Mengubur Mayat di Malam Hari, Bolehkah?

Sumber foto dari google.com
HIJAZ.ID Mati adalah suatu perkara yang pasti dan pengetahuan mengenai hal tersebut hanya pada Allah Ta’alaa saja, tak ada satupun yang mengetahui waktu mati tersebut.Maka, sudah seharusnya kita mempersiapkan diri sebelum mati itu tiba.

Umat Islam itu bersaudara dan sesama saudara meiliki hak dan kewajibannya masing-masing, baik kepada dirinya sendiri, oranglain atau bahkan yang paling utama adalah kepada Sang pencipta yaitu Allah Ta’alaa. Salah satu kewajiban yang harus dipenuhi adalah menguburkan ketika ada yang meninggal.

Mengenai hal ini, karena kita tahu bahwa kematian itu datang tanpa bisa diprediksi, semisal meninggal pada waktu malam, apakah boleh dikuburkannya saat malam juga?  Berikut ini penjelasan dari Ustadz Abu Ibrohim Muhammad Ali.

Syekh Abdul Aziz bin Baz sebagai mufti umum Arab Saudi pada zamannya pernah ditanya dengan pertanyaan semisal (Majmu’ Fatawa wa Maqolat Mutanawwi’ah: 13/100). Beliau menjawab, “Boleh menguburkan mayat di malam hari jika keluarganya sudah memandikannya, mengafaninya, dan menyolatinya (dengan baik).[1]

Sungguh Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam telah menguburkan beberapa kaum muslimin pada malam hari, bahkan beliau sendiri dikubur pada malam hari, demikian juga Abu Bakr, Umar bin Khaththab, dan Utsman bin Affan. Beliau semua dikubur malam hari jika telah dilaksanakan semua perkara yang disyariatkan.

Baca Juga : Memberi Hadiah Ketika Masih Proses Ta’aruf, Bagaimana Hukumnya?

Adapun hadits Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam tentang larangan mengubur mayat pada malam hari, maka menurut para ulama, hadits itu (larangan tersebut ditujukan) jika mengubur di malam hari mengakibatkan hak yang wajib bagi mayat tidak ditunaikan. Oleh karena itu, ada hadits yang sah dalam kitab Shahih Muslim:

عَنْ جَابِرِ بْنِ عَبْدِ اللهِ رَضِيَ اللهُ عَنْهُمَا اَلنَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَ سَلَّمَ زَجَرَ أَنْ يُقْبَرَ الرَّجُلُ بِاللَّيْلِ حَتَّى يُصَلَّى عَلَيْهِ

“Dari Jabir bin Abdullah, dia berkata, “Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam melarang mengubur mayat pada malam hari sehingga (mayat tersebut) dishalatkan.” (HR. Muslim: 943)

Hadits ini menunjukkan bahwa jika mayat tersebut telah dishalati, maka boleh dikuburkan pada malam hari. Maka, berdasarkan penjelasan di atas, bisa kita simpulkan bahwa mayat boleh dikuburkan ketika waktu malam hari.

Wallahu a’lam bish shawab.

Catatan kaki:
1. Pendapat lain mengatakan bahwa hal tersebut (menguburkan mayat di malam hari –ed) tetap terlarang kecuali kondisi darurat, sebagaimana dikuatkan oleh Syekh Muhammad Nasiruddin al-Albani; dan pendapat yang ketiga adalah makruh. (Lihat Ahkamul Jana’iz wa Bida’uha, Syekh al-Albani)

Baca Juga : Inilah 4 Hukuman Terberat yang Allah Ta’alaa Jatuhkan Pada Kaum LGBT

Originally posted 2018-01-30 12:36:55.