Inilah Perkara yang Membuat Bidadari Surga Marah Pada Wanita!

Sumber foto dari google.com
HIJAZ.ID Dalam Islam, kita diajarkan ilmu-ilmu mengenai akhlaq. Baik itu akhlaq terhadap sesama atau juga akhlaq dalam kehidupan berumah tangga. Banyak diantaranya yang tidak memperhatikan perkara ini dengan alasan karena unsur kedekatan, padahal jika dikaji lebih dalam lagi, akhlaq merupakan sesuatu hal yang sangat penting sebagai bekal dalam mengarungi kehidupan ini.

Lalu, inilah salah satu perkara yang diakibatkan oleh buruknya akhlak sehingga bidadari surga pun bisa dibuat marah ketika seseorang melakukan perkara itu. Perkara apa yang dimaksdu? Berikut ini penjelasan dari Ustadz Ammi Nur Baits.

Abu ‘Isa Tirmidzi membawakan judul bab dalam kitab jami’nya: “Ancaman bagi wanita yang menyakiti suaminya.” Imam Nawawi membawakan judul bab dalam Riyadhus Sholihin tentang kewajiban istri pada suami. Keduanya membawakan hadits berikut ini setelahnya.

Dari Mu’adz bin Jabal radhiyallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

لاَ تُؤْذِى امْرَأَةٌ زَوْجَهَا فِى الدُّنْيَا إِلاَّ قَالَتْ زَوْجَتُهُ مِنَ الْحُورِ الْعِينِ لاَ تُؤْذِيهِ قَاتَلَكِ اللَّهُ فَإِنَّمَا هُوَ عِنْدَكِ دَخِيلٌ يُوشِكُ أَنْ يُفَارِقَكِ إِلَيْنَا

Jika seorang istri menyakiti suaminya di dunia, maka calon istrinya di akhirat dari kalangan bidadari akan berkata:

“Janganlah engkau menyakitinya. Semoga Allah mencelakakanmu sebab ia hanya sementara berkumpul denganmu. Sebentar lagi ia akan berpisah dan akan kembali kepada kami.” (HR. Tirmidzi no. 1174 dan Ibnu Majah no. 2014. Al Hafizh Abu Thohir mengatakan bahwa sanad hadits ini hasan).

Baca Juga : Bidadari yang Cantik Diberikan Pada Orang yang Pandai Menahan Amarah, Benarkah?Beberapa faedah dari hadits di atas:

  • Yang dimaksud janganlah menyakiti suami adalah menyakitinya dengan alasan yang tidak benar.
  • Bidadari surga yang dimaksud adalah wanita yang putih matanya begitu putih dan hitam matanya begitu hitam. Matanya pun begitu mempesona.
  • Hadits di atas menunjukkan tidak bolehnya seorang istri menyakiti hati suaminya di antara bentuknya adalah tidak mau taat pada suami dalam hal yang ma’ruf (perkara kebaikan).
  • Namun hendaklah masing-masing pasangan berlaku baik satu dan lainnya, tidak menuntut yang lain untuk menunaikan haknya. Dengan demikian ikatan cinta suami istri akan terus langgeng.
  • Allah menjanjikan balasan bagi orang beriman dengan mendapatkan pasangan yang suci, enak dipandang, yang membuat seseorang begitu cinta dan rindu padanya.
  • Surga dan kenikmatannya ada saat ini.
  • Dunia negeri ujian, sedangkan akhirat negeri balasan.

Berdasarkan uraian di atas, maka sebagai seorang istri ataupun suami, sudah seharusnya membangun sikap saling menghormati juga saling menghargai. Pun, sebagai seorang istri, penting untuk mengontrol akhlaq diri supaya tidak sampai menyakiti perasaan suami. Sehingga, kehidupan yang sakinah, mawaddah wa rahmah bisa tercapai jika dibalut dengan cinta karena Allah Ta’alaa.

Wallahu a’lam bish shawab.

Baca Juga : Membaca Dua Ayat Terakhir Surat Al-Baqarah di Malam Hari Mencukupi dari Shalat Malam, Benarkah?