Waspadalah, Inilah Penyebab Do’a Jelek Orang Tua Bisa Cepat Terkabul!

Sumber foto dari google.com
HIJAZ.ID Sebagai seorang muslim, tentunya kita dituntut untuk memiliki akhlak yang baik, entah itu kepada orangtua, teman dekat atau bahkan guru. Namun, hal yang sangat ditekankan adalah kita harus bersikap baik kepada orangtua.

Banyak diantaranya orang yang tidak mengalami hidup yang berkah, hanya karena imbas daripada akhlaknya yang buruk terhadap orangtua sehingga menyebabkan orangtuanya berdo’a kejelekan untuknya. Berikut ini penjelasan dari Ustadz Ammi Nur baits.

Do’a orang tua yang baik dan jelek, kedua-duanya bisa terkabul. Terutama do’a jelek yang mesti diperhatikan karena jika anak tidak memperhatikan hal ini, ia bisa celaka karena do’a ortunya. Hal ini juga menunjukkan bahwa seorang anak sudah semestinya memuliakan dan menghormati kedua orang tuanya sehingga tidak sampai terkena do’a jelek mereka.

Dari Abu Hurairah, ia berkata, ”Nabi shallallahu ’alaihi wa sallam bersabda,

ثَلاَثُ دَعَوَاتٍ مُسْتَجَابَاتٌ لَهُنَّ لاَ شَكَّ فِيْهِنَّ دَعْوَةُ الْمَظْلُوْمِ وَدَعْوَةُ الْمُسَافِرِ وَدَعْوَةُ الْوَالِدَيْنِ عَلىَ وَلَدِهِمَا

“Ada tiga jenis doa yang mustajab (terkabul), tidak diragukan lagi, yaitu doa orang yang dizholimi, doa orang yang bepergian dan doa kejelekan kedua orang tua kepada anaknya.” (HR. Abu Daud no. 1536, Tirmidzi no. 1905 dan Ibnu Majah no. 3862. Al Hafizh Abu Thohir mengatakan bahwa hadits ini hasan. Hadits ini disebutkan pula oleh Imam Bukhari dalam Adabul Mufrod no. 32).

Dalam hadits di atas disebutkan mengenai tiga orang yang mustajab do’anya:

1. Do’a orang yang terzholimi. Meskipun yang terzholimi adalah orang fajir (penuh maksiat), maka itu pun bisa mustajab. Sedangkan kefajirannya kembali pada dirinya. Begitu pula yang terzholimi di sini orang kafir, juga bisa terkabul.

Baca Juga : Menahan Kencing dan Kentut Ketika Shalat, Bagaimana Hukumnya?

2. Do’a seorang musafir (yang melakukan perjalanan jauh) dalam safar yang sifatnya boleh, bukan safar maksiat. Do’a ini mudah dikabulkan karena ketika di perjalanan ia sungguh-sungguh berharap pada Allah ketika meminta.

3. Do’a jelek dari orang tua. Jika anak menyakiti orang tua, lalu orang tua memaafkan, maka berarti urusannya telah selesai. Namun jika orang tua tidak memaafkan lantas mendo’akan kejelekan, maka do’a jeleknya itu mustajab. Ini menunjukkan setiap anak tidak boleh menyakiti orang tuanya.

Namun sebagai orang tua pun perlu hati-hati ketika mendo’akan jelek pada anak. Karena jika ia do’akan jelek pada anaknya, itu bisa terkabul tanpa ada penghalang. Sebagaimana ada kisah dari Juraij yang do’a jelek ibunya bisa terkabul. Di mana ibunya berdo’a jelek supaya anaknya melihat wajah pelacur.

Al Munawi rahimahullah berkata, ”Do’a orang yang terzholimi bisa terkabul karena ia sedang dikuasai kezholiman orang lain. Do’a musafir bisa terkabul karena keterasingan dan kesendirian dirinya di perjalanan. Sedangkan do’a orang tua bisa terkabul karena kedudukan orang tua yang mulia.”

Wallahu a’lam bish shawab.

Baca Juga : Jika Diberikan Kesempatan Menjadi Orang Kaya, Jangan Abaikan 5 Perkara Ini!

Originally posted 2017-10-21 06:20:38.