Makanlah Ini 7 Butir Setiap Pagi Agar Terhindar Dari Racun dan Sihir

Sumber Foto Dari: infohaji.co.id

HIJAZ.ID – Praktek sihir dan perdukunan saat ini telah tersebar luas di kalangan masyarakat. Tidak hanya untuk mensukseskan usaha atau mewujudkan hajat tertentu, praktek sihir dan perdukunan juga sering kali digunakan untuk mencelakakan orang lain atau bahkan mencelakakan satu keluarga sekaligus. Sebagaimana sebuah kisah Kayu Paku Sihir dari Yordania berikut ini.

Dikisahkan, seseorang tengah membeli kayu bakar. Sesampainya di rumah, orang tersebut memilah-milah kayu yang telah dikumpulkannya tersebut. Tidak diduga, ia menemukan kayu yang agak aneh. Kayu tersebut dibungkus plastik dengan rapi. Setelah dibuka, kayu tersebut dipenuhi dengan paku dengan pola pakuan yang aneh. Melihat ada yang janggal, orang tersebut segera membawa kayu itu pada seorang Syaikh.

Syaikh berkata: “Kayu ini adalah tumbal sihir, diperuntukkan atas satu keluarga yang terdiri dari ayah, ibu, dan beberapa orang anak. Selama paku ini masih menancap, satu keluarga tersebut tengah dalam keadaan sakit, dan hanya Allah yang mengetahui jenis sakitnya. Lalu Syaikh tersebut berkata kembali, ‘Alhamdulillah kamu belum membakar kayu ini, jika itu kamu lakukan, niscaya satu keluarga tersebut akan mati semua’”. Kemudian paku-paku yang menancap pada pohon tersebut dilepas satu per satu. Wallahualam.

Kisah tersebut memberi gambaran bahwa praktek sihir bias terjadi dimana saja, kapan saja, dan pada siapa saja. Bahkan melalui media yang tidak akan disangka-sangka sedikitpun dan lepasnya sihir tidak dapat dilakukan begitu saja sebagaimana kisah tersebut.

Baca Juga: 3 Kiat Selamat dari Sifat Munafik

Dalam Islam, telah menjadi sebuah syariat dari Allah subhanahu wa ta’ala bagi hamba-Nya untuk menjauhkan diri dari hal-hal yang berkaitan dengan sihir, baik sebagai pelaku maupun sebagai korban sihir. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam juga telah memberikan tuntunan bagaimana menghindarkan diri dari kejahatan sihir yang mungkin saja menimpa kita, keluarga kita, dan teman-teman terdekat kita. Tidak hanya bagaimana cara mencegahnya, Allah dan Rasul-Nya juga memberikan kiat-kiat menangkal sihir melalui cara-cara yang sederhana dan sesuai dengan syariat Islam.

Rasulullah Bersabda dalam hadist riwayat Imam Bukhari dan Muslim, “Barangsiapa makan tujuh butir kurma ajwa pada pagi hari, maka racun dan sihir tidak akan mendatangkan mudharat kepadangan pada hari itu hingga malam.” 

Imam Al-Khathabi tentang keistimewaan kurma Ajwa, “Kurma Ajwa bermanfaat untuk mencegah racun dan sihir dikarenakan do’a keberkahan dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam terhadap kurma Madinah, bukan karena dzat kurma itu sendiri.”

Selain memakan kurma Ajwa di pagi hari, Rasulullah juga mengajarkan amalan-amalan lain sebagai tindakan prefentif untuk menangkal sihir, yakni:

  1. Membaca Ayat Kursi
  2. Membaca Surat Al-Ikhlas, Al-Falaq, dan An-Naas
  3. Membaca dua ayat terakhir dari Surat Al-Baqarah
  4. Membaca Ta’awudz
  5. Membaca do’a

Hal-hal tersebut terdapat dalam dzikir pagi dan petang yang diamalkan oleh Rasulullah sebagaimana yang tertera dalam Al-Ma’tsurat. Dengan demikian, ummat Muslim diharapkan dapat menjaga dirinya dari berbagai kemudharatan seperti sihir dengan hal-hal yang dibenarkan oleh syariat. Bukan dengan praktik yang dilarang dalam agama.

Baca Juga: Bolehkah Berpuasa Asy-Syura’ di Tanggal 10 Muharam Saja?

Originally posted 2017-09-30 06:21:22.