Mengapa Wanita Tidak Diwajibkan Shalat Jum’at?

Sumber Foto Dari: www.tarbiyah.net

HIJAZ.ID – Sebagaimana yang telah kita ketahui, bahwa pada sebagian syariat ibadah, terdapat satu kewajiban yang harus dijalankan oleh muslim laki-laki di hari Jum’at. Melaksanakan ibadah shalat Jum’at wajib hukumnya bagi muslim laki-laki, artinya akan jatuh dosa kepadanya bila dengan sengaja meninggalkan. Walau pada sebagian masyarakat masih beranggapan, bila ibadah dua rakat di hari Jum’at hanya disunnahkan, sehingga tidak terlalu menjadi persoalan bila ditinggalkan.

Padahal jelas tertuang di dalam Al-Qur’an surah Al-Jumu’ah ayat ke 9, Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman, Hai orang-orang yang beriman, apabila diseru untuk menunaikan shalat pada hari jum’at, maka bersegeralah kamu kepada mengingat Allah dan tinggalkanlah jual beli. Yang demikian itu lebih baik bagimu jika kamu mengetahui.”

Betapa penekanan wajibnya ibadah shalat Jum’at, hingga dalam potongan ayat di atas tertera penegasan tinggalkanlah jual beli. Artinya di saat tiba panggilan untuk menunaikan ibadah Jum’at, berhentilah dari segala aktivitas duniawi dan bersegera pergi ke masjid untuk mengingat Allah. Maka sungguh, tidak ada yang lebih baik dilakukan oleh seorang muslim laki-laki di sisi Allah pada waktu Jum’at, kecuali menyegerakan diri dengan keadaan terbaik untuk menghadap Sang Pemilik Alam Semesta.

Namun demikian, di antara puluhan bahkan ratusan Jum’at yang sudah kita kerjakan, pernahkah terlitas di pikiran tentang sebuah pertanyaan. Mengapa kewajiban menjalankan ibadah Jum’at hanya dibebankan kepada muslim laki-laki, sedang muslim perempuan tidak? Padahal di hari Jum’at Allah sediakan jutaan keberkahan yang sekiranya bisa diupayakan oleh setiap orang.

Menjawab pertanyaan itu, haruslah lebih dulu kita mengacu pada sumber-sumber utama yang telah jelas menerangkan. Sebagaimana tertuang dalam sebuah hadist yang diriwayatkan oleh Abu Dawud dan Al-Hakim, Shalat Jum’at itu wajib bagi tiap-tiap muslim, dilaksanakan secara berjama’ah terkecuali empat golongan, yaitu hamba sahaya, perempuan, anak kecil dan orang yang sakit,”

Baca Juga: Inilah Tiga Harta Paling Utama Bagi Seorang Muslim di Dunia!

Dalam penjelasan hadist di atas, terdapat kata perempuan pada pengecualian hukum diwajibkannya shalat Jum’at. Menurut sebagian ulama, hukum tidak diwajibkannya perempuan untuk melaksanakan ibadah Jum’at termasuk ghair ma’na, yaitu sebuah penetapan yang tidak dijelaskan secara detail alasannya. Karena itu, sebagai umat yang setia pada Al-Qur’an dan Sunnah Rasulullah, kita hanya bisa memerhatikan fadhilah dari hukum yang sudah ditetapkan itu.

Beberapa hikmah dari tidak diwajibkannya muslim perempuan untuk melaksanakan ibadah Jum’at yaitu:

  1. Jika muslim laki-laki dan perempuan diwajibkan shalat Jum’at, maka siapa yang akan menjaga rumah dan anak-anak bayi mereka?
  2. Shalat Jum’at ialah shalat di mana semua muslim berkumpul di masjid. Sebagaimana shalat jamaah lainnya, maka laki-lakilah yang memiliki kemudahan untuk itu.
  3. Tidak diwajibkannya perempuan ialah sebagai upaya menjaga fitnah. Sebab fitnah akan mudah muncul bila laki-laki dan perempuan berkumpul di satu tempat tertentu.
  4. Prinsip dasar dari hukum dan budaya Islam ialah perempuan banyak melakukan pekerjaan yang terhindar dari muka umum. Karenanya sebaik-baik tempat melaksanakan shalat fadhu bagi seorang muslim perempuan ialah di dalam rumahnya.

Demikianlah sekiranya beberapa hikmah yang bisa kita ambil dari tidak diwajibkannya seorang muslim perempuan untuk ikut mengerjakan ibadah Jum’at. Betapa Islam teramat menjaga kedudukan, kehormatan dan kemuliaan para perempuan. Hingga dijaga dari segala bentuk yang bisa mengotori dan merusak kesuciannya. Sungguh betapa syariat agama ini amat sempurnanya melindungi kaum hawa. Hanya saja, justeru manusianya yang dengan sengaja merusak kehormatannya.

Semoga kita senantiasa dilindungi dari segala perbuatan yang bisa menjerumuskan ke jurang neraka-Nya. Semoga kita selalu dimudahkan dalam memperbaiki diri, menuju kemuliaan hingga Allah tempatkan kelak di surga-Nya.

Baca Juga: Waspadalah, Ada Kampung Yang Dikuasai Syaitan!

Originally posted 2017-09-07 04:43:39.