Inilah Hamba Yang Dibanggakan Allah Dihadapan Para Malaikat

Sumber Foto Dari: MAKINTAU.com

HIJAZ.ID – Betapa sungguh sebuah kemuliaan bisa menjadi seorang hamba yang dibanggakan oleh Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Terlebih dihadapan para malaikat, dzat yang teramat mulia sebab hidupnya senantiasa mengabdi kepada Allah.

Adzan merupakan sebuah panggilan mulia dari Allah yang dikumandangkan setidaknya lima kali dalam satu hari. Ianya penanda bahwa waktu shalat telah tiba. Hakikatnya, adzan sebagai sebuah pengingat bahwa telah tiba saatnya bagi setiap hamba untuk menghadap kepada Rabb-Nya. Melaporkan segala bentuk masalah dan persoalannya. Saat di mana setiap manusia bisa kembali menyadari, bahwa hakikat hidup ialah beribadah kepada Sang Ilahi Rabbi.

Pada setiap waktu shalat, kumandang adzan terdengar bersautan antara masjid satu dengan yang lainnya. Sudah menjadi sebuah kepastian, bila suara-suara itu datang dari seseorang yang dengan kesediaannya mengumandangkan adzan. Meski menjadi muadzin tidak semudah yang dibayangkan, sebab betapa banyak manusia yang menolak atau enggan menyedekahkan suaranya untuk mengingatkan tibanya waktu shalat.

Banyak dari kita yang tentu belum memahami, bahwa seorang muadzin mendapatkan tempat istimewa di sisi Allah. Meski banyak orang menganggapnya sepele, tetapi Allah justeru menilainya dengan keistimewaan yang luar biasa. Salah satu dari keutamaan seorang muadzin ialah Allah akan membanggakannya di hadapan para Malaikat.

Baca Juga: 7 Amalan yang Tidak Pernah Diajarkan Rasulullah di Bulan Muharam

Sebagaimana dijelaskan dalam sebuah hadist riwayat Abu Dawud dan An-Nasa’i, Tuhanmu takjub kepada seorang penggembala domba di puncak bukit gunung, dia mengumandangkan adzan untuk shalat lalu dia shalat. Maka Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman, ‘Lihatlah hambaKu ini, dia mengumandangkan adzan dan beriqamat untuk shalat, dia takut kepadaKu. Aku telah mengampuni hambaKu dan memasukkannya ke dalam surga” .

Dalam pujian-Nya, Allah menyertai keutamaan orang-orang yang mengumandangkan adzan dengan diberikan kepadanya ampunan dan kelak akan dimasukkan ke dalam surga. Betapa indahnya jaminan bagi seorang muadzin kelak di akhirat. Sebuah amalan yang menurut kita sederhana, ternyata menyimpan keutamaan yang begitu besar fadhilahnya.

Rasulullah pun telah mengisyaratkan akan ketidaktahuan manusia pada keutamaan mengumandangkan adzan. Pada sebuah hadist yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Muslim, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Seandainya orang-orang mengetahui pahala yang terkandung pada adzan dan shaf pertama, kemudian mereka tidak mungkin mendapatkannya kecuali dengan cara mengadakan undian atasnya, niscaya mereka akan melakukan undian”.

Hadist di atas merupakan sebuah isyarat dari baginda Nabiullah Muhammad, tentang besarnya jaminan pahala yang akan Allah berikan kepada para muadzin. Bahwa ketika manusia mengetahui, maka mereka akan berusaha sekuat mungkin untuk mendapatkan kesempatan mengumandangkan adzan, meski harus ditempuh dengan cara mengadakan undian terlebih dahulu.

Baca Juga: Rahasia 3 Keutamaan Puasa Asy-Syura’