Apa Saja Hikmah Dibalik Sakit yang Jarang Diketahui?

Sumber Foto Dari : Google.com
HIJAZ.ID Semua makhluk yang ada di bumi diciptakan berpasangan, begitu pula dengan keadaan. Ada keadaan senang ada sedih, ada sehat ada pula sakit. Ada keadaan saat luang dan ada pula saat sempit. Semua keadaan tersebut memiliki hikmah di dalamnya. Salah satu keadaan yang penuh hikmah, tapi kebanyakan manusia mengeluh saat mengalaminya. Inilah saat dimana tubuh sedang merasa tidak sehat atau sakit.

Adapun hikmah sakit yang jarang diketahui antara lain :

.: Sakit itu kebaikan bagi muslim.
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda yang artinya, “Sungguh menakjubkan perkara seorang mukmin, sesungguhnya semua urusannya merupakan kebaikan, dan hal ini tidak terjadi kecuali bagi orang mukmin. Jika dia mendapat kegembiraan, maka dia bersyukur dan itu merupakan kebaikan baginya, dan jika mendapat kesusahan, maka dia bersabar dan ini merupakan kebaikan baginya. (HR. Muslim)

Baca Juga : Hikmah Kesedihan Sebagai Penghapus Dosa & Penambah Pahala

.: Sakit itu menjauhkan dari api neraka.
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Sakit demam itu menjauhkan setiap orang mukmin dari api Neraka.” (HR. Al Bazzar, shohih)

.: Sakit itu muhasabah diri.
Allah ta’ala berfirman yang artinya, “Dan sesungguhnya Kami telah mengutus (para rasul) kepada umat-umat sebelummu, kemudian Kami siksa mereka dengan (menimpakan) kesengsaraan dan kemelaratan, supaya mereka memohon (kepada Allah) dengan tunduk merendahkan diri. (QS. al-An’am: 42) yaitu supaya mereka mau tunduk kepada-Ku, memurnikan ibadah kepada-Ku, dan hanya mencintai-Ku, bukan mencintai selain-Ku, dengan cara taat dan pasrah kepada-Ku. (Tafsir Ibnu Jarir).

.: Sakit itu tanda Allah mencintai Hamba-Nya

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Sesungguhnya Allah ta’ala jika mencintai suatu kaum, maka Dia akan memberi mereka cobaan.” (HR. Tirmidzi, shohih).

.: Sakit itu silaturrahim.

Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda:

إِذَا عَادَ الرَّجُلُ أَخَاهُ الْمُسْلِمَ مَشَى فِيْ خِرَافَةِ الْجَنَّةِ حَتَّى يَجْلِسَ فَإِذَا جَلَسَ غَمَرَتْهُ الرَّحْمَةُ، فَإِنْ كَانَ غُدْوَةً صَلَّى عَلَيْهِ سَبْعُوْنَ أَلْفَ مَلَكٍ حَتَّى يُمْسِيَ، وَإِنْ كَانَ مَسَاءً صَلَّى عَلَيْهِ سَبْعُوْنَ أَلْفَ مَلَكٍ حَتَّى يُصْبِحَ.

Apabila seseorang menjenguk saudaranya yang muslim (yang sedang sakit), maka (seakan-akan) dia berjalan sambil memetik buah-buahan Surga sehingga dia duduk, apabila sudah duduk maka diturunkan kepadanya rahmat dengan deras. Apabila menjenguknya di pagi hari maka tujuh puluh ribu malaikat mendo’akannya agar mendapat rahmat hingga waktu sore tiba. Apabila menjenguknya di sore hari, maka tujuh puluh ribu malaikat mendo’akannya agar diberi rahmat hingga waktu pagi tiba.” (HR. at-Tirmidzi, Ibnu Majah dan Imam Ahmad dengan sanad shahih).

.: Sakit itu penggugur dosa.
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,”Tidaklah menimpa seorang mukmin rasa sakit yang terus menerus, kepayahan, penyakit, dan juga kesedihan, bahkan sampai kesusahan yang menyusahkannya, melainkan akan dihapuskan dengannya dosa-dosanya. (HR. Muslim)

.: Sakit itu mustajab doa.
Dalam sebuah riwayat Imam As-Suyuthi menyegaja untuk keliling kota mencari orang sakit, kemudian minta didoakan.

وذلك لأنّه مضطر ودعاؤه أسرع إجابةً من غيره

Karena orang sakit termasuk orang yang terdesak. Dan doanya lebih cepat diijabahi dari pada yang lainnya. (al-Futuhat ar-Rabbaniyah, Syarh al-Adzkar an-Nawawiyah, 4/92).

Wallahu A’lam Bisshowab

Baca Juga : Memetik Hikmah Sabar dari Sahabat Urwah bin Zubair Radhiyallahu ‘Anhu

Originally posted 2017-09-04 11:39:55.