Istighfar, Amalan yang Bisa Membuka Pintu Rezeki

Sumber foto dari google.com
HIJAZ.ID Setiap menit, detik waktu yang kita lalui, tentu tak lepas dari yang namanya salah dan lupa. Sebagai manusia biasa, banyak diantaranya amal perbuatan yang entah itu disadari atau tidak sudah masuk ke dalam kategori dosa, baik dosa kecil ataupun dosa besar.

Maka, istighfar merupakan salah satu amalan yang sudah seharusnya kita amalkan mengingat pengetahuan kita dan juga daya ingat yang dimiliki terbatas adanya. Tetapi, selain itu, ternyata istighfar merupakan salah satu amalan yang bisa menjadi kunci untuk membuka pintu rezeki, bagaimana bisa? Berikut ini penjelasan dari Ustadz Muhammad Abduh Tuasikal.

Perhatikan firman Allah Ta’alaa dibawah ini,

فَقُلْتُ اسْتَغْفِرُوا رَبَّكُمْ إِنَّهُ كَانَ غَفَّارًا (10) يُرْسِلِ السَّمَاءَ عَلَيْكُمْ مِدْرَارًا (11) وَيُمْدِدْكُمْ بِأَمْوَالٍ وَبَنِينَ وَيَجْعَلْ لَكُمْ جَنَّاتٍ وَيَجْعَلْ لَكُمْ أَنْهَارًا (12)

Maka aku katakan kepada mereka: ‘Mohonlah ampun kepada Tuhanmu, sesungguhnya Dia adalah Maha Pengampun, niscaya Dia akan mengirimkan hujan kepadamu dengan lebat, dan membanyakkan harta dan anak-anakmu, dan mengadakan untukmu kebun-kebun dan mengadakan (pula di dalamnya) untukmu sungai-sungai.” (QS. Nuh: 10-12)

Baca Juga : Adakah Solusi Agar Kita Terbebas dari Pikiran yang Kotor?

Terdapat sebuah atsar dari Hasan Al Bashri rahimahullah yang menunjukkan bagaimana faedah istighfar yang luar biasa.

أَنَّ رَجُلًا شَكَى إِلَيْهِ الْجَدْب فَقَالَ اِسْتَغْفِرْ اللَّه ، وَشَكَى إِلَيْهِ آخَر الْفَقْر فَقَالَ اِسْتَغْفِرْ اللَّه ، وَشَكَى إِلَيْهِ آخَر جَفَاف بُسْتَانه فَقَالَ اِسْتَغْفِرْ اللَّه ، وَشَكَى إِلَيْهِ آخَر عَدَم الْوَلَد فَقَالَ اِسْتَغْفِرْ اللَّه ، ثُمَّ تَلَا عَلَيْهِمْ هَذِهِ الْآيَة

“Sesungguhnya seseorang pernah mengadukan kepada Al-Hasan tentang musim paceklik yang terjadi. Lalu Al-Hasan menasehatkan, “Beristigfarlah (mohon ampunlah) kepada Allah”.

Kemudian orang lain mengadu lagi kepada beliau tentang kemiskinannya. Lalu Al-Hasan menasehatkan, “Beristigfarlah (mohon ampunlah) kepada Allah”.

Kemudian orang lain mengadu lagi kepada beliau tentang kekeringan pada lahan (kebunnya). Lalu Al-Hasan menasehatkan, “Beristigfarlah (mohon ampunlah) kepada Allah”.

Kemudian orang lain mengadu lagi kepada beliau karena sampai waktu itu belum memiliki anak. Lalu Al-Hasan menasehatkan, “Beristigfarlah (mohon ampunlah) kepada Allah”.

Kemudian setelah itu Al-Hasan Al-Bashri membacakan surat Nuh di atas. (Riwayat ini disebutkan oleh Al-Hafidz Ibnu Hajar di Fath Al-Bari, 11: 98)

Berdasarkan uraian tersebut, maka perbanyaklah istighfar, dalam kondisi apapun dan sedang berada dimanapun. Bukan hanya tentang rezeki tetapi juga tentang dosa-dosa yang ada di dalam diri kita sudah seharusnya ditaubati karena maut tak mengenal waktu dan umur, semuanya akan terjadi di waktu dan tempat yang tidak pernah kita ketahui karena hal tersebut merupakan pengetahuan yang mana hanya Allah Ta’alaa saja yang mengetahuinya.

Wallahu a’lam bish shawab.

Baca Juga : Inilah Adzab yang Dijanjikan Allah Ta’alaa Bagi Pelaku LGBT

 

Originally posted 2017-12-21 11:49:31.