Apakah Sama Pahala Shalat Berjamaah di Rumah dengan di Masjid?

Sumber foto dari google.com

 

HIJAZ.ID Shalat wajib merupakan ibadah fardhu yang harus dilaksanakan oleh muslim, baik laki-laki ataupun perempuan yang sudah baligh dan berakal. Pun, jika tidak melaksanakan karena ada suatu udzur yang dibenarkan oleh disyari’at maka ada keringanan dalam pelaksanaaannya.

Seperti halnya orang yang tidak bisa melaksanakan ibadah shalat dengan cara berdiri, maka bisa dilakukan dengan cara duduk. Jika tidak bisa dilaksanakan dengan cara duduk, maka bisa shalat dengan cara berbaring. Jika tidak bisa dilaksanakan dengan berbaring maka bisa dilaksanakan dengan isyarat. Berdasarkan keringanan tersebut, maka bisa kita ketahui betapa shalat ini sangat penting dan tidak bisa ditinggalkan tanpa adanya udzur syar’i.

Lalu, mengenai shalat, bagi laki-laki sangat dianjurkan untuk berjamaah di masjid. Namun, jika dilakukan dengan berjamaah di rumah, apakah pahala yang didapat sama? Berikut ini penjelasan dari Ustadz Muhammad Abduh Tuasikal. Sebagaimana kita ketahui bersama bahwa shalat jama’ah adalah shalat yang sangat utama sekali. Keutamaan shalat ini disebutkan oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam:

صَلاَةُ الْجَمَاعَةِ أَفْضَلُ مِنْ صَلاَةِ الْفَذِّ بِسَبْعٍ وَعِشْرِينَ دَرَجَةً

Shalat jama’ah lebih utama dari shalat sendirian sebanyak 27 derajat.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Lalu bagaimanakah seorang pria bersengaja shalat jama’ah di rumah bersama keluarganya, apakah dia juga mendapatkan keutamaan seperti disebutkan dalam hadits tadi? Mari kita lihat apa kata ulama-ulama besar Saudi Arabia yang berada di Al Lajnah Ad Da’imah lil Buhuts Al ‘Ilmiyyah wal Ifta’ (Komisi Tetap Urusan Riset dan Fatwa Kerajaan Saudi Arabia) mengenai hal ini.

Baca Juga : Bacaan Do’a Ampuh Agar Diberikan Rezeki yang Lancar

Nampak jelas dari dalil (hadits) bahwa keutamaan 27 derajat yang dimaksudkan adalah untuk mereka yang melakukan shalat jama’ah di masjid atau untuk mereka yang melakukan shalat jama’ah, namun mereka tidak memiliki masjid atau pula untuk orang yang terkena udzur syar’i sehingga tidak bisa pergi ke masjid, lalu orang-orang yang kena udzur seperti ini shalat di rumah. (Inilah mereka yang berhak mendapat keutamaan 27 derajat tadi).

“Adapun orang yang sebenarnya mampu ke masjid, namun dia tetap shalat jama’ah di rumah atau ladangnya atau tempat lainnya, mereka tidak akan mendapatkan keutamaan 27 derajat ini. Wal ‘ilmu ‘indallah”. (Ketua Al Lajnah Ad Da’imah: Syaikh Abdul ‘Aziz bin ‘Abdillah bin Baz.)

Wallahu a’lam bish shawab.

Baca Juga : Berdo’a di Dalam Hati Tidak Tercatat Sebagai Pahala, Benarkah?

Originally posted 2017-09-21 02:08:24.