Apa Saja Perkara yang Membuat Setan Bahagia dan Harus Dihindari ?

Sumber Foto Dari : baltyra.com
HIJAZ.ID Musuh nyata dan harus dihindari oleh manusia adalah setan laknatullah. Hal tersebut disebkan karena sumpah setan dihadap Allah Subhanallahu wa Ta’alla, untuk menyesatkan anak Nabi Adam Alaihi Salam. Para setan yang sombong dan enggan menghormati Nabi Adam sebagai khalifah di muka bumi, maka tempatnya adalah neraka jahannam. Namun, setan tidak ingin seorang diri maka ia meminta ijin dari Allah untuk menggoda adak cucu keturunan Nabi Adam, agar menjadi temannya di neraka. Na’udzubillah.

Allah Subhanallahu wa Ta’alla pun berfirman, agar manusia tidak mengikuti langkah setan. Allah ta’ala berfirman dalam Al-Qur’an sebagai berikut,

وَلَا تَتَّبِعُوا خُطُوَاتِ الشَّيْطَانِ ۚ إِنَّهُ لَكُمْ عَدُوٌّ مُبِينٌ

..dan janganlah kamu mengikuti langkah-langkah syaitan; karena sesungguhnya syaitan itu adalah musuh yang nyata bagimu.” (QS. Al-Baqarah: 168)

إِنَّ الشَّيْطَانَ لَكُمْ عَدُوٌّ فَاتَّخِذُوهُ عَدُوًّا ۚ إِنَّمَا يَدْعُو حِزْبَهُ لِيَكُونُوا مِنْ أَصْحَابِ السَّعِيرِ

” Sesungguhnya syaitan itu adalah musuh bagimu, maka anggaplah ia musuh(mu), karena sesungguhnya syaitan-syaitan itu hanya mengajak pengikutnya supaya mereka menjadi penghuni neraka yang menyala-nyala.” (QS. Fathir: 6)

Baca Juga : Hati-Hati Terhadap 3 Pintu Masuk Syaitan ke dalam Tubuh Manusia

Adapun beberapa perkara yang membuat setan laknatullah bahagia, sehingga bisa jadi kita termasuk kawannya. Na’udzubillah. Berikut perkara yang membuat setan laknatullah bahagia dalam beberapa hadits berikut ini. Mari kita simak dan hindari perkara berikut ini.

Menguap

Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam bersabda,

إِنَّ اللَّهَ يُحِبُّ الْعُطَاسَ وَيَكْرَهُ التَّثَاؤُبَ فَإِذَا عَطَسَ فَحَمِدَ اللَّهَ فَحَقٌّ عَلَى كُلِّ مُسْلِمٍ سَمِعَهُ أَنْ يُشَمِّتَهُ وَأَمَّا التَّثَاؤُبُ فَإِنَّمَا هُوَ مِنْ الشَّيْطَانِ فَلْيَرُدَّهُ مَا اسْتَطَاعَ فَإِذَا قَالَ هَا ضَحِكَ مِنْهُ الشَّيْطَانُ

Sesungguhnya Allah menyukai bersin dan membenci menguap. Oleh karena itu bila salah seorang dari kalian bersin lantas dia memuji Allah, maka wajib atas setiap muslim yang mendengarnya untuk ber-tasymit kepadanya (mengucapkan “yarhamukallah”). Adapun menguap, maka dia dari setan, bila seorang menguap hendaklah dia menahan semampunya. Bila seorang menguap sampai keluar ucapan ‘haaah’, setan akan menertawainya.” (HR. Al-Bukhari no. 6223 dan Muslim no. 2994)

Adab Makan yang Salah

Sabda Rasulullah SAW :

“Apabila seseorang daripada kalian makan, maka makanlah dengan tangan kanannya dan apabila minum, maka minumlah dengan tangan kanannya. Ini karena sesungguhnya, syaitan makan dengan tangan kirinya dan minum dengan tangan kirinya. “(Hadis Riwayat Muslim)

Adab Minum yang disukai Setan

Rasulullah SAW melihat seseorang yang minum sambil berdiri. Baginda menegur, ” Jangan begitu! ” Orang itu bertanya, ” Mengapa? ” Rasulullah menjawab, ” Adakah kamu suka minum bersama kucing? ” Orang itu menjawab, ” Tidak. ” Rasulullah SAW meneruskan: “Sesungguhnya telah ikut serta minum bersama kamu sesuatu yang lebih buruk dari padanya, yaitu syaitan. “(Hadis Riwayat al-Darimiy dengan sanad yang sahih)

Adab Masuk Rumah yang Disukai Setan

Imam Muslim meriwayatkan hadis yang bermaksud: “Apabila seseorang itu memasuki rumahnya dan mengingati Allah dengan membaca ‘Bismillah’ ketika memasukinya dan ketika ingin makan, berkatalah syaitan kepada golongannya ; ” Kalian tidak memiliki tempat untuk bermalam dan tidak juga memiliki makanan malam. ” Sebaliknya apabila seseorang itu memasuki rumah dan tidak mengingati Allah ketika memasukinya, berkatalah syaitan kepada golongannya ; ” Kalian telah mendapat tempat bermalam. ” Apabila seseorang tidak mengingati Allah ketika makan, maka berkatalah syaitan kepada golongannya ; “Kalian telah mendapat tempat bermalam dan makan malam. “

Makanan Setan

Apabila Rasulullah SAW makan, baginda menjilat jari-jarinya sebanyak tiga kali. Anas berkata, bahwa Rasulullah bersabda (maksudnya) : “Jika sesuatu makanan seseorang kalian jatuh, hendaklah dia mengambilnya dan membersihkan sebarang kotoran yang melekat padanya lalu memakannya. Janganlah meninggalkannya untuk syaitan. ” Anas melanjutkan ; ” Rasulullah juga menyuruh kami untuk menghabiskan sebarang sisa makanan. ” Baginda berpesan ; ” Ini karena kalian tidak tahu di bahagian manakah pada makanan kalian terdapat keberkatan. ” (Hadis Riwayat Muslim)

Mubadzir Bestfriend

“Sesungguhnya orang-orang yang membazir itu ialah saudara-saudara syaitan.” (Surah Al-Isra’ ayat 27)

Wallahu A’lam Bish-showab

Baca Juga : Menguap Saat Shalat, Harus Ditutup atau Dibiarkan?

Originally posted 2017-09-28 02:47:07.