5 Hewan Yang Disunnahkan Untuk Dibunuh, Meski di Tanah Haram Sekalipun

Sumber Foto Dari: www.alamiry.net

HIJAZ.ID – Tentu sebagian kita terheran, bukankah Islam teramat memuliakan semua makhluk? Tidak terkecuali hewan-hewan. Kemudian mengapa ada beberapa jenis hewan yang justeru dianjurkan oleh Rasulullah untuk dibunuh?

Dalam sebuah hadist yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Muslim dijelaskan, “5 hewan fasiq yang dianjurkan untuk dibunuh walau di tanah haram: Tikus, kalajengking, elang, gagak, dan anjing galak.”

1. Tikus. Binatang ini merupakan salah satu yang dapat membawa kemudharatan bagi manusia. Tikus secara alamiah lebih banyak beraktivitas pada lingkungan yang kotor. Dalam sebuah riwayat dari Abu Dawud, diceritakan bahwa suatu ketika seekor tikus keluar, menarik sumbu (lentera) lalu ia lemparkan sumbu api di depan Rasulullah saw, persis pada tikar yang beliau duduki, api pun sempat membakar tikar seukuran uang dirham. Ketika itu Rasulullah saw bersabda“jika kalian hendak tidur, matikanlah lentera-lentera api kalian, sesungguhnya syaitan menunjuki tikus untuk melakukan yang seperti ini, hingga api membakar kalian.

2. Kalajengking. Dengan kemampuan menyengatnya, hewan ini dapat membawa kemudharatan pada manusia. Naluri kalajengking yang suka menyerang memungkinkan manusia yang berada di dekatnya akan terkena serangan dari sengatannya. Karenanya, untuk menghindari celaknya kita, Rasulullah menganjurkan kita untuk membunuhnya. Semata-mata agar terlindung dari kemudharatan yang dapat terjadi ketika membiarkannya.

3. Elang. Burung ini juga merupakan salah satu pemangsa yang ganas. Hewan ini juga dapat membahayakan manusia. Sehingga lebih baik membunuhnya untuk mendapatkan perlindungan dan keselamatan daripada membiarkannya.

Baca Juga: Amalan Ini Bernilai Setara Dengan Ibadah Haji dan Umrah

4. Gagak. Tidak jauh berbeda dari elang, burung ini pun merupakan salah satu hewan pemangsa yang berbahaya.

5. Anjing galak. Selain tersebab najisnya, anjing juga dapat membawa sebuah penyakit yang berbahaya bagi manusia. Di antaranya rabies. Ketika seseorang bertemu dengan anjing yang buas, maka dibolehkan bahkan dianjurkan untuk membunuhnya. Sebagai ikhtiar kita untuk melindungi diri dari datangnya kemudharatan lebih besar dari ketika membiarkannya.

Sebagai bukti kuat dari dianjurkannya membunuh 5 hewan di atas, Rasulullah pun membolehkan membunuhnya di tanah haram. Kawasan yang secara umum dilarang memetik bunga/dedaunan dan membunuh hewan-hewanan. Namun beliau tetap menganjurkan kepada manusia untuk membunuh 5 hewan yang berbahaya.

Dalam sebuah hadist, Imam Muslim menegaskan, 5 hewan fasiq yang dianjurkan untuk dibunuh di tanah halal (selain tanah haram) dan di tanah haram: Ular, gagak, tikus, anjing galak, dan elang” .

Syaikh Ibnu Ustaimin menjelaskan, “Hewan-hewan melata ini diperintahkan oleh nabi shallallahu alaihi wa sallam untuk dibunuh, baik di tanah halal atau di tanah haram karena dia adalah hewan fasiq. Maksudnya adalah hewan yang mengganggu secara tabiatnya. Dan hewan semisal itu adalah seluruh serangga atau hewan buas yang mengganggu, sesungguhnya dia diperintahkan untuk dibunuh. Maka dari itu para ahli fiqh rahimahumullah berkata: Disunnahkan untuk membunuh setiap hewan yang mengganggu baik di tanah halal dan tanah haram walaupun itu di tanah haram, yakni di Makkah dan Madinah atau di dalam masjid, maka sesungguhnya dia boleh dibunuh. Hal tersebut, karena dia mengganggu dan fasiq” 

Baca Juga: Begini Cara Rasulullah Merapatkan Shaf Saat Shalat Berjamaah

 

Originally posted 2017-09-16 14:09:36.