Jangan Sampai Dinilai Sombong Oleh Allah, Betapa Mengerikan Ancamannya!

Sumber Foto Dari: inilahbanten.co.id

HIJAZ.ID – Sebuah hadist yang diriwayatkan oleh Imam Muslim dengan tegas mengingatkan, “Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman; Kemuliaan adalah pakaian-Ku, sedangkan sombong adalah selendang-Ku. Barang siapa yang melepaskan keduanya dari-Ku, maka Aku akan menyiksanya”.

Sungguh teramat sulit membersihkan hati dari sumber-sumber penyakitnya. Di antara yang paling parah jangkitannya ialah kesombongan. Hati yang di dalamnya mengakar dalam sifat sombong, sungguh berjalan di atas muka bumi ini dengan beban yang secara tidak sadar bertumpuk di pundaknya. Apalah arti menyombongkan diri, bila nyatanya kita ini hanya seonggok daging lemah tak berdaya.

Meski begitu, banyak manusia seperti sulit untuk menghindari bahkan mengenali jangkitan sifat sombong. Sebagian orang justeru seperti telah diselimuti hatinya hingga hampir di setiap aspek kehidupan dijadikan alat-alat kesombongan. Pada perkara-perkara ibadah sekali pun. Betapa halusnya syaitan bermain pada hati seorang manusia. Bila ia tidak mampu memalingkan kita dari mengerjakan kewajiban, maka ia akan berusaha untuk membuatnya tak bernilai di sisi Allah.

Merasa lebih taat hanya tersebab rutin jamaah di masjid. Menganggap lebih bertaqwa dari orang lain karena sudah pernah berangkat haji. Marah bila sepulang dari Baitullah dipanggil tanpa diimbuhi dengan gelar haji di depan namanya. Ingin diistimewakan karena memberikan sumbangan paling besar di infaq masjid.

Sebuah hadist dari Ibnu Mas’ud yang diriwayatkan oleh Imam Muslim tegas memberikan peringatan, “Tidak akan masuk surga, seseorang yang di dalam hatinya ada sebijih atom dari sifat sombong”. Seorang sahabat bertanya kepada Nabi: “Sesungguhnya seseorang menyukai kalau pakaiannya itu indah atau sandalnya juga baik”. Rasulullah Saw bersabda: “Sesungguhnya Allah Swt adalah Maha Indah dan menyukai keindahan. Sifat sombong adalah mengabaikan kebenaran dan memandang rendah manusia yang lain.”

Baca Juga: Agama Ialah Sesuatu yang Diturunkan atau Ditemukan?

Pada kalimat terakhir di hadist tersebut dijelaskan dua jenis kesombongan yang banyak menjangkiti manusia. Ialah mengabaikan kebenaran dan memandang rendah manusia lain. Pertama, bahwa tidak sedikit manusia yang meskipun telah datang kepadanya sebuah peringatan, dakwah, nasihat, tetapi tetap saja berada pada kemaksiatan dan kedzaliman. Pendengaran seolah sengaja ditutup, mata seperti sengaja dipejamkan. Mereka paham tentang apa yang benar, tetapi tetap saja mengerjakan yang dilarang. Jelas-jelas shalat diwajibkan oleh Allah, masih dengan santai meninggalkan. Sudah lengkap tuntunan diajarkan Rasulullah, justeru sibuk mencari-cari kemudahan agar terhindar dari keharusan melaksanakan.

Kedua, bahwa ada orang-orang yang di dalam hatinya merasa lebih tinggi dari orang lain. Merasa lebih mulia, lebih bertaqwa, lebih kaya, lebih terhotmat, lebih tinggi derajatnya. Tidak jarang hanya tersebab kedudukan materi, sebagian manusia dengan angkuhnya merendahkan orang lain. Tidak sedikit hanya karena pangkat dan jabatan, seorang manusia dengan mudahnya mendzalimi orang lain.

Maka belajar membersihkan hati dari sifat sombong ialah pekerjaan seumur hidup. Hiasilah hari-hari dengan terus memohon ampunan pada Allah. Basahi lisan dengan permohonan akan lindungan dan petunjuk dari Allah. Agar Allah membimbing hati kita, membersihkannya, menghindarkannya dari sifat-sifat sombong. Agar Allah gantikan penyakit itu dengan kerendahan hati, keikhlasan beribadah.

Takutlah kita pada ancaman yang teramat berat dari Allah, bahwa Dia akan menyiksa orang-orang yang menyisakan sifat sombong di dalam hatinya. Dan nerakalah seburuk-buruk tempat bagi orang-orang yang menyombongkan diri.

Sebagaimana tertuang dalam firman Allah surah Al-Mu’min ayat ke 76, (Dikatakan kepada mereka): “Masuklah kamu ke pintu-pintu neraka Jahannam, sedang kamu kekal di dalamnya. Maka itulah seburuk-buruk tempat bagi orang-orang yang sombong .” 

Baca Juga: Hati-Hati, Ada Motif Yang Dirancang Untuk Merusak Keutuhan Umat Islam!

Originally posted 2017-09-04 13:06:21.