Inilah Syarat penting Berpakaian Bagi Wanita yang Sering Diabaikan!

Sumber foto dari google.com
HIJAZ.ID Sebagai seorang muslim, baik laki-laki ataupun perempuan, kita mempunyai kewajiban untuk melakukan apa yang sudah diperintahkan dan menjauhi apa yang dilarangkan oleh Allah Ta’alaa. Hal yang harus kita yakini adalah bahwa larangan dan perintah itu tentu memiliki alasan yang pada hakikatnya baik untuk kita.

Pun, salah satu hal yang harus diperhatikan, terutama oleh wanita adalah dalam cara berpakaian. Dewasa ini, banyak diantaranya wanita yang dengan terang-terangan menampakkan aurat tanpa rasa malu sedikitpun. Padahal petaka besar sedang menantinya. Maka, berikut ini adalah penjelasan dari Ustadz Muhammad Abduh Tuasikal mengenai syarat berpakaian wanita yang harus diperhatikan dan tidak boleh diabaikan.

Berikut ada beberapa syarat penting untuk pakaian wanita muslimah yang mesti dipenuhi.

Syarat pertama: pakaian wanita harus menutupi seluruh tubuh kecuali wajah dan telapak tangan. Ingat, selain kedua anggota tubuh ini wajib ditutupi termasuk juga telapak kaki.

Syarat kedua: bukan pakaian yang bertujuan berhias diri.

Allah Ta’ala berfirman,

وَقَرْنَ فِي بُيُوتِكُنَّ وَلَا تَبَرَّجْنَ تَبَرُّجَ الْجَاهِلِيَّةِ الْأُولَى

“Dan hendaklah kamu tetap di rumahmu dan janganlah kamu ber-tabarruj seperti orang-orang jahiliyyah pertama.” (QS. Al-Ahzab : 33).

Baca Juga : Jangan Biarkan Syaithan Ikut Menyantap Makananmu, Amalkanlah Bacaan Berikut Ini!

Maqotil bin Hayan mengatakan bahwa yang dimaksud berhias diri adalah seseorang memakai khimar (kerudung) di kepalanya namun tidak menutupinya dengan sempurna. Dari sini terlihatlah kalung, anting dan lehernya. Inilah yang disebut tabarruj (berhias diri) ala jahiliyyah. (Lihat Tafsir Al-Qur’an Al-‘Azhim karya Ibnu Katsir, 6: 183)

Syarat ketiga: pakaian tersebut tidak tipis dan tidak tembus pandang yang dapat menampakkan bentuk lekuk tubuh

Syarat keempat: tidak diberi wewangian atau parfum.

Dari Abu Musa Al-Asy’ary radhiyallahu ‘anhu bahwanya ia berkata, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

أَيُّمَا امْرَأَةٍ اسْتَعْطَرَتْ فَمَرَّتْ عَلَى قَوْمٍ لِيَجِدُوا مِنْ رِيحِهَا فَهِيَ زَانِيَةٌ

“Seorang perempuan yang mengenakan wewangian lalu melalui sekumpulan laki-laki agar mereka mencium bau harum yang dia pakai maka perempuan tersebut adalah seorang pelacur.” (HR. An-Nasa’i, no. 5129; Abu Daud, no. 4173; Tirmidzi, no. 2786; Ahmad, 4: 414. Sanad hadits ini hasan kata Al-Hafizh Abu Thahir)

Syarat kelima: tidak boleh menyerupai pakaian pria atau pakaian non muslim.

Syarat keenam: bukan pakaian untuk mencari ketenaran atau popularitas (baca: pakaian syuhroh).

Syarat ketujuh: pakaian tersebut terbebas dari salib.

Berdasarkan uraian tersebut, maka kita sebagai seorang muslimah sudah sangat dipastikan untuk melakukan dan segera memperbaiki cara berpakaian kita. Supaya terhindar dari azab dan murka Allah Ta’alaa dan juga sebagai wujud taat atas perintah dari-Nya.

Wallahu a’lam bish shawab.

Baca Juga : Bidadari yang Cantik Diberikan Pada Orang yang Pandai Menahan Amarah, Benarkah?

Originally posted 2017-09-15 00:24:06.