Manusia Ini Akan Dipanggil Lewat Delapan Pintu Surga!

Sumber Foto Dari: albawabhnews.com

HIJAZ.ID – Teramatlah istimewa bagi kita, jangankan dipanggil lewat seluruh pintu surga, bisa masuk ke dalamnya pun sudah merupakan kenikmatan tak terhingga. Mengingat kedudukannya yang istimewa, sedang amalan kita yang se-tua ini masih sangat biasa-biasa. Tidak perlu menuntut banyak, diberikan kesempatan mencicipi surga pun sudah amat bersyukurnya.

Ini hanya tentang tujuan dan dimana meletakkannya. Dunia memang termasuk bagian dari tujuan, tetapi bagi para pemburu kenikmatan langit, dunia tidak ditempatkan sebagai tujuan utamanya. Dunia dibawanya di dalam genggamannya. Sedang akhirat ada di dasar hatinya.

Berbeda dengan sebagian lain yang seolah sangat mendahulukan dunianya. Sedang tak sedikit pun dari hidupnya disisihkan untuk memikirkan serta menyiapkan akhiratnya. Kesempatan hidupnya hanya digunakan dalam kesia-siaan – mengerjakan yang tidak sama sekali bernilai di sisi Allah.

Sebab itulah Allah dengan tegas memberikan peringatan, bahwa ada sebagian manusia yang akan masuk ke dalam surga tanpa hisab, dan ada pula sebagian dari mereka yang akan dimasukkan ke neraka juga tanpa hisab. Ada dijaminkan surga kepada-Nya sebab ketaatan dan ketaqwaan-Nya, dan ada pula yang dijaminkan neraka atasnya sebab dosa dan kemaksiatan yang tak terampunkan. Belum sempat bertaubat, sudah didahulukan ajalnya. Belum sempat memperbaiki diri, sudah di cukupkan usianya.

Karena itu apa yang sesungguhnya manusia cari dan butuhkan semasa hidup di dunia? Hartakah? Bila ia, apakah orang kaya pasti masuk surga? Jabatankah? Bila ia, seorang Firaun pun, raja yang besar kuasanya justeru menjadi golongan pertama yang akan dimasukkan ke neraka?

Di saat sebagian orang sibuk dengan bekalnya, tidak khawatirkah kita yang masih sibuk dengan dosa-dosa? Tidak khawatirkah kita bila sewaktu-waktu dipanggil pulang, sedang keadaan masih kotor dan belum dibersihkan? Tidak khawatirkah kita, bila kesempatan sudah habis, sedang kematian akan menutup semuanya? Tidak akan mampu lagi kita kembali ke dunia, meski hanya untuk mendirikan satu kali shalat sekali pun. Meski untuk memberikan sedekah sebesar apa pun. Meski untuk berbuat baik sekecil apa pun.

Baca Juga: Para Wanita Muslim Wajib Hati-Hati Dalam Memilih Model dan Jenis Bahan Berbusana, Ada Motif Tak Terduga!

Di antara sekalian manusia, ada yang tersebab taatnya pada Allah, kelak ia akan dipanggil lewat delapan pintu surga. Semua pintu akan mempersilahkannya masuk, lewat pintu mana pun yang dikehendakinya. Allah akan memanggilnya tersebab ibadahnya yang teramat istimewa. Tidak lagi hanya bagus shalatnya, puasanya, sedekahnya. Tapi semua kesempatan beribadah dimanfaatkannya dengan begitu baiknya. Tiada satu pun yang disia-siakannya. Sebagaimana kita yang lebih banyak lalainya daripada taatnya.

Ialah Abu Bakar, sahabat mulia yan tersemat kepadanya berjuta kemuliaan. Dalam sebuah riwayat, Imam Bukhari dan Muslim menceritakan, hadist dari Abu Hurairah, bahwa Rasulullah pernah bersabda, “Barangsiapa yang berinfak dengan sepasang hartanya di jalan Allah maka ia akan dipanggil dari pintu-pintu surga, ‘Hai hamba Allah, inilah kebaikan.’ Maka orang yang termasuk golongan ahli shalat maka ia akan dipanggil dari pintu shalat. Orang yang termasuk golongan ahli jihad akan dipanggil dari pintu jihad. Orang yang termasuk golongan ahli puasa akan dipanggil dari pintu Ar-Rayyan. Dan orang yang termasuk golongan ahli sedekah akan dipanggil dari pintu sedekah.”

Ketika mendengar hadits ini Abu Bakar pun bertanya, “Ayah dan ibuku sebagai penebus Anda wahai Rasulullah, kesulitan apa lagi yang perlu dikhawatirkan oleh orang yang dipanggil dari pintu-pintu itu. Mungkinkah ada orang yang dipanggil dari semua pintu tersebut?”

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pun menjawab, Iya ada. Dan aku berharap kamu termasuk golongan mereka.”

Abu Bakar semasa hidupnya bersama Rasulullah, senantiasa mencurahkan semua daya dan upayanya untuk mengabdi pada Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Nyaris semua amalan dikerjakannya dengan kualitas yang jelas istimewa.

Hingga pada suatu ketika, Rasulullah bertanya kepada para sahabatnya, “Siapakah di antara kalian yang pada hari ini berpuasa?” Abu Bakar berkata, “Saya.”

Beliau bertanya lagi, “Siapakah di antara kalian yang hari ini sudah mengiringi jenazah?” Maka Abu Bakar berkata, “Saya.”

Beliau kembali bertanya, “Siapakah di antara kalian yang hari ini memberi makan orang miskin?” Maka Abu Bakar mengatakan, “Saya.”

Lalu beliau bertanya lagi, “Siapakah di antara kalian yang hari ini sudah mengunjungi orang sakit.” Abu Bakar kembali mengatakan, “Saya.”

Maka Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pun bersabda, “Tidaklah ciri-ciri itu terkumpul pada diri seseorang melainkan dia pasti akan masuk surga.”

Abu Bakar Al-Muzani memberikan keterangan pada apa yang terjad dengan sahabat Abu Bakar. “Tidaklah Abu Bakar itu melampaui para sahabat Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam (semata-mata) karena (banyaknya) mengerjakan puasa atau shalat, akan tetapi karena iman yang bersemayam di dalam hatinya.”

Baca Juga: Delapan Pintu Surga, Ada di Pintu Manakah Amalan Kita?

 

Originally posted 2017-09-09 05:49:11.