Cara Wudhunya Kaum Adam yang Berjenggot

Sumber Foto Dari: habibnovel.com

HIJAZ.ID – Wudhu merupakan bagian dari sempurnanya shalat seseorang. Bahkan bila tidak benar wudhunya, shalatnya pun berakibat pada tidak bernilai di sisi Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Tersebab itulah maka sangat penting bagi setiap manusia muslim untuk memperhatikan kesempurnaan dari proses bersucinya.

Rukun wudhu yang umumnya diketahui ialah membasuh wajah, menyapu tangan hingga siku, membasuh kepala hingga telinga, kemudian diakhiri dengan kaki hingga batasan matanya.

Meski sangat dihapal urutannya, tetapi dalam mengerjakannya masih banyak yang hanya sekadarnya. Terburu-buru hingga tidak sempurna merata air basuhannya. Bukankah Rasulullah telah memberikan peringatan, bahwa bagian yang tertinggal dari terkena air wudhu, akan dibasuh kelak di api neraka-Nya.

Betapa pentingnya memastikan bahwa bagian yang semestinya dibasuh saat wudhu sempurna dibasuhnya. Termasuk pada sebuah keadaan bila seorang laki-laki memiliki jenggot yang cukup tebal.

Baca Juga: Dosa yang Disegerakan Azabnya di Dunia

Dalam Al-Qur’an surah Al-Maidah ayat ke 6, Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman, Hai orang-orang yang beriman, apabila kamu hendak mengerjakan shalat, maka basuhlah mukamu dan tanganmu sampai dengan siku, dan sapulah kepalamu dan (basuh) kakimu sampai dengan kedua mata kaki.

Menurut sebagian besar ulama, pemaknaan atas perintah membasuh wajah ialah keseluruhan dari bagian wajah seseorang. Dari dahi di tepi rambutnya, hingga jenggot dan bawah dagunya. Maka bagian jenggot merupakan yang semestinya mendapat perhatian dalam menyempurnakan wudhu.

Dalam kitab Al-Mawsu’ah Al-Fiqhiyyah dijelaskan bahwa jika jenggotnya tipis, dagu dan kulitnya ikut kebasuh saat berwudhu. Sedangkan bila jenggotnya tebal, maka wajib baginya untuk mencuci. Sebab jenggot tersebut tumbuh di bagian yang wajib dibasuh. Kemudian perihal dagu dan kulit yang ada di dalamnya tidak wajib dibasuh saat berwudhu, karena sulitnya air masuk ke dalamnya.

Membasuh jenggot saat berwudhu bagi kaum adam merupakan salah satu dari tuntunan yang diajarkan oleh Nabiullah Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Dalam sebuah hadist yang riwayatkan oleh Imam Tirmidzi dan Ibnu Majah, yang sanadnya dihasankan oleh Al-Hafidz Abu Thahir, “Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa menyela-nyela jenggotnya (ketika berwudhu).”

Syaikh ‘Abdul ‘Aziz bin Baz menyatakan bahwa hadits-hadits yang menyatakan hadits yang membicarakan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam menyela-nyela jenggot saling menguatkan satu dan lainnya. Menyela-nyela jenggot ada tuntunannya dan hukumnya sunnah.

Maka patut menjadi perhatian bagi kaum adam yang memiliki jenggot cukup tebal. Bahwa menyapu jenggot ketika berwudhu merupakan ajaran sunnah yang menjadi penentu sempurnanya ikhtiar bersuci seseorang.

Baca Juga: Memperlakukan Tamu Dengan Cara Ini Tidak Termasuk Adab yang Diajarkan Islam

Originally posted 2017-09-24 11:22:31.