Originally posted 2017-08-31 06:42:32.