Inilah Keutamaan Wudhu Sebelum Tidur!

Sumber Foto Dari: dakwah1slam.blogspot.com

HIJAZ.ID – Dalam salah satu adab yang diajarkan Rasulullah sebelum tidur, terdapat anjuran untuk terlebih dulu mensucikan diri dengan berwudhu. Mungkin sebagian kita bertanya-tanya, bukankah wudhu adalah syariat yang diharuskan sebelum mengerjakan shalat? Kemudian mengapa Rasulullah menganjurkan untuk bersuci juga sebelum tidur?

Sebagai seorang muslim, tugas kita hanya sebisa mungkin mengerjakan apa yang diperintahkan oleh Allah dan Rasul-Nya. Sebab apa-apa yang diperintahkan dan dilarang oleh agama, sudah tentu mengandung manfaat dan mashlahat bagi umat. Sebagaimana syariat berwudhu sebelum tidur.

Dalam sebuah hadist riwayat Imam Bukhari dan Muslim, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Apabila engkau hendak tidur, berwudhulah sebagaimana wudhu ketika hendak shalat. Kemudian berbaringlah miring ke kanan, dan bacalah; ‘Ya Allah, aku tundukkan wajahku kepada-Mu, aku pasrahkan urusanku kepada-Mu, aku sandarkan punggungku kepada-Mu, karena rasa takut dan penuh haram kepada-Mu. Tidak ada tempat berlindung dan menyelamatkan diri dari hukuman-Mu kecuali kepada-Mu. Ya Allah, aku beriman kepada kitab-Mu yang telah Engkau turunkan, dan kepada nabi-Mu yang telah Engkau utus.

Jika kamu mati di malam itu, kamu mati dalam keadaan fitrah. Jadikanlah doa itu, sebagai kalimat terakhir yang engkau ucapkan sebelum tidur.”

Pada hadist di atas terkandung sebuah makna, bahwa berwudhu sebelum tidur ialah sebagai sebuah ikhtiar untuk memohon perlindungan Allah. Jika esok sudah tidak bangun lagi, usia telah dicukupkan oleh Allah, maka matinya orang yang berwudhu sebelum tidurnya akan membawanya dalam keadaan fitrah.

Tidur ialah kematian kecil. Dan kematian itu setiap hari kita rasakan. Tidak ada yang dapat menjamin seseorang akan kembali dihidupkan oleh Allah di pagi harinya. Tidak ada jaminan akan ada lagi kesempatan melihat indahnya mentari dari ufuk timur. Semua atas Kuasa dan Kehendak Allah. Sebab tidak sedikit manusia yang setelah tidurnya, tidak akan bangun lagi untuk selamanya. Dan berwudhu sebelum tidur merupakan bagian dari usaha memperoleh keridahaan Allah, agar esok diberi kesempatan lagi untuk menambah bekal kebaikan. Atau jika waktu telah sampai, maka matikanlah dalam keadaan yang suci lagi bersih.

Baca Juga: Manusia Ini Akan Dipanggil Lewat Delapan Pintu Surga!

Pada riwayat yang berbeda, Ibnu Hibban menerangkan, Barangsiapa yang tidur dalam keadaan suci, maka malaikat akan bersamanya di dalam pakaiannya. Dia tidak akan bangun hingga malaikat berdoa ‘Ya Allah, ampunilah hambamu si fulan karena tidur dalam keadaan suci.’”

Ketahuilah, bahwasanya syaitan tidak pernah jeda bekerja menggoda manusia. Ketika seseorang tidur sekali pun. Karenanya di saat adzan subuh berkumandang, kadang telinga seperti tak mendengar, mata sulit dibukanya. Kadang mimpi buruk, tidur seperti gelisah tak menentu. Itulah bagian dari tipu saya syaitan yang harus dihindari.

Saat seseorang mendahului tidurnya dengan berwudhu, maka malaikat akan bersamannya hingga bangunnya. Dan malaikat berdoa kepada Rabbul ‘alamin, memohonkan ampun bagi orang-orang yang suci dalam tidurnya.

Al Hafidz Ibnu Hajar di dalam kitabnya Fathul Bari menjelaskan beberapa manfaat yang bisa diperoleh bagi orang-orang yang berwudhu sebelum tidurnya. “Ada banyak manfaat dari berwudhu sebelum tidur, diantaranya, orang itu tidur dalam kondisi suci, agar ketika kematian menjemputnya, dia berada dalam keadaan sempurna. Dari hadis ini juga terdapat pelajaran agar kita selalu menyiapkan diri menghadapi kematian, dengan menyucikan hati. Karena kesucian hati lebih diutamakan dari pada kesucian badan…, lebih ditekankan lagi untuk orang yang sedang berhadas, terutama orang junub, agar bisa kemabli segar atau memicu untuk mandi. Sehingga dia bisa tidur suci dari semua hadats. Kemudian, diantara manfaat wudhu ini, untuk mengundang mimpi yang baik, dan dijauhkan dari permainan setan ketika tidur.”

Maka hendaklah kita mulai belajar untuk mengamalkan sunnah yang sesungguhnya tidak berat ini. Dengan janji keutamaan yang teramat istimewanya, alasan apalagi yang membuat kita enggan mengerjakannya? Rasulullah yang terjamin atasnya surga saja dengan istiqamah mengamalkan. Kita yang masih penuh dengan dosa terus menerus enggan?

Baca Juga: Allah Murka Pada Orang yang Tidur Dengan Posisi Begini!

Originally posted 2017-09-10 01:05:13.