Memperbanyak Shalawat di Hari Jum’at

Sumber foto dari google.com
HIJAZ.ID Lisan yang selalu dibasahi dengan dzikir tentu akan membuat yang mengamalakannya terhindar dari perbuatan dosa dan maksiat. Hal tersebut merupakan upaya agar kita terjauh dan terhindar dari godaan syaithan yang senantiasa berusaha menjerumuskan.

Memasuki hari jum’at, tentu pula ada beberapa amalan yang disunnahkan. Karena hari Jum’at merupakan raja dianatara hari, waktu ini tentu memiliki banyak keutamaan dan memang ada waktu-waktu tertentu yang memiliki banyak keistimewaan. Setiap muslim, sudah seharusnya memuliakan hari Jum’at, mengutamakan hari ini untuk lebih memperbanyak amalan ibadah dan juga menjaga diri dari perbuatan-perbuatan yang akan membuat kita terjerumus pada perbuatan dosa.

Lalu, perlu diketahui juga bahwa ada amalan lisan yang dianjurkan untuk dilakukan ketika hari Jum’at dan amalan tersebut adalah bershalawat kepada Nabi Muhammad shallallau ‘alaihi wa sallam. Berikut ini penjelasan dari Ustadz Ami Nur Baits (Pembina di Dewan Konsultasi Syariah).

Benar, dianjurkan memperbanyak membaca shalawat di hari Jumat. Dalil tentang hal ini adalah hadis dari sahabat Aus bin Aus radhiallallahu ‘anhu bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

إن من أفضل أيامكم يوم الجمعة فأكثروا علي من الصلاة فيه فإن صلاتكم معروضة علي

Sesungguhnya hari yang paling utama adalah hari Jumat, karena itu perbanyaklah membaca shalawat untukku. Sesuhngguhnya shalawat kalian ditampakkan kepadaku.”

Sahabat bertanya,

يا رسول الله وكيف تعرض صلاتنا عليك وقد أرمت

Bagaimana shalawat kami bisa ditampakkan kepada Anda, sementara Anda sudah menjadi tanah (di kkubur)?

Baca Juga : Memberi Hadiah Ketika Masih Proses Ta’aruf, Bagaimana Hukumnya?

Beliau menjawab,

إن الله تبارك وتعالى حرم على الأرض أَنْ تَأْكُلَ أجساد الأنبياء صلى الله عليهم

“Sesungguhnya Allah Ta’ala mengharamkan bumi untuk memakan jasad para nabi shallallahu ‘alaihim wa sallam.”(HR. Abu Daud, Nasa’i, Ibn Majah, dan dinyatakan shahih Syaikh Al-Albani)

Jika kita amati, hadis di atas hanya menunjukkan anjuran memperbanyak shalawat di hari Jumat. Mengenai bilangannya, bacaannya, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam tidak menyebutkan dalam hadis tersbut. Dengan  demikian, kita amalkan sebagaimana teksnya:

a. Perbanyak shalawat di hari Jumat tanpa bilangan maksimal, semakin banyak semakin besar pahalanya

b. Bacaan shalawat sebagaimana shalawat pada umumnya, seperti lafadz:

اللهم صل وسلم على محمد

c. Tidak perlu ada acara khusus untuk memperbannyak shalawat di hari Jumat.

Wallahu a’lam bish shawab.

Baca Juga : Inilah 4 Hukuman Terberat yang Allah Ta’alaa Jatuhkan Pada Kaum LGBT